Terminologi Bendungan

English TermPadanan IndonesiaDeskripsi PengertianContoh
DamBendunganStruktur buatan manusia yang dibangun di sungai atau aliran air lainnya untuk mengontrol aliran air, menyimpan air, dan/atau memproduksi listrik.Bendungan Karangkates di Jawa Timur merupakan contoh bendungan yang digunakan untuk PLTA.
ReservoirWadukArea atau kolam yang dibentuk oleh bendungan, digunakan untuk menyimpan air.Waduk Jatiluhur adalah salah satu waduk terbesar di Indonesia.
Embankment damBendungan UruganJenis bendungan yang terbuat dari material urugan seperti tanah, kerikil, dan batu untuk menahan aliran air.Bendungan Kedungombo di Jawa Tengah adalah contoh bendungan urugan.
Concrete damBendungan BetonBendungan yang terbuat dari beton bertulang atau beton pratekan.Bendungan Cirata di Jawa Barat adalah salah satu bendungan beton terbesar di Indonesia.
Gravity damBendungan GravitasiJenis bendungan yang menggunakan berat sendiri untuk menahan tekanan air.Bendungan Grand Coulee di Amerika Serikat adalah contoh bendungan gravitasi.
Arch damBendungan BusurBendungan yang bentuknya melengkung menyesuaikan dengan tekanan air yang dihadapi.Bendungan Hoover di Amerika Serikat adalah salah satu bendungan busur terkenal.
SpillwaySaluran LimpasanSaluran atau struktur yang dirancang untuk mengalirkan kelebihan air dari waduk jika mencapai kapasitas penuh.Saluran limpasan digunakan untuk mencegah banjir akibat meluapnya air dari bendungan.
OutletSaluran PembuanganSaluran atau struktur yang digunakan untuk mengalirkan air dari waduk secara terkontrol.Saluran pembuangan air dari bendungan dapat digunakan untuk irigasi pertanian.
CrestPuncak BendunganBagian paling atas dari bendungan yang bertemu dengan permukaan air.Pada puncak bendungan biasanya terdapat pintu air atau penutup yang dapat diatur.
FoundationPondasiStruktur atau lapisan bawah dari bendungan yang berfungsi sebagai penopang utama.Pondasi yang kuat sangat penting untuk kestabilan bendungan.
AbutmentAbutmenStruktur penyangga atau penopang di kedua ujung bendungan.Abutmen beton digunakan untuk menopang ujung-ujung bendungan.
SeepageRembesanAliran air yang meresap atau bocor melalui material atau struktur bendungan.Rembesan air dari bendungan dapat menjadi tanda adanya kerusakan struktur.
ErosionErosiPengikisan atau penurunan tanah di sekitar atau di bawah bendungan akibat aliran air yang kuat.Erosi tanah di sekitar bendungan dapat mengancam stabilitas strukturnya.
Reservoir levelKetinggian WadukTinggi air relatif terhadap tepian waduk, diukur dalam satuan tertentu seperti meter atau kaki.Ketinggian waduk yang rendah dapat mengurangi kapasitas penyimpanan airnya.
SedimentationSedimentasiProses penumpukan material padat seperti lumpur dan pasir di dasar waduk akibat pengendapan.Sedimentasi dapat mengurangi kapasitas waduk dan mempengaruhi kualitas airnya.
Hydroelectric power plantPembangkit Listrik Tenaga AirPabrik atau instalasi yang menggunakan energi air untuk menghasilkan listrik.Pembangkit listrik tenaga air memanfaatkan energi kinetik air yang disimpan oleh bendungan.
Flood controlPengendalian BanjirUpaya untuk mengatur aliran air sungai dengan memanfaatkan bendungan guna mengurangi risiko banjir di daerah sekitarnya.Bendungan yang dirancang dengan baik dapat membantu dalam pengendalian banjir.
IrrigationIrigasiProses mengalirkan air ke lahan pertanian untuk meningkatkan produksi tanaman.Bendungan sering digunakan sebagai sumber air untuk sistem irigasi pertanian.
Navigation lockBilik AirStruktur di bendungan yang digunakan untuk mengatur ketinggian air di sekitar bendungan sehingga kapal dapat melewati bendungan dengan aman.Bilik air memungkinkan kapal untuk melewati bendungan tanpa kesulitan.
Fish ladderTangga IkanStruktur yang dirancang untuk membantu ikan melewati bendungan atau rintangan lainnya dalam aliran sungai.Tangga ikan membantu populasi ikan di hulu sungai tetap terhubung dengan yang di hilir.
DownstreamHuluBagian sungai atau aliran air yang berada di arah aliran yang lebih rendah dari posisi bendungan.Air yang dilepas dari bendungan akan mengalir ke arah hulu sungai.
UpstreamHilirBagian sungai atau aliran air yang berada di arah aliran yang lebih tinggi dari posisi bendungan.Pemukiman di sekitar hilir bendungan dapat terancam jika terjadi banjir dari hulu.
Crest gatePintu BendunganPintu atau pelat yang dapat diangkat atau ditutup untuk mengatur aliran air melalui puncak bendungan.Pintu bendungan digunakan untuk mengontrol tinggi air di waduk.
Toe drainSaluran Sub DrainSaluran yang terletak di dasar atau kaki bendungan untuk mengalirkan air yang merembes ke dalam tanah dan mengurangi tekanan hidrostatik.Saluran sub drain membantu mengurangi risiko tanah longsor di sekitar bendungan.
TailwaterAir PengeluaranTinggi air di sungai atau aliran di hilir bendungan setelah air melewati bendungan.Ketinggian air pengeluaran dapat mempengaruhi kondisi sungai di sekitar bendungan.
TurbineTurbinMesin yang digerakkan oleh aliran air yang digunakan untuk menghasilkan listrik di pembangkit listrik tenaga air.Turbin hidrolik adalah salah satu komponen utama dalam pembangkit listrik tenaga air.
Crest elevationKetinggian PuncakKetinggian vertikal dari puncak bendungan di atas titik referensi tertentu, seperti permukaan air di hulu atau dasar waduk.Ketinggian puncak bendungan harus dipertahankan agar tetap aman dari risiko banjir.
FloodgatePintu PengamanPintu atau gerbang yang dapat dibuka atau ditutup untuk mengatur aliran air dari atau ke dalam bendungan untuk mencegah banjir atau memungkinkan pengaturan tinggi air di waduk.Pintu pengaman digunakan saat terjadi banjir untuk mengontrol aliran air melalui bendungan.
Intake towerMenara PengambilanStruktur di bendungan yang dirancang untuk menyerap air dari waduk ke sistem pembangkit listrik atau saluran distribusi air.Menara pengambilan memungkinkan pengambilan air yang stabil untuk keperluan listrik atau irigasi.
Spillway gatePintu Saluran LimpasanPintu yang terbuka untuk mengatur aliran air melalui saluran limpasan saat waduk mencapai kapasitas maksimal.Pintu saluran limpasan akan terbuka secara otomatis saat waduk mulai meluap.
Drainage tunnelTerowongan PembuanganTerowongan yang dibangun untuk mengalirkan air dari waduk atau sekitar bendungan ke lokasi yang lebih aman atau bermanfaat.Terowongan pembuangan dapat membantu mengurangi tekanan air di sekitar bendungan.
Downstream flowAliran HilirAliran air dari posisi di bawah bendungan ke arah yang lebih rendah dari posisi bendungan.Aliran hilir dapat memengaruhi kualitas air dan ekosistem di sepanjang sungai.
Upstream flowAliran HuluAliran air dari posisi di atas bendungan ke arah yang lebih tinggi dari posisi bendungan.Aliran hulu bisa dipengaruhi oleh kondisi sungai dan curah hujan di hulu.
Upstream faceDinding HuluSisi bendungan yang menghadap ke arah aliran sungai atau arah hulu sungai.Dinding hulu bendungan harus dirancang untuk menahan tekanan air yang kuat.
Downstream faceDinding HilirSisi bendungan yang menghadap ke arah aliran yang lebih rendah dari posisi bendungan.Dinding hilir bendungan perlu dirancang untuk menahan tekanan air yang berbeda.
TailraceSaluran HilirSaluran yang membawa air keluar dari turbin pembangkit listrik ke sungai atau waduk di hilir bendungan.Saluran hilir dapat memiliki dampak penting terhadap lingkungan sungai di sekitar bendungan.
OverflowTumpahanKelebihan air yang mengalir melewati puncak bendungan atau saluran limpasan karena kapasitas waduk telah terlampaui.Tumpahan air dari bendungan dapat menyebabkan banjir di daerah sekitarnya.
Retaining wallDinding PenahanStruktur yang dibangun di sekitar bendungan untuk menahan tekanan tanah dan air.Dinding penahan membantu menjaga kestabilan bendungan dan sekitarnya.
Seismic retrofitPeningkatan GempaPerbaikan atau peningkatan struktur bendungan untuk meningkatkan ketahanannya terhadap gempa bumi.Peningkatan gempa pada bendungan dapat mengurangi risiko kerusakan akibat gempa bumi.
OvertoppingMelampauiKeadaan di mana air melewati puncak bendungan karena kapasitas waduk telah terlampaui, seringkali terjadi selama banjir yang parah.Melampaui bendungan dapat menyebabkan kerusakan serius pada struktur dan lingkungan sekitarnya.
Reservoir storagePenyimpanan WadukKapasitas total air yang dapat disimpan oleh waduk pada tingkat normal operasi.Penyimpanan waduk yang cukup penting untuk keperluan irigasi, pembangkit listrik, dan pasokan air.
Upstream channelSaluran HuluBagian sungai di atas bendungan yang membawa air menuju bendungan.Saluran hulu perlu dipelihara agar aliran air yang masuk ke bendungan stabil dan terkendali.
Downstream channelSaluran HilirBagian sungai di bawah bendungan yang mengalirkan air dari bendungan ke arah yang lebih rendah.Saluran hilir perlu dirancang dengan baik untuk menghindari banjir di daerah hilir bendungan.
Sediment trapPerangkap SedimenStruktur yang dirancang untuk menangkap dan menyimpan material padat seperti pasir dan lumpur yang terbawa oleh aliran air sebelum mencapai waduk.Perangkap sedimen membantu mengurangi sedimentasi di dalam waduk dan memperpanjang umur waduk.
FloodplainDaerah BanjirArea dataran rendah di sekitar sungai yang rentan terhadap banjir saat sungai meluap dari alur utamanya.Daerah banjir yang luas dapat menjadi habitat bagi berbagai spesies tumbuhan dan hewan.
Upstream storagePenyimpanan HuluKapasitas waduk atau kolam di bagian hulu sungai yang berada di atas bendungan.Penyimpanan hulu yang cukup penting untuk menjaga aliran air yang stabil ke bendungan.
Downstream storagePenyimpanan HilirKapasitas waduk atau kolam di bagian hilir sungai yang berada di bawah bendungan.Penyimpanan hilir sering digunakan untuk mengatur aliran air dan mengurangi risiko banjir.
Ice controlPengendalian EsUpaya untuk mencegah pembentukan atau penumpukan es di sekitar bendungan yang dapat mengganggu operasi atau menyebabkan kerusakan.Pengendalian es di bendungan sering dilakukan dengan memanipulasi aliran air atau pemanasan.
InflowAliran MasukJumlah air yang masuk ke waduk atau bendungan dari aliran sungai atau sumber air lainnya.Aliran masuk ke waduk dapat bervariasi tergantung pada curah hujan dan kondisi sungai.
OutflowAliran KeluarJumlah air yang keluar dari waduk atau bendungan melalui saluran pembuangan atau pintu pengaman.Aliran keluar dari bendungan diatur untuk memenuhi kebutuhan air di hilir atau untuk listrik.
Outlet worksPekerjaan SaluranSistem saluran dan struktur terkait yang digunakan untuk mengatur aliran air dari waduk ke saluran pembuangan atau ke tempat tujuan tertentu.Pekerjaan saluran pada sebuah bendungan mencakup pintu-pintu air dan saluran pembuangan.
PenstockPipa Pembawa AirPipa atau saluran tertutup yang membawa air dari waduk ke turbin pembangkit listrik.Penstock adalah komponen penting dalam sistem pembangkit listrik tenaga air.
Slope protectionPerlindungan LerengMetode atau struktur yang digunakan untuk melindungi lereng atau dinding bendungan dari erosi atau longsor.Perlindungan lereng dapat berupa penanaman vegetasi atau pemasangan struktur pengaman.
HydropowerTenaga AirEnergi listrik yang dihasilkan dari gerakan air, biasanya dengan menggunakan turbin di pembangkit listrik tenaga air.Pembangkit listrik tenaga air adalah sumber penting dari tenaga air yang terbarukan.
Abutment scourErosi AbutmenErosi tanah di sekitar atau di bawah abutmen bendungan yang disebabkan oleh aliran air yang kuat.Erosi abutmen dapat mengancam stabilitas keseluruhan bendungan.
RiverbedDasar SungaiPermukaan alami dari tanah atau batu di dasar sungai di mana aliran air mengalir.Perubahan pada dasar sungai dapat mempengaruhi aliran air di sekitar bendungan.
Spillway capacityKapasitas LimpasanKemampuan saluran limpasan untuk menangani aliran air yang melebihi kapasitas normal waduk.Kapasitas limpasan yang cukup penting untuk mencegah banjir akibat tumpahan air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *