Kamusnya Manager!

  1. Brand Equity (Ekuitas Merek): Nilai komersial tambahan yang melekat pada merek akibat citra positif dan loyalitas pelanggan.
  2. Branding (Pembuatan Merek): Proses membangun identitas dan citra positif untuk produk, layanan, atau perusahaan dalam pikiran pelanggan.
  3. Budgeting (Penganggaran): Proses penyusunan anggaran atau rencana keuangan untuk mengatur dan mengendalikan pengeluaran organisasi.
  4. Budgeting: Proses penyusunan anggaran atau rencana keuangan untuk mengatur dan mengendalikan pengeluaran organisasi.
  5. Business Ethics (Etika Bisnis): Prinsip dan standar moral yang mengatur perilaku dan tindakan dalam dunia bisnis.
  6. Business Plan (Rencana Bisnis): Dokumen yang merinci visi, misi, tujuan, dan strategi bisnis, serta proyeksi keuangan untuk mencapai kesuksesan.
  7. Business Strategy (Strategi Bisnis): Rencana jangka panjang untuk mencapai tujuan bisnis dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang pasar.
  8. Business-to-Business (B2B): Transaksi perdagangan antara dua perusahaan atau organisasi, bukan antara perusahaan dan konsumen.
  9. Business-to-Customer (B2C): Transaksi perdagangan antara perusahaan dan konsumen.
  10. Communication (Komunikasi): Proses penyampaian informasi, ide, atau pesan antara individu atau kelompok dengan jelas dan efektif.
  11. Competitive Advantage (Keunggulan Kompetitif): Kelebihan atau keunggulan yang membedakan suatu produk atau layanan dari pesaing di pasar.
  12. Conflict Management (Manajemen Konflik): Pendekatan untuk mengelola dan menyelesaikan konflik secara konstruktif untuk mencapai tujuan bersama.
  13. Conflict Resolution (Penyelesaian Konflik): Proses mengelola dan menyelesaikan konflik antara individu atau kelompok dalam organisasi.
  14. Cost-Benefit Analysis (Analisis Manfaat-Biaya): Proses membandingkan manfaat yang diperoleh dengan biaya yang dikeluarkan untuk proyek atau keputusan tertentu.
  15. Customer Relationship Management (Manajemen Hubungan Pelanggan): Strategi untuk membangun dan menjaga hubungan baik dengan pelanggan guna meningkatkan kepuasan dan loyalitas mereka.
  16. Customer Service (Layanan Pelanggan): Pelayanan yang diberikan oleh perusahaan kepada pelanggan untuk memenuhi kebutuhan dan memecahkan masalah mereka.
  17. Decision Making (Pengambilan Keputusan): Proses memilih tindakan atau alternatif berdasarkan analisis informasi yang tersedia.
  18. Delegasi: Proses memberikan tanggung jawab dan wewenang kepada anggota tim atau bawahan untuk melaksanakan tugas-tugas tertentu.
  19. Delegation (Delegasi): Proses memberikan tanggung jawab dan wewenang kepada anggota tim atau bawahan untuk melaksanakan tugas-tugas tertentu.
  20. E-commerce (E-perdagangan): Aktivitas jual-beli produk atau layanan melalui internet atau platform elektronik.
  21. Ethics (Etika): Prinsip dan standar moral yang mengatur perilaku dan tindakan individu atau organisasi.
  22. Evaluasi Karyawan: Proses penilaian kinerja karyawan untuk mengidentifikasi prestasi, kekuatan, dan area pengembangan.
  23. Evaluasi Kinerja 360 Derajat: Proses penilaian kinerja yang melibatkan umpan balik dari berbagai pihak, termasuk atasan, bawahan, dan rekan kerja.
  24. Evaluasi Proyek: Proses mengevaluasi hasil dan pencapaian proyek sesuai dengan tujuan dan batas waktu yang telah ditetapkan.
  25. Evaluasi Risiko: Proses identifikasi, analisis, dan penilaian potensi risiko yang dapat mempengaruhi kesuksesan proyek atau operasi.
  26. Feedback (Umpan Balik): Informasi yang diberikan kepada seseorang tentang kinerjanya atau perilakunya, yang dapat digunakan untuk perbaikan dan pengembangan diri.
  27. Financial Management (Manajemen Keuangan): Pengelolaan aset, utang, dan modal untuk mencapai keberlanjutan keuangan organisasi.
  28. Fleksibilitas: Kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan dan mengatasi tantangan yang muncul.
  29. Human Resource Management (Manajemen Sumber Daya Manusia): Departemen atau fungsi dalam organisasi yang bertanggung jawab untuk manajemen karyawan, perekrutan, dan pengembangan.
  30. Human Resources (Sumber Daya Manusia): Departemen atau fungsi dalam organisasi yang bertanggung jawab untuk manajemen karyawan, perekrutan, dan pengembangan.
  31. Inisiatif: Sikap proaktif dalam mengidentifikasi masalah atau peluang dan mengambil langkah-langkah untuk mengatasi atau memanfaatkannya. Glosarium.org
  32. Innovation (Inovasi): Proses menciptakan ide baru atau mengembangkan produk, layanan, atau proses yang lebih baik dari yang telah ada sebelumnya.
  33. Inovasi: Proses menciptakan ide baru atau mengembangkan produk, layanan, atau proses yang lebih baik dari yang telah ada sebelumnya.
  34. Intellectual Property (Kekayaan Intelektual): Hak hukum atas hasil kreativitas manusia, seperti hak cipta, paten, dan merek dagang.
  35. Kepemimpinan Transformasional: Pendekatan kepemimpinan yang fokus pada menginspirasi dan mengubah karyawan untuk mencapai hasil yang luar biasa.
  36. Keseimbangan Kerja-Hidup: Upaya mencapai keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan untuk kesejahteraan karyawan.
  37. Keterampilan Empati: Kemampuan untuk memahami dan berempati terhadap perasaan dan pandangan orang lain.
  38. Kinerja: Hasil kerja atau pencapaian dari individu, tim, atau organisasi dalam mencapai target atau tujuan yang telah ditetapkan.
  39. Komunikasi Efektif: Proses berkomunikasi dengan jelas dan tepat agar informasi dapat dipahami dengan baik oleh penerima.
  40. Konflik: Benturan antara individu atau kelompok yang berbeda pandangan atau kepentingan yang dapat menghambat kinerja tim atau organisasi.
  41. KPI (Key Performance Indicator): Indikator kinerja utama yang digunakan untuk mengukur pencapaian tujuan dan hasil kerja secara kuantitatif.
  42. Leadership (Kepemimpinan): Kemampuan untuk mempengaruhi, menginspirasi, dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
  43. Leadership Development (Pengembangan Kepemimpinan): Upaya untuk meningkatkan keterampilan dan sikap kepemimpinan untuk mencapai hasil yang lebih baik.
  44. Leadership Style (Gaya Kepemimpinan): Pendekatan dan gaya yang digunakan seorang pemimpin dalam mengarahkan tim atau organisasi.
  45. Manajemen Konflik: Keterampilan dalam mengatasi perbedaan pendapat atau ketegangan dalam tim atau organisasi.
  46. Manajemen Konflik: Proses mengelola dan menyelesaikan konflik antara individu atau kelompok dalam organisasi.
  47. Manajemen Waktu: Pengaturan waktu secara efisien untuk menyelesaikan tugas dan proyek dengan efektif.
  48. Manajemen: Proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian sumber daya untuk mencapai tujuan organisasi dengan efisien dan efektif.
  49. Market Analysis (Analisis Pasar): Evaluasi pasar dan pesaing untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan dalam industri atau pasar yang relevan dengan organisasi.
  50. Market Penetration (Penetrasi Pasar): Strategi memperluas pangsa pasar untuk produk atau layanan yang sudah ada dalam pasar yang sudah ada pula.
  51. Market Research (Riset Pasar): Proses mengumpulkan dan menganalisis data tentang pasar, pelanggan, dan pesaing untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis.
  52. Market Segmentation (Segmentasi Pasar): Pembagian pasar menjadi kelompok-kelompok berdasarkan karakteristik dan kebutuhan yang sama untuk menyusun strategi pemasaran yang tepat.
  53. Marketing (Pemasaran): Aktivitas promosi dan penjualan produk atau layanan kepada pelanggan potensial.
  54. Motivasi: Proses merangsang atau mendorong karyawan agar memiliki dorongan dan semangat dalam mencapai tujuan kerja.
  55. Motivation (Motivasi): Dorongan atau semangat dalam diri individu untuk mencapai tujuan atau meraih keberhasilan.
  56. Operations Management (Manajemen Operasi): Pengelolaan proses operasional dalam organisasi untuk mencapai efisiensi dan efektivitas.
  57. Organizational Development (Pengembangan Organisasi): Upaya untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas organisasi melalui perubahan struktur, budaya, atau proses.
  58. Outsourcing: Praktik mengalihkan fungsi atau layanan bisnis kepada pihak eksternal untuk meningkatkan efisiensi atau mengurangi biaya.
  59. Pelaporan Keuangan: Proses menyajikan laporan keuangan yang akurat dan relevan mengenai kinerja keuangan organisasi.
  60. Pelatihan dan Pengembangan: Program untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan karyawan agar dapat berkinerja lebih baik.
  61. Pemasaran: Aktivitas promosi dan penjualan produk atau layanan kepada pelanggan potensial.
  62. Penentuan Harga: Proses menetapkan harga produk atau layanan berdasarkan analisis biaya, persaingan, dan nilai pelanggan.
  63. Pengambilan Keputusan: Proses memilih tindakan atau alternatif berdasarkan analisis informasi yang tersedia.
  64. Pengawasan: Memonitor kinerja dan aktivitas karyawan untuk memastikan tujuan tercapai dan kebijakan dipatuhi.
  65. Pengembangan Karir: Upaya untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan karyawan agar dapat mencapai tujuan karir jangka panjang.
  66. Pengembangan Kepemimpinan: Upaya untuk meningkatkan keterampilan dan sikap kepemimpinan untuk mencapai hasil yang lebih baik.
  67. Pengembangan Produk: Proses merancang dan meningkatkan produk atau layanan yang ditawarkan oleh organisasi.
  68. Pengembangan Tim: Upaya untuk meningkatkan efektivitas dan kerjasama anggota tim melalui pelatihan dan dukungan.
  69. Pengendalian Mutu: Proses memastikan bahwa produk atau layanan yang dihasilkan sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan.
  70. Pengukuran Kinerja: Penggunaan data dan indikator untuk mengukur kinerja individu, tim, atau organisasi.
  71. Penilaian Pasar: Analisis pasar dan pesaing untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan dalam industri atau pasar yang relevan dengan organisasi.
  72. Penyelesaian Masalah: Proses mengidentifikasi, menganalisis, dan mencari solusi untuk masalah yang dihadapi oleh individu atau tim.
  73. Performance Appraisal (Evaluasi Kinerja): Proses formal untuk mengevaluasi kinerja karyawan dan memberikan umpan balik terkait pencapaian tujuan.
  74. Performance Evaluation (Evaluasi Kinerja): Proses penilaian kinerja karyawan untuk mengidentifikasi prestasi, kekuatan, dan area pengembangan.
  75. Performance Management (Manajemen Kinerja): Pendekatan terintegrasi untuk meningkatkan kinerja karyawan melalui pengaturan tujuan, umpan balik, dan pengembangan.
  76. Performance Metrics (Metrik Kinerja): Ukuran-ukuran kuantitatif yang digunakan untuk mengukur pencapaian tujuan dan kinerja organisasi.
  77. Perilaku Etis: Standar moral dan etika yang diharapkan dari manajer dan karyawan dalam berinteraksi dengan rekan kerja, pelanggan, dan mitra bisnis.
  78. Product Development (Pengembangan Produk): Proses merancang dan meningkatkan produk atau layanan yang ditawarkan oleh organisasi.
  79. Project Management (Manajemen Proyek): Proses perencanaan, pengorganisasian, dan pengelolaan sumber daya untuk mencapai tujuan proyek secara efisien dan efektif.
  80. Rapat: Pertemuan formal atau informal di mana anggota tim atau manajer berkomunikasi, berdiskusi, dan membuat keputusan terkait tugas dan proyek.
  81. Rekrutmen: Proses perekrutan dan seleksi karyawan baru untuk memenuhi kebutuhan organisasi.
  82. Rencana Strategis: Rencana jangka panjang yang menentukan visi, misi, dan tujuan organisasi serta langkah-langkah strategis untuk mencapainya.
  83. Return on Assets (ROA) (Pengembalian atas Aset): Rasio yang mengukur efisiensi penggunaan aset perusahaan untuk menghasilkan keuntungan.
  84. Return on Investment (ROI) (Pengembalian Investasi): Rasio yang mengukur keuntungan bersih yang diperoleh dari investasi dibandingkan dengan biaya investasi.
  85. Risk Management (Manajemen Risiko): Proses identifikasi, analisis, dan penilaian potensi risiko yang dapat mempengaruhi kesuksesan proyek atau operasi.
  86. Sales (Penjualan): Proses menjual produk atau layanan kepada pelanggan dan mencapai target penjualan.
  87. Stakeholder (Pihak Terkait): Individu, kelompok, atau organisasi yang memiliki kepentingan dalam keberhasilan atau kegagalan suatu proyek atau inisiatif.
  88. Strategic Planning (Perencanaan Strategis): Rencana jangka panjang yang menentukan visi, misi, dan tujuan organisasi serta langkah-langkah strategis untuk mencapainya.
  89. Supply Chain Management (Manajemen Rantai Pasok): Koordinasi dan pengelolaan aliran barang, jasa, dan informasi dari pemasok hingga pelanggan akhir.
  90. Tanggung Jawab Sosial Perusahaan: Komitmen organisasi untuk berkontribusi pada kebaikan sosial dan lingkungan.
  91. Teamwork (Kerjasama Tim): Kerjasama antara anggota tim dengan keterampilan yang berbeda untuk mencapai tujuan bersama.
  92. Tim Kerja: Kelompok individu dengan keterampilan yang berbeda yang bekerja bersama untuk mencapai tujuan bersama dan saling mendukung.
  93. Time Management (Manajemen Waktu): Pengaturan waktu dengan efisien untuk menyelesaikan tugas-tugas dan proyek dengan efektif.
  94. Training and Development (Pelatihan dan Pengembangan): Program untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan karyawan agar dapat berkinerja lebih baik.
  95. Work-Life Balance (Keseimbangan Kerja-Hidup): Upaya mencapai keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan untuk kesejahteraan karyawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *