Kamus Istilah tentang Profesi Perawat

  • Anamnesis: Anamnesa – Pengumpulan informasi mengenai riwayat kesehatan pasien melalui wawancara.
  • Anamnesis: Pengumpulan informasi mengenai riwayat kesehatan pasien melalui wawancara.
  • Asuhan Keperawatan: Proses merencanakan, menerapkan, dan mengevaluasi perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhan unik setiap pasien.
  • Cardiopulmonary Resuscitation (CPR): Resusitasi Jantung Paru – Tindakan darurat untuk menghidupkan kembali seseorang yang mengalami henti jantung atau pernapasan.
  • Cardiovascular: Kardiovaskular – Terkait dengan sistem jantung dan pembuluh darah.
  • Catheter: Kateter – Tabung fleksibel yang dimasukkan ke dalam tubuh pasien untuk mengalirkan atau mengeluarkan cairan, seperti kateter urin atau kateter arteri.
  • Client: Klien – Istilah yang digunakan untuk menyebut pasien, menekankan pendekatan perawatan yang berpusat pada pasien.
  • Clinical Nurse Specialist: Perawat Klinis – Perawat yang memiliki keahlian khusus di bidang tertentu dan memberikan perawatan lanjutan sesuai spesialisasi mereka.
  • Complementary and Alternative Medicine (CAM): Pengobatan Komplementer dan Alternatif – Terapi tambahan selain pengobatan konvensional, seperti akupunktur atau terapi yoga, untuk meningkatkan kesehatan dan pemulihan pasien.
  • Counseling: Konseling – Memberikan dukungan emosional dan psikologis kepada pasien dan keluarganya dalam menghadapi masalah kesehatan.
  • Decontamination: Dekontaminasi – Proses membersihkan dan menghilangkan kuman atau zat berbahaya dari peralatan atau lingkungan medis.
  • Decubitus Ulcer: Luka Tekan – Luka yang terbentuk pada kulit karena tekanan yang berkepanjangan, sering terjadi pada pasien yang terbatas mobilitasnya.
  • Dekontaminasi: Proses membersihkan dan menghilangkan kuman atau zat berbahaya dari peralatan atau lingkungan medis.
  • Dekubitus: Luka tekan yang terbentuk pada kulit karena tekanan yang berkepanjangan, sering terjadi pada pasien yang terbatas mobilitasnya.
  • Diagnosis: Diagnosa – Proses identifikasi penyakit atau kondisi kesehatan berdasarkan gejala, tanda, dan hasil tes untuk memahami masalah kesehatan pasien.
  • Diagnosis: Proses identifikasi penyakit atau kondisi kesehatan berdasarkan gejala, tanda, dan hasil tes untuk memahami masalah kesehatan pasien.
  • Electrocardiogram (ECG): Elektrokardiogram – Tes untuk merekam aktivitas listrik jantung dan mendeteksi gangguan ritme atau masalah jantung lainnya.
  • Etika Perawat: Kode etik dan prinsip moral yang harus diikuti oleh perawat dalam memberikan perawatan kepada pasien.
  • Flebotomi: Pengambilan sampel darah untuk tujuan diagnostik atau transfusi.
  • Gangguan Menular Seksual (GMS): Penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual, seperti HIV, gonore, atau sifilis.
  • GCS (Glasgow Coma Scale): Skala Glasgow – Skala yang digunakan untuk mengukur tingkat kesadaran pasien, terutama pada kasus cedera otak.
  • GCS (Glasgow Coma Scale): Skala yang digunakan untuk mengukur tingkat kesadaran pasien, terutama pada kasus cedera otak.
  • Hand Hygiene: Higiene Tangan – Praktik mencuci tangan secara rutin untuk mencegah penyebaran infeksi.
  • Health Education: Pendidikan Kesehatan – Memberikan informasi dan edukasi kepada pasien dan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman tentang kesehatan dan pencegahan penyakit.
  • Hemodinamik: Studi tentang gerakan dan gaya darah dalam tubuh manusia.
  • Hemodynamics: Hemodinamik – Studi tentang gerakan dan gaya darah dalam tubuh manusia.
  • Hemoglobin: Hemoglobin – Protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.
  • HIPAA (Health Insurance Portability and Accountability Act): HIPAA (Undang-Undang Portabilitas dan Akuntabilitas Asuransi Kesehatan) – Undang-undang di Amerika Serikat yang melindungi privasi informasi medis pasien.
  • HIPAA (Health Insurance Portability and Accountability Act): Undang-undang di Amerika Serikat yang melindungi privasi informasi medis pasien.
  • Hypertension: Hipertensi – Tekanan darah tinggi yang dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang.
  • Infection Control: Pencegahan Infeksi – Upaya untuk mengurangi risiko infeksi dengan menerapkan protokol kebersihan dan sterilisasi.
  • Infiltrasi: Kejadian ketika cairan infus atau obat keluar dari pembuluh darah dan masuk ke jaringan di sekitarnya. Glosarium.org
  • Infiltration: Infiltrasi – Kejadian ketika cairan infus atau obat keluar dari pembuluh darah dan masuk ke jaringan di sekitarnya.
  • Informed Consent (Persetujuan Informatif): Izin tertulis dari pasien setelah menerima informasi lengkap tentang prosedur medis atau perawatan yang akan dilakukan.
  • Informed Consent: Persetujuan Informatif – Izin tertulis dari pasien setelah diberikan informasi lengkap tentang prosedur atau pengobatan yang akan dilakukan.
  • Informed Consent: Persetujuan Informatif – Izin tertulis dari pasien setelah menerima informasi lengkap tentang prosedur medis atau perawatan yang akan dilakukan.
  • Infus: Proses memberikan cairan, obat, atau nutrisi ke dalam tubuh pasien melalui jalur intravena.
  • Infusion: Infus – Proses memberikan cairan, obat, atau nutrisi ke dalam tubuh pasien melalui jalur intravena.
  • Interprofessional Collaboration: Kolaborasi Tim Kesehatan – Kerjasama dengan anggota tim kesehatan lainnya, seperti dokter, ahli gizi, dan terapis, untuk memberikan perawatan yang holistik.
  • Intramuscular Injection (IM): Suntikan Intramuskular – Pemberian obat langsung ke dalam otot melalui jarum suntik.
  • Intravenous (IV): Intravena – Metode pemberian obat atau cairan langsung ke dalam pembuluh darah melalui jarum atau kateter.
  • Kardiovaskular: Terkait dengan sistem jantung dan pembuluh darah.
  • Kateter: Tabung fleksibel yang dimasukkan ke dalam tubuh pasien untuk mengalirkan atau mengeluarkan cairan, seperti kateter urin atau kateter arteri.
  • Klien: Istilah yang digunakan untuk menyebut pasien, menekankan pendekatan perawatan yang berpusat pada pasien.
  • Kolaborasi Tim Kesehatan: Kerjasama dengan anggota tim kesehatan lainnya, seperti dokter, ahli gizi, dan terapis, untuk memberikan perawatan yang holistik.
  • Konseling: Memberikan dukungan emosional dan psikologis kepada pasien dan keluarganya dalam menghadapi masalah kesehatan.
  • Medical Equipment: Peralatan Medis – Alat-alat dan perangkat yang digunakan dalam pemberian perawatan kesehatan, seperti defibrilator, EKG, atau ventilator.
  • Medical Ethics: Etika Medis – Prinsip dan nilai-nilai moral yang mengatur praktik medis dan perawatan kesehatan.
  • Medical Records: Rekam Medis – Dokumentasi seluruh informasi medis pasien, termasuk riwayat penyakit, hasil tes, dan perawatan yang diberikan.
  • Monitoring: Pengawasan – Memantau dan mengawasi tindakan atau kondisi pasien secara teratur untuk memastikan perawatan yang efektif.
  • Nebulizer: Nebulisator – Alat yang mengubah obat cair menjadi kabut untuk dihirup oleh pasien dengan masalah pernapasan.
  • Neonatal Intensive Care Unit (NICU): Unit Perawatan Intensif Neonatal – Bagian rumah sakit yang khusus merawat bayi prematur atau sakit yang memerlukan perawatan intensif.
  • Neurocognitive: Nevrokusio (Neurokognitif) – Terkait dengan fungsi otak dan kognitif, seperti memori, bahasa, dan pemecahan masalah.
  • Nevrokusio (Neurocusio): Cedera pada sistem saraf yang dapat mengakibatkan kehilangan pendengaran.
  • Nurse Ethics: Etika Perawat – Kode etik dan prinsip moral yang harus diikuti oleh perawat dalam memberikan perawatan kepada pasien.
  • Nurse: Perawat – Profesi kesehatan yang memberikan perawatan langsung kepada pasien di berbagai setting, seperti rumah sakit, klinik, atau fasilitas perawatan lainnya.
  • Nursing Care: Asuhan Keperawatan – Proses merencanakan, menerapkan, dan mengevaluasi perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhan unik setiap pasien.
  • Nursing Interventions: Tindakan Keperawatan – Prosedur atau tindakan yang dilakukan oleh perawat untuk merawat dan membantu pemulihan pasien.
  • Observasi: Pengamatan cermat terhadap kondisi pasien, termasuk tanda vital dan respons tubuh lainnya, untuk memantau perubahan atau perbaikan kesehatan.
  • Observation: Observasi – Pengamatan cermat terhadap kondisi pasien, termasuk tanda vital dan respons tubuh lainnya, untuk memantau perubahan atau perbaikan kesehatan.
  • Occupational Health: Kesehatan Kerja – Bidang perawatan kesehatan yang berfokus pada kesehatan dan keselamatan pekerja di tempat kerja.
  • Oksigenasi: Proses memberikan oksigen ke jaringan tubuh untuk menjaga fungsi organ yang optimal.
  • Oxygenation: Oksigenasi – Proses memberikan oksigen ke jaringan tubuh untuk menjaga fungsi organ yang optimal.
  • Pain Management: Pengelolaan Nyeri – Strategi perawatan untuk mengurangi atau menghilangkan rasa nyeri pada pasien.
  • Palliative Care: Perawatan Palliatif – Perawatan yang bertujuan untuk mengurangi gejala dan meringankan penderitaan pasien dengan penyakit kronis atau terminal.
  • Parenteral: Parenteral – Pemberian obat atau cairan melalui jalur selain mulut, seperti suntikan intravena atau subkutan.
  • Parenteral: Pemberian obat atau cairan melalui jalur selain mulut, seperti suntikan intravena atau subkutan.
  • Patient Advocacy: Advokasi Pasien – Upaya perawat untuk memperjuangkan hak, kebutuhan, dan kesejahteraan pasien.
  • Pencegahan Infeksi: Upaya untuk mengurangi risiko infeksi dengan menerapkan protokol kebersihan dan sterilisasi.
  • Pendidikan Kesehatan: Memberikan informasi dan edukasi kepada pasien dan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman tentang kesehatan dan pencegahan penyakit.
  • Pengawasan: Memantau dan mengawasi tindakan atau kondisi pasien secara teratur untuk memastikan perawatan yang efektif.
  • Pengelolaan Nyeri: Strategi perawatan untuk mengurangi atau menghilangkan rasa nyeri pada pasien.
  • Pengobatan Komplementer dan Alternatif: Terapi tambahan selain pengobatan konvensional, seperti akupunktur atau terapi yoga, untuk meningkatkan kesehatan dan pemulihan pasien.
  • Pengobatan: Terapi atau intervensi yang diberikan untuk mengatasi masalah kesehatan dan meningkatkan kondisi pasien.
  • Peralatan Medis: Alat-alat dan perangkat yang digunakan dalam pemberian perawatan kesehatan, seperti defibrilator, EKG, atau ventilator.
  • Perawat Klinis: Perawat yang memiliki keahlian khusus di bidang tertentu dan memberikan perawatan lanjutan sesuai spesialisasi mereka.
  • Perawat: Profesi kesehatan yang memberikan perawatan langsung kepada pasien di berbagai setting, seperti rumah sakit, klinik, atau fasilitas perawatan lainnya.
  • Pharyngitis: Faringitis – Radang pada tenggorokan, sering disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri.
  • Phlebotomy: Flebotomi – Pengambilan sampel darah untuk tujuan diagnostik atau transfusi.
  • PJP (Pneumonia Pneumocystis): Infeksi paru-paru yang sering terjadi pada pasien dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti penderita HIV/AIDS.
  • Pneumocystis Pneumonia (PCP): Pneumonia Pneumocystis – Infeksi paru-paru yang sering terjadi pada pasien dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti penderita HIV/AIDS.
  • Pneumonia: Pneumonia – Infeksi paru-paru yang dapat disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur.
  • Rehabilitasi: Program perawatan untuk membantu pasien memulihkan fungsi fisik atau mental setelah cedera atau penyakit.
  • Rehabilitation: Rehabilitasi – Program perawatan untuk membantu pasien memulihkan fungsi fisik atau mental setelah cedera atau penyakit.
  • Rekam Medis: Dokumentasi seluruh informasi medis pasien, termasuk riwayat penyakit, hasil tes, dan perawatan yang diberikan.
  • Respirasi: Proses pernapasan dan pertukaran gas di dalam tubuh.
  • Respiration: Respirasi – Proses pernapasan dan pertukaran gas di dalam tubuh.
  • Resuscitation: Resusitasi – Tindakan darurat untuk menghidupkan kembali pasien yang mengalami henti jantung atau pernapasan.
  • Resusitasi: Tindakan darurat untuk menghidupkan kembali pasien yang mengalami henti jantung atau pernapasan.
  • Screening: Skrining – Pengujian awal untuk mendeteksi masalah kesehatan potensial pada pasien sebelum gejala menjadi lebih parah.
  • Sepsis: Sepsis – Reaksi berlebihan tubuh terhadap infeksi yang dapat menyebabkan kerusakan organ dan bahkan kematian.
  • Sexually Transmitted Infections (STIs): Gangguan Menular Seksual (GMS) – Penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual, seperti HIV, gonore, atau sifilis.
  • Skrining: Pengujian awal untuk mendeteksi masalah kesehatan potensial pada pasien sebelum gejala menjadi lebih parah.
  • Surgical Asepsis: Aseptik Bedah – Teknik kebersihan yang ketat untuk mencegah kontaminasi selama prosedur bedah.
  • Tindakan Keperawatan: Prosedur atau tindakan yang dilakukan oleh perawat untuk merawat dan membantu pemulihan pasien.
  • Tracheostomy: Trakeostomi – Pembuatan lubang di leher untuk memasukkan tabung trakeostomi dan membantu pernapasan pasien yang sulit bernapas melalui hidung atau mulut.
  • Trakeostomi: Pembuatan lubang di leher untuk memasukkan tabung trakeostomi dan membantu pernapasan pasien yang sulit bernapas melalui hidung atau mulut.
  • Treatment: Pengobatan – Terapi atau intervensi yang diberikan untuk mengatasi masalah kesehatan dan meningkatkan kondisi pasien.
  • Vital Signs: Tanda-tanda Vital – Indikator penting kesehatan pasien, seperti tekanan darah, denyut nadi, suhu tubuh, dan frekuensi pernapasan.
  • Wound Care: Perawatan Luka – Prosedur untuk membersihkan dan merawat luka guna mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *