Istilah Tentang per- Lampu -an

  • Lampu ambient: Lampu yang memberikan cahaya lembut dan merata untuk menciptakan suasana nyaman di dalam ruangan.
  • Lampu anti-tikus: Lampu yang menggunakan gelombang ultrasonik atau elektromagnetik untuk mengusir tikus dan hama dari area tertentu.
  • Lampu blacklight: Lampu yang menghasilkan cahaya ultraviolet, sering digunakan untuk efek cahaya neon atau untuk mendeteksi bahan-bahan fluoresens.
  • Lampu darurat: Lampu cadangan yang aktif saat pemadaman listrik atau situasi darurat.
  • Lampu downlight: Lampu yang dipasang langsung di langit-langit untuk memberikan pencahayaan langsung ke bawah.
  • Lampu emergensi: Lampu yang diaktifkan secara otomatis saat terjadi kegagalan listrik atau situasi darurat, biasanya ada di gedung-gedung umum.
  • Lampu fiber optik: Lampu yang menggunakan serat optik untuk menghantarkan cahaya, sering digunakan dalam dekorasi atau pencahayaan efek khusus.
  • Lampu fluorescent: Lampu yang menggunakan gas untuk menghasilkan cahaya ultraviolet, yang kemudian merangsang lapisan fosfor untuk menghasilkan cahaya tampak.
  • Lampu gantung (pendant light): Lampu yang tergantung dari langit-langit dan sering digunakan sebagai sumber pencahayaan dekoratif.
  • Lampu halogen: Lampu yang menggunakan gas halogen dalam tabung kaca, menghasilkan cahaya yang lebih terang daripada lampu pijar.
  • Lampu hemat energi: Lampu yang dirancang untuk mengurangi konsumsi energi, seperti lampu kompak fluorescent (LCC) atau lampu LED.
  • Lampu hias: Lampu yang digunakan untuk tujuan dekoratif, seringkali memiliki desain dan bentuk yang menarik.
  • Lampu indikator: Lampu kecil yang menandakan status atau kondisi suatu perangkat atau sistem.
  • Lampu inframerah: Lampu yang menghasilkan sinar inframerah, digunakan dalam pemanasan, pengeringan, dan komunikasi jarak jauh.
  • Lampu jauh-tengah-dekat: Lampu mobil yang memiliki tiga mode cahaya: jauh (lampu sorot), tengah (lampu jarak menengah), dan dekat (lampu jarak dekat).
  • Lampu kabin: Lampu yang terpasang di dalam kabin kendaraan atau pesawat untuk memberikan pencahayaan bagi penumpang. Glosarium.org
  • Lampu kepala (headlamp): Lampu yang dipakai di kepala atau dahi untuk memberikan penerangan pada saat bekerja di tempat yang minim cahaya.
  • Lampu lalu lintas: Lampu yang digunakan untuk mengatur lalu lintas jalan dengan lampu berwarna merah, kuning, dan hijau.
  • Lampu laser panggung: Lampu laser yang digunakan dalam acara panggung, konser, atau pertunjukan untuk efek visual yang menarik.
  • Lampu lava: Lampu dekoratif yang menggunakan percampuran air, minyak, dan zat pewarna yang dipanaskan untuk menciptakan efek lava bergerak.
  • Lampu LED (Light Emitting Diode): Lampu yang menghasilkan cahaya ketika arus listrik mengalir melalui semikonduktor, lebih efisien dan tahan lama dibandingkan lampu tradisional.
  • Lampu malam (night light): Lampu kecil yang memberikan cahaya lembut untuk memberikan penerangan ringan di malam hari.
  • Lampu neon: Lampu gas yang mengandung neon dan fosfor, menghasilkan cahaya yang terang dan warna-warni.
  • Lampu otomatis: Lampu yang dilengkapi dengan sensor cahaya atau sensor gerak sehingga menyala atau mati secara otomatis berdasarkan kondisi sekitarnya.
  • Lampu pencahayaan darurat jalan raya: Lampu darurat khusus yang terpasang di jalan raya untuk memberikan cahaya selama pemadaman listrik atau kondisi darurat lainnya.
  • Lampu pendar (fluorescent tube): Tabung lampu fluorescent yang digunakan secara luas untuk penerangan ruangan.
  • Lampu penerangan darurat: Lampu yang dirancang khusus untuk memberikan pencahayaan saat pemadaman listrik atau keadaan darurat.
  • Lampu penerangan jalan: Lampu yang dipasang di tiang jalan untuk menerangi jalanan pada malam hari.
  • Lampu penerangan kapal: Lampu yang digunakan untuk memberi tahu atau menandai posisi kapal di laut pada malam hari.
  • Lampu pengering kuku: Lampu khusus untuk mengeringkan cat kuku dengan sinar UV.
  • Lampu perangkap serangga: Lampu yang menggunakan cahaya ultraviolet atau cahaya tertentu untuk menarik serangga dan kemudian menangkapnya dalam perangkap.
  • Lampu pijar: Lampu dengan benang penghantar yang dipanaskan hingga memancarkan cahaya ketika dialiri listrik.
  • Lampu selam: Lampu yang tahan air dan dirancang khusus untuk penggunaan selam, memberikan cahaya di bawah permukaan air.
  • Lampu sensor cahaya: Lampu yang dilengkapi dengan sensor cahaya yang mengatur kecerahan atau waktu penyalaan/mati berdasarkan tingkat pencahayaan di sekitarnya.
  • Lampu sensor gerak: Lampu yang secara otomatis menyala saat mendeteksi gerakan di sekitarnya.
  • Lampu senter: Lampu portabel yang digunakan sebagai sumber cahaya portabel.
  • Lampu sentuh (touch lamp): Lampu yang bisa dihidupkan atau dimatikan dengan sentuhan pada bagian tertentu, umumnya pada pangkal lampu.
  • Lampu sinar laser: Lampu yang menghasilkan sinar laser yang digunakan dalam banyak aplikasi, seperti presentasi, pencitraan, dan pemrosesan material.
  • Lampu sinyal: Lampu yang digunakan untuk memberikan sinyal visual, seperti lampu isyarat pada kendaraan atau lampu peringatan di perangkat elektronik.
  • Lampu solar: Lampu yang menggunakan energi matahari sebagai sumber daya untuk mengisi baterai dan memberikan pencahayaan saat malam hari.
  • Lampu sorot (spotlight): Lampu yang menghasilkan cahaya terfokus, sering digunakan untuk pencahayaan panggung atau penerangan area tertentu.
  • Lampu stop: Lampu belakang pada kendaraan yang menyala saat mengerem untuk memberi tahu pengendara di belakangnya.
  • Lampu strip LED: Strip fleksibel yang dilengkapi dengan lampu LED, sering digunakan untuk pencahayaan dekoratif dan akentuasi.
  • Lampu strobo: Lampu yang menghasilkan cahaya berkedip atau berdenyut dengan cepat, sering digunakan pada kendaraan darurat dan pertunjukan.
  • Lampu taman: Lampu yang digunakan untuk penerangan taman atau area luar ruangan.
  • Lampu tanning: Lampu yang menghasilkan sinar UV untuk membantu proses penghitaman kulit.
  • Lampu ultrasonik: Lampu yang menggunakan gelombang ultrasonik untuk menciptakan cahaya, menghasilkan efek berkedip atau berdenyut.
  • Lampu uplight: Lampu yang dirancang untuk memantulkan cahaya ke atas, sering digunakan untuk pencahayaan indirek atau efek dramatis.
  • Lampu UV (Ultraviolet): Lampu yang menghasilkan sinar ultraviolet, sering digunakan dalam sterilisasi dan pembentukan pola pada benda-benda.
  • Lampu UV sterilisasi: Lampu yang menggunakan sinar ultraviolet untuk membunuh bakteri dan mikroorganisme pada permukaan benda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *