Glosarium Warteg (Kamus Warteg)

  1. Warteg: Warung makan yang menyajikan hidangan sehari-hari dengan harga terjangkau.
  2. Nasi Putih: Nasi yang dimasak dengan cara tradisional, putih, dan biasanya menjadi menu utama dalam setiap hidangan di warteg.
  3. Lauk Pauk: Hidangan lauk yang disajikan di warteg, seperti ayam goreng, tempe goreng, ikan bakar, dan lain sebagainya.
  4. Sayur Asem: Sup asam yang terbuat dari berbagai macam sayuran dan kadang-kadang ditambah dengan bumbu tertentu, seperti terasi atau asam jawa.
  5. Sayur Lodeh: Masakan sayuran dengan bumbu kental yang terbuat dari santan, seringkali berisi tahu, tempe, dan sayuran seperti nangka muda atau labu siam.
  6. Sambal: Bumbu atau saus pedas yang terbuat dari cabai, biasanya digunakan untuk menambah rasa pada hidangan warteg.
  7. Tempe Goreng: Tempe yang digoreng hingga kering dan renyah, seringkali menjadi pilihan lauk pauk di warteg.
  8. Tahu Goreng: Tahu yang digoreng hingga kering dan renyah, seringkali menjadi pilihan lauk pauk di warteg.
  9. Telur Dadar: Telur yang dikocok dan digoreng hingga matang, sering disajikan sebagai lauk tambahan di warteg.
  10. Lalapan: Sayuran segar yang disajikan sebagai pelengkap hidangan di warteg, seperti mentimun, tomat, daun kemangi, dan selada. Glosarium.org
  11. Minuman Dingin: Minuman segar seperti es teh, es jeruk, es kelapa muda, atau es campur yang sering ditawarkan di warteg.
  12. Nasi Uduk: Nasi yang dimasak dengan santan dan bumbu, biasanya disajikan dengan lauk pauk seperti ayam goreng dan tempe goreng.
  13. Empal Gentong: Masakan daging sapi yang dimasak dalam panci besar dengan bumbu yang kaya rasa, biasanya disajikan dengan nasi putih.
  14. Soto: Sup yang terbuat dari kaldu daging dengan tambahan daging ayam atau daging sapi, seringkali disajikan dengan nasi putih dan ditaburi bawang goreng.
  15. Gado-gado: Salad sayuran dengan bumbu kacang yang khas, biasanya terdiri dari sayuran segar seperti kacang panjang, taoge, tahu, tempe, dan lontong.
  16. Sate Ayam: Potongan daging ayam yang ditusuk dengan tusuk sate dan dibakar, sering disajikan dengan bumbu kacang.
  17. Semur: Masakan dengan bumbu kental berwarna gelap yang terbuat dari kecap, bawang merah, bawang putih, dan rempah-rempah, biasanya menggunakan potongan daging sapi atau ayam.
  18. Mie Goreng: Mie yang digoreng dengan bumbu tertentu seperti kecap, saus cabai, dan sayuran, sering menjadi menu favorit di warteg.
  19. Nasi Kuning: Nasi yang dimasak dengan kunyit dan santan, biasanya disajikan dengan lauk seperti ayam goreng, telur, dan serundeng.
  20. Bubur Ayam: Bubur dengan base nasi yang dimasak dalam kaldu ayam, biasanya disajikan dengan potongan daging ayam, bawang goreng, dan kerupuk. Glosarium.org
  21. Ikan Bakar: Ikan yang dibakar dengan bumbu khusus, seringkali menggunakan ikan laut seperti ikan kakap, tenggiri, atau nila.
  22. Tongseng: Masakan daging yang dimasak dengan bumbu kuah santan kental dan rempah-rempah, sering menggunakan daging kambing.
  23. Bakso: Bola daging yang terbuat dari daging sapi atau ayam yang digiling, biasanya disajikan dalam kuah kaldu dengan mie, tahu, dan pangsit.
  24. Sate Padang: Sate khas Padang yang terbuat dari daging sapi dengan bumbu khas Minangkabau, biasanya disajikan dengan kuah gulai dan ketupat.
  25. Pecel Lele: Lele yang digoreng kering dan disajikan dengan sambal kacang, lalapan, dan nasi putih.
  26. Sambal Goreng Kentang: Kentang yang digoreng dengan bumbu pedas seperti cabai, bawang merah, dan terasi.
  27. Sambal Tempe: Tempe yang digoreng dan dicampur dengan bumbu pedas seperti cabai, bawang merah, dan terasi.
  28. Soto Betawi: Soto dengan kuah santan yang kaya rasa, biasanya terdapat potongan daging sapi, kentang, tomat, dan daun bawang.
  29. Sambal Goreng: Masakan yang terbuat dari bahan-bahan seperti tempe, tahu, dan sayuran yang digoreng dan dicampur dengan bumbu pedas seperti cabai, bawang merah, dan terasi.
  30. Sate Kambing: Potongan daging kambing yang ditusuk dengan tusuk sate dan dibakar, sering disajikan dengan bumbu kacang.
  31. Sayur Bayam: Sayuran hijau berdaun yang sering diolah menjadi tumis atau direbus sebagai hidangan sayur di warteg.
  32. Nasi Goreng: Nasi yang digoreng dengan bumbu tertentu seperti kecap, saus cabai, sayuran, dan daging ayam atau udang. Glosarium.org
  33. Tumis Kangkung: Kangkung yang diolah dengan cara ditumis bersama bumbu dan bahan lain seperti cabai, bawang putih, dan terasi.
  34. Ikan Asin: Ikan yang diasinkan atau diasap dan biasanya digoreng sebagai hidangan gurih di warteg.
  35. Sop Ayam: Sup yang terbuat dari kaldu ayam dengan tambahan potongan daging ayam, sayuran, dan bumbu-bumbu lainnya.
  36. Sop Buntut: Sup yang terbuat dari buntut sapi yang dimasak dalam kaldu dengan tambahan sayuran dan rempah-rempah.
  37. Selat Solo: Masakan berbahan dasar daging sapi yang dimasak dengan bumbu kacang dan disajikan dengan telur rebus, kentang, dan sayuran.
  38. Pepes Ikan: Ikan yang dibungkus dengan daun pisang atau daun pepaya dan dibumbui dengan rempah-rempah, kemudian dikukus atau dibakar.
  39. Soto Madura: Soto dengan kuah kaldu daging sapi yang kaya rasa, biasanya disajikan dengan potongan daging sapi, telur, dan koya (bubuk rempah-rempah).
  40. Cumi Goreng Tepung: Cumi-cumi yang digoreng dengan tepung hingga kering dan renyah, sering disajikan dengan saus sambal atau saus tomat.
  41. Nasi Campur: Nasi putih yang disajikan dengan berbagai lauk pauk dan sayuran seperti ayam goreng, sambal goreng, sayur lodeh, dan telur dadar.
  42. Sop Bening: Sup bening yang terbuat dari kaldu yang jernih, biasanya disajikan dengan irisan sayuran seperti wortel, kembang kol, dan tomat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *