Glosarium Sepatu (Kamus Sepatu)

  1. Sepatu: Alas kaki yang terdiri dari sol, bagian atas, dan tali atau kancing.
  2. Sol: Bagian bawah sepatu yang digunakan untuk melindungi kaki dari tanah dan memberikan dukungan saat berjalan.
  3. Bagian atas: Bagian sepatu yang meliputi area sekitar kaki, termasuk jari kaki, tumit, dan bagian samping.
  4. Tali: Bahan yang digunakan untuk mengikat bagian atas sepatu agar pas di kaki.
  5. Tumit: Bagian belakang sepatu yang meninggi, memberikan dukungan tambahan pada tumit kaki.
  6. Insole: Lapisan dalam sepatu yang memberikan kenyamanan dan penyangga tambahan pada telapak kaki.
  7. Outsole: Lapisan bawah sepatu yang bersentuhan langsung dengan tanah, memberikan daya cengkeram dan tahan aus.
  8. Midsole: Lapisan tengah di antara insole dan outsole yang memberikan perlindungan dan penyerapan kejutan.
  9. Upper: Bagian bagian atas sepatu yang meliputi bagian depan dan samping, bisa terbuat dari berbagai jenis bahan seperti kulit, kain, atau sintetis.
  10. Tongue: Lidah yang terletak di antara bagian atas sepatu dan digunakan untuk melindungi kaki dari gesekan dengan tali sepatu.
  11. Vamp: Bagian depan sepatu yang menutupi jari-jari kaki.
  12. Sneakers: Sepatu yang nyaman, biasanya dengan sol karet dan bagian atas yang fleksibel, cocok untuk aktivitas sehari-hari atau olahraga ringan.
  13. Loafers: Sepatu yang tidak memiliki tali atau pengikat dan mudah dipakai, sering kali memiliki bagian atas yang terbuat dari bahan kulit.
  14. Sandal: Jenis sepatu terbuka yang hanya memiliki sol dan tali atau penjepit untuk menahan kaki.
  15. Boots: Sepatu yang menutupi sebagian besar kaki dan pergelangan kaki, sering kali terbuat dari bahan yang lebih tebal dan tahan air.
  16. Wedges: Sepatu dengan tumit yang berbentuk segitiga dan meluas dari bagian belakang hingga bagian depan sol.
  17. Heels: Bagian tumit yang meninggi pada sepatu wanita. Glosarium.org
  18. Platform: Tumit atau sol yang memiliki ketinggian yang lebih besar dari biasanya, memberikan peningkatan tinggi badan.
  19. Slip-on: Jenis sepatu yang tidak memiliki pengikat atau tali, mudah dipakai dan dilepas.
  20. Oxford: Jenis sepatu formal yang memiliki penutup kaki berbentuk V dengan tali pengikat mendatar.
  21. Brogues: Sepatu formal dengan lubang-lubang dekoratif di bagian atas.
  22. Sneaker wedges: Gabungan antara sneakers dan wedges, memiliki sol karet dan tumit yang meninggi.
  23. Mocassin: Sepatu dengan bagian atas yang lunak dan fleksibel, sering kali dengan dekorasi atau jahitan di sekitar bagian atas.
  24. Mules: Sepatu terbuka di bagian belakang yang tidak memiliki tali pengikat atau tumit yang tinggi.
  25. Running shoes: Sepatu khusus untuk berlari, dirancang untuk memberikan penyangga dan perlindungan tambahan saat berolahraga.
  26. Stiletto: Sepatu dengan tumit sangat tinggi dan sangat lancip.
  27. Ballerina flats: Sepatu datar yang terinspirasi oleh sepatu balet, biasanya memiliki ujung melengkung dan tanpa tumit.
  28. Slingbacks: Sepatu dengan bagian belakang terbuka dan tali yang melintang di belakang tumit untuk memberikan dukungan.
  29. Espadril: Sepatu dengan sol anyaman dari rami atau tali yang dilapisi dengan kain, sering kali memiliki bagian atas yang terbuat dari kanvas atau bahan serupa.
  30. Gladiator sandals: Sepatu dengan tali atau tali pengikat yang melilit di sekitar kaki hingga betis, terinspirasi oleh desain sepatu gladiator kuno.
  31. Chelsea boots: Sepatu boot dengan bagian atas yang elastis di sisi kaki, sering kali memiliki tumit yang rendah.
  32. Wingtip shoes: Sepatu formal dengan dekorasi berbentuk sayap di bagian ujungnya.
  33. Mary Jane shoes: Sepatu dengan tali melintang di bagian atas dan penutup di atas jari-jari kaki.
  34. Saddle shoes: Sepatu dengan kombinasi warna dua warna yang kontras, dengan bagian tengah yang berbentuk elips di bagian atas.
  35. Monkstrap shoes: Sepatu dengan penjepit di sisi sepatu sebagai pengganti tali pengikat.
  36. Boat shoes: Sepatu yang awalnya dirancang untuk digunakan saat berlayar, memiliki sol yang tahan air dan cengkeram yang baik.
  37. Ballet shoes: Sepatu balet dengan sol tipis dan bagian atas yang fleksibel, digunakan oleh penari balet.
  38. Derby shoes: Sepatu formal dengan tali pengikat yang terlihat di bagian atas sepatu.
  39. Flip-flops: Sandal terbuka dengan sol datar dan tali penjepit di antara jari-jari kaki. Glosarium.org
  40. Hiking boots: Sepatu yang dirancang khusus untuk kegiatan hiking, dengan sol yang tahan aus dan bahan yang tahan air.
  41. Steel-toe boots: Sepatu bot dengan penutup baja pada bagian ujungnya untuk memberikan perlindungan ekstra pada kaki.
  42. Moccasin boots: Sepatu boot dengan bagian atas yang fleksibel dan terbuat dari bahan kulit atau suede.
  43. Rain boots: Sepatu yang tahan air dan seringkali setinggi betis, digunakan untuk melindungi kaki dari air hujan.
  44. Snow boots: Sepatu yang dirancang untuk digunakan di salju atau cuaca dingin, dengan sol yang tahan air dan bahan yang tahan terhadap suhu rendah.
  45. Wingtip boots: Sepatu boot formal dengan dekorasi berbentuk sayap di bagian ujungnya, sering kali terbuat dari kulit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *