Glosarium Seblak (Kamus Seblak)

  1. Seblak: Makanan khas Indonesia yang terdiri dari mie keriting yang dimasak dengan berbagai bumbu dan bahan tambahan seperti kerupuk, sayuran, telur, dan daging.
  2. Kerupuk Seblak: Jenis kerupuk yang digunakan sebagai salah satu bahan utama dalam seblak. Kerupuk ini biasanya direndam terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam seblak.
  3. Mie Keriting: Jenis mie yang berbentuk keriting atau sering juga disebut mie instan keriting. Mie ini menjadi bahan dasar dalam pembuatan seblak.
  4. Bumbu Kering: Campuran rempah-rempah dan bahan-bahan seperti cabai, bawang putih, garam, dan penyedap rasa yang digunakan untuk memberikan cita rasa pada seblak.
  5. Bumbu Basah: Mixture saus dan bahan-bahan seperti kecap manis, saus tomat, saus cabai, dan air yang digunakan untuk mencampur mie dan bahan lain dalam seblak.
  6. Bawang Merah: Jenis bawang yang berukuran kecil dengan kulit berwarna merah. Biasa digunakan dalam seblak sebagai bahan pelengkap dan memberikan aroma dan rasa yang khas. Glosarium.org
  7. Bawang Putih: Jenis bawang yang memiliki rasa dan aroma yang kuat. Bawang putih biasanya digunakan sebagai bahan dalam bumbu kering seblak.
  8. Cabai Rawit: Jenis cabai yang berukuran kecil dan memiliki tingkat kepedasan yang tinggi. Cabai rawit sering digunakan dalam seblak untuk memberikan rasa pedas.
  9. Telur: Bahan tambahan yang sering ditambahkan dalam seblak. Telur bisa dimasak dalam keadaan mentah dan diaduk bersama mie dan bahan lainnya atau dijadikan telur mata sapi.
  10. Sayuran: Bahan tambahan dalam seblak yang dapat berupa potongan sayuran seperti kol, wortel, taoge, dan sawi. Sayuran memberikan rasa segar dan tekstur yang berbeda dalam seblak.
  11. Daging Ayam: Daging ayam yang bisa digunakan sebagai bahan dalam seblak. Daging ayam bisa dipotong kecil atau diiris tipis dan dimasak bersama mie dan bumbu seblak.
  12. Kuah: Cairan yang dihasilkan dari proses memasak seblak dengan campuran bumbu basah dan bahan lainnya. Kuah memberikan kelembutan dan kelezatan pada seblak.
  13. Bahan Tambahan: Komponen lain yang dapat ditambahkan sesuai selera, seperti sosis, bakso, atau seafood seperti udang dan cumi.
  14. Pelengkap: Bahan seperti kerupuk, bawang goreng, irisan jeruk nipis, dan daun seledri yang digunakan untuk memberikan sentuhan akhir pada seblak.
  15. Kerupuk Bawang: Jenis kerupuk yang terbuat dari campuran tepung tapioka dan bawang putih. Kerupuk ini sering dijadikan pelengkap dalam seblak.
  16. Acar: Campuran irisan mentimun, wortel, bawang merah, dan cuka yang dijadikan bahan pelengkap dalam seblak. Acar memberikan rasa segar dan asam yang menyegarkan.
  17. Kecap Manis: Saus kental dan manis yang digunakan sebagai salah satu bumbu basah dalam seblak. Kecap manis memberikan rasa manis dan sedikit gurih pada seblak.
  18. Saus Tomat: Saus yang terbuat dari tomat yang diolah dan diberi bumbu. Saus tomat digunakan sebagai salah satu bumbu basah dalam seblak untuk memberikan rasa asam dan manis.
  19. Saus Cabai: Saus yang terbuat dari cabai yang diolah dan diberi bumbu. Saus cabai digunakan sebagai bumbu basah dalam seblak untuk memberikan rasa pedas. Glosarium.org
  20. Air Jeruk Nipis: Air yang dihasilkan dari perasan buah jeruk nipis. Air jeruk nipis sering digunakan untuk menambahkan rasa segar dan asam pada seblak.
  21. Daun Seledri: Daun hijau dengan aroma segar yang digunakan sebagai bahan pelengkap dan penyedap dalam seblak.
  22. Daun Bawang: Daun yang memiliki aroma dan rasa bawang yang digunakan sebagai bahan pelengkap dan penyedap dalam seblak.
  23. Kaldu Ayam: Cairan yang dihasilkan dari merebus tulang dan daging ayam. Kaldu ayam digunakan untuk memberikan rasa gurih pada seblak.
  24. Makanan Ringan: Istilah umum yang mengacu pada berbagai jenis camilan seperti kerupuk, kripik, atau kacang yang biasanya disajikan bersama seblak.
  25. Pedas: Rasa yang ditandai dengan sensasi panas pada lidah yang dihasilkan oleh bahan seperti cabai atau rempah-rempah pedas lainnya dalam seblak.
  26. Gurih: Rasa yang khas pada makanan yang dihasilkan oleh penggunaan bumbu dan bahan seperti penyedap rasa, daging, atau kaldu dalam seblak.
  27. Kencur: Tanaman rimpang yang memiliki rasa dan aroma khas. Kencur sering digunakan sebagai salah satu bumbu dalam seblak untuk memberikan aroma segar dan rasa yang khas.
  28. Sosis: Olahan daging yang dibuat menjadi tabung panjang dan berbahan dasar daging sapi atau daging ayam yang telah diolah. Sosis dapat diiris dan ditambahkan sebagai bahan tambahan dalam seblak.
  29. Bakso: Olahan daging yang digiling dan dibentuk menjadi bola-bola kecil. Bakso dapat menjadi salah satu bahan tambahan dalam seblak, memberikan cita rasa gurih dan tekstur yang kenyal.
  30. Seafood: Makanan laut seperti udang, cumi, atau ikan yang dapat ditambahkan sebagai bahan tambahan dalam seblak. Seafood memberikan variasi rasa dan tekstur yang berbeda.
  31. Minyak Goreng: Minyak yang digunakan untuk menggoreng bumbu dan bahan dalam proses memasak seblak.
  32. Garam: Bahan yang digunakan sebagai penyedap dan pengatur rasa dalam seblak.
  33. Penyedap Rasa: Produk atau bahan yang ditambahkan dalam seblak untuk meningkatkan cita rasa. Penyedap rasa umumnya berbentuk bubuk atau cairan dan dapat memberikan rasa gurih.
  34. Tepung Tapioka: Tepung yang dihasilkan dari singkong yang telah dikeringkan dan dihaluskan. Tepung tapioka sering digunakan sebagai bahan dalam membuat kerupuk seblak atau sebagai pengental dalam kuah seblak. Glosarium.org
  35. Bumbu Lainnya: Selain bumbu-bumbu yang telah disebutkan sebelumnya, dalam seblak juga dapat ditambahkan bumbu lain seperti merica, kunyit, jahe, atau rempah-rempah lain sesuai dengan selera dan resep yang digunakan.
  36. Kelezatan: Kualitas yang menjelaskan cita rasa yang enak, lezat, dan memuaskan yang terdapat dalam seblak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *