Glosarium Pecinta Ular (Kamus Ular)

  1. Herpetologi: Ilmu yang mempelajari reptil, termasuk ular.
  2. Herpetofauna: Makhluk hidup yang termasuk dalam kategori reptil, termasuk ular.
  3. Reptil: Hewan bersisik yang termasuk dalam kelas Reptilia, termasuk ular.
  4. Ular: Hewan reptil bersisik, tidak memiliki kaki, dan bergerak dengan merayap.
  5. Duri: Bagian kecil yang keras dan tajam yang terdapat di sepanjang punggung beberapa jenis ular.
  6. Kobra: Jenis ular berbisa dengan ciri khas seperti lambang di atas kepala.
  7. Piton: Jenis ular besar dan berotot dengan kemampuan melilit mangsanya.
  8. Boa: Jenis ular besar yang tidak berbisa dan biasanya hidup di daerah tropis.
  9. Gigitan: Tindakan ular menggigit menggunakan giginya.
  10. Berbisa: Kemampuan ular untuk menghasilkan atau menyuntikkan racun melalui giginya.
  11. Antivenom: Serum yang digunakan untuk mengobati gigitan ular berbisa.
  12. Molting: Proses pergantian kulit pada ular ketika mereka tumbuh.
  13. Hibernasi: Keadaan dormansi yang dialami oleh beberapa jenis ular selama musim dingin.
  14. Vivarium: Wadah atau kandang yang dirancang khusus untuk menjaga ular.
  15. Terarium: Sejenis kandang kaca atau plastik yang digunakan untuk memelihara ular.
  16. Scales: Sisik-sisik yang melapisi tubuh ular.
  17. Constrictor: Jenis ular yang menggunakan gaya melilit untuk menyerang dan menerkam mangsanya.
  18. Arboreal: Merujuk pada ular yang hidup dan beradaptasi dengan lingkungan pohon.
  19. Terrestrial: Merujuk pada ular yang hidup dan beradaptasi dengan lingkungan daratan.
  20. Nocturnal: Aktif pada malam hari.
  21. Diurnal: Aktif pada siang hari.
  22. Oviparous: Ular yang bertelur, yaitu berkembangbiak dengan meletakkan telur.
  23. Viviparous: Ular yang melahirkan bayi yang sudah berkembang sepenuhnya. Glosarium.org
  24. Hemipenis: Organ reproduksi jantan pada ular yang terletak di sebelah bawah ekor.
  25. Flicking Tongue: Gerakan lidah ular yang berfungsi untuk mendeteksi aroma dan mendapatkan informasi lingkungan.
  26. Ecdysis: Proses pergantian kulit secara keseluruhan pada ular.
  27. Aposematik: Warna tubuh yang mencolok pada ular yang bertujuan sebagai peringatan akan keberadaan racun.
  28. Hemotoxin: Jenis racun yang menyerang sel darah merah pada mangsa yang digigit.
  29. Neurotoxin: Jenis racun yang mempengaruhi sistem saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan pada mangsa yang digigit.
  30. Infrared Vision: Kemampuan beberapa ular untuk melihat panas tubuh mangsa menggunakan organ khusus di wajah mereka.
  31. Aperture: Lubang hidung pada ular yang digunakan untuk mendeteksi bau dan mempersepsikan lingkungan.
  32. Tail Autotomy: Kemampuan beberapa jenis ular untuk melepaskan ekor mereka sebagai mekanisme pertahanan.
  33. Fangs: Gigi panjang dan tajam pada ular berbisa yang digunakan untuk menginjeksi racun ke dalam mangsanya.
  34. Ophidiophobia: Rasa takut atau fobia terhadap ular.
  35. Ophidiarium: Tempat atau fasilitas yang memamerkan berbagai spesies ular untuk tujuan pendidikan atau hiburan.
  36. Ball Python: Salah satu jenis ular populer yang berasal dari Afrika, yang terkenal karena kebiasaannya menggulung menjadi bola ketika merasa terancam.
  37. Milk Snake: Jenis ular yang sering memiliki pola dan warna yang mirip dengan ular berbisa dari keluarga Elapidae, tetapi sebenarnya tidak berbisa.
  38. Scale Count: Menghitung jumlah sisik pada berbagai bagian tubuh ular untuk identifikasi dan taksonomi.
  39. Brumation: Istirahat yang mirip dengan hibernasi yang dialami oleh beberapa jenis ular selama musim dingin yang lebih hangat.
  40. Keel: Permukaan bergelombang atau berkerut pada sisik ular, yang memberikan tekstur seperti sabuk pengaman pada tubuhnya.
  41. Hemiparasite: Jenis tumbuhan yang memiliki kemampuan untuk mengambil nutrisi dari inangnya tanpa sepenuhnya menjadi parasit.
  42. Neonate: Istilah yang digunakan untuk menggambarkan ular yang baru lahir atau baru menetas.
  43. Subcaudal Scales: Sisik di bawah ekor ular yang membantu dalam identifikasi dan taksonomi.
  44. Thermal Gradient: Perbedaan suhu dalam lingkungan ular yang memungkinkan mereka untuk memilih suhu yang sesuai dengan kebutuhan fisiologis mereka.
  45. Arboreal: Merujuk pada ular yang menghabiskan sebagian besar waktu hidupnya di atas pohon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *