Glosarium Geisha (Kamus Geisha)

  1. Geisha (芸者): Seniman hiburan tradisional Jepang yang terkenal karena keahlian dalam seni seperti tarian, menyanyi, bermain musik, dan merias wajah.
  2. Maiko (舞妓): Trainee atau geisha muda yang sedang dalam masa pelatihan. Maiko biasanya berpakaian dengan kimono yang penuh warna dan memiliki tatanan rambut yang rumit.
  3. Okiya (置屋): Rumah yang dimiliki oleh ibu geisha tempat di mana geisha dan maiko tinggal dan dilatih. Okiya juga bertanggung jawab atas manajemen karir geisha.
  4. Kimono (着物): Pakaian tradisional Jepang yang terbuat dari kain yang panjang dan lebar. Kimono sering kali berwarna-warni dan diikat dengan sabuk obi.
  5. Obi (帯): Sabuk lebar yang digunakan untuk mengikat kimono. Obi sering kali sangat indah dan rumit dalam desainnya. Glosarium.org
  6. Shamisen (三味線): Alat musik senar Jepang yang memiliki suara khas. Shamisen dimainkan dengan menggunakan plektrum dan memiliki peran penting dalam musik tradisional Jepang.
  7. Ozashiki (お座敷): Ruangan khusus di tempat hiburan Jepang seperti restoran atau teahouse, di mana geisha dan maiko melakukan pertunjukan dan menghibur tamu.
  8. Hanamachi (花街): Distrik khusus di kota-kota Jepang yang terkenal dengan keberadaan geisha dan maiko. Hanamachi adalah tempat di mana kegiatan geisha berkembang dan dihargai.
  9. Mizuage (水揚げ): Upacara tradisional di mana maiko mengalami “pergantian status” menjadi geisha yang lengkap. Upacara ini melibatkan pesta dan perayaan di mana maiko mendapatkan dukungan finansial dari para pelanggan mereka.
  10. Danna (旦那): Seorang pria yang menjadi pelanggan khusus dari seorang geisha dan memberikan dukungan finansial. Danna juga berperan sebagai mentor dan pelindung bagi geisha tersebut.
  11. Ochaya (お茶屋): Rumah teh atau tempat minum teh di mana geisha dan maiko melayani tamu mereka dengan minuman dan hiburan.
  12. Oshiroi (白粉): Bedak putih yang digunakan oleh geisha dan maiko untuk merias wajah mereka. Oshiroi memberikan kulit yang pucat dan porselein yang menjadi ciri khas mereka.
  13. Senzai (扇子): Kipas tradisional Jepang yang digunakan oleh geisha dan maiko untuk menambah kesan anggun saat menari atau berbicara.
  14. Wakiai (脇帯): Sabuk samping yang digunakan oleh maiko. Wakiai seringkali lebih pendek dan lebih lebar dibandingkan obi, dan memiliki desain yang lebih sederhana.
  15. Oshidori (押し取り): Upacara penerimaan resmi ketika seorang wanita baru memasuki dunia geisha. Oshidori melibatkan serangkaian pengenalan, pelatihan, dan upacara untuk memulai perjalanan seorang geisha.
  16. Okiya no Musume (置屋の娘): Anak perempuan yang tinggal di okiya dan diperkenalkan ke dunia geisha. Mereka bisa menjadi maiko atau memilih jalur lain dalam kehidupan mereka.
  17. Tachikata (立方): Gaya berjalan khas yang diajarkan kepada geisha dan maiko. Tachikata melibatkan gerakan anggun dengan kaki sedikit ditekuk dan postur tubuh yang tegak.
  18. Oshibori (おしぼり): Handuk kecil yang digunakan untuk membersihkan tangan atau wajah. Geisha dan maiko sering menawarkan oshibori kepada tamu sebagai tanda kesopanan.
  19. Shikomi (仕込み): Tahap awal pelatihan seorang wanita yang ingin menjadi geisha. Shikomi adalah masa persiapan di mana seorang calon geisha belajar tugas-tugas rumah tangga dan adat-istiadat.
  20. Karyūkai (花柳界): Istilah yang digunakan untuk mengacu pada dunia geisha dan budaya hiburan tradisional Jepang secara umum.
  21. Hanamiru (花見る): Aktivitas melihat bunga yang dilakukan oleh geisha dan maiko. Hanamiru sering terjadi selama musim sakura ketika pohon-pohon sakura mekar.
  22. Dango (団子): Kue tradisional Jepang yang terbuat dari adonan tepung beras yang ditusuk ke dalam tusuk sate. Dango sering disajikan dalam acara-acara khusus di mana geisha dan maiko hadir.
  23. Kagai (歌街): Istilah lain untuk hanamachi, yang mengacu pada distrik geisha dan maiko di kota-kota Jepang.
  24. Hana-awase (花合わせ): Pertandingan dalam bentuk permainan kartu yang dimainkan oleh geisha. Hana-awase melibatkan kombinasi kartu dengan gambar bunga yang indah.
  25. Ohanami (お花見): Tradisi piknik atau pesta yang dilakukan di bawah pohon sakura yang mekar. Geisha dan maiko sering berpartisipasi dalam ohanami bersama pelanggan mereka.
  26. Ozeki (大関): Gelar tertinggi dalam peringkat sumo. Seorang geisha yang memiliki hubungan khusus dengan pegulat sumo ozeki dapat dianggap sebagai status yang prestisius.
  27. Karyūkai (華流会): Asosiasi geisha dan maiko yang bertujuan untuk mempromosikan dan menjaga kebudayaan dan seni tradisional mereka. Glosarium.org
  28. Yokobue (横笛): Seruling horizontal tradisional Jepang yang terbuat dari bambu. Yokobue sering digunakan dalam pertunjukan musik tradisional yang dilakukan oleh geisha.
  29. Katsura (かつら): Wig tradisional yang digunakan oleh geisha dan maiko untuk menciptakan gaya rambut yang rumit dan mengesankan.
  30. Tachimawari (立ち回り): Pertunjukan kolaboratif di mana geisha dan maiko tampil bersama, menampilkan tarian, musik, dan interaksi dengan tamu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *