Glosarium COVID (Kamus Covid)

  1. COVID-19: Penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus corona jenis baru yang disebut SARS-CoV-2.
  2. Pandemi: Penyebaran penyakit yang meluas di seluruh dunia atau di banyak negara pada saat yang sama.
  3. SARS-CoV-2: Virus corona jenis baru yang menyebabkan penyakit COVID-19.
  4. Lockdown: Pembatasan yang diberlakukan pada wilayah atau komunitas tertentu untuk membatasi pergerakan orang dan aktivitas sosial dengan tujuan mengendalikan penyebaran penyakit.
  5. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB): Kebijakan yang melibatkan pembatasan aktivitas sosial dan ekonomi untuk mengurangi penyebaran COVID-19.
  6. Protokol Kesehatan: Langkah-langkah yang harus diikuti untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit, seperti mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.
  7. Isolasi Mandiri: Memisahkan diri dari orang lain ketika terinfeksi COVID-19 atau berpotensi terinfeksi untuk mencegah penyebaran penyakit.
  8. Karantina: Tindakan memisahkan dan membatasi pergerakan orang yang terpapar atau diduga terpapar COVID-19 selama periode waktu tertentu.
  9. Vaksin COVID-19: Vaksin yang dikembangkan untuk mencegah infeksi COVID-19 atau mengurangi keparahan penyakit pada individu yang terinfeksi.
  10. Varian Virus: Versi baru dari virus yang muncul karena perubahan genetik. Dalam konteks COVID-19, varian virus mengacu pada variasi SARS-CoV-2 yang memiliki perubahan genetik tertentu.
  11. Penularan: Proses di mana virus atau penyakit ditularkan dari satu individu ke individu lainnya.
  12. Pelacakan Kontak: Proses mengidentifikasi dan menghubungi orang-orang yang mungkin telah terpapar COVID-19 oleh individu yang terinfeksi.
  13. Karantina Wilayah: Pembatasan pergerakan yang diterapkan pada wilayah tertentu untuk mengendalikan penyebaran COVID-19.
  14. Serologi: Studi tentang penanda antibodi dalam darah untuk mendeteksi infeksi atau respons kekebalan terhadap virus.
  15. Kondisi Komorbid: Kondisi medis tambahan yang dimiliki seseorang selain COVID-19, seperti diabetes, hipertensi, atau penyakit jantung.
  16. Transmisi: Proses penularan atau penyebaran virus dari satu individu ke individu lainnya.
  17. Asimtomatik: Seseorang yang terinfeksi virus tetapi tidak menunjukkan gejala atau tanda-tanda penyakit.
  18. Presymptomatic: Seseorang yang terinfeksi virus dan belum menunjukkan gejala, tetapi kemudian mengalami gejala penyakit.
  19. Gejala umum: Gejala-gejala yang umum terkait COVID-19, seperti demam, batuk, dan sesak napas.
  20. Tes PCR: Tes laboratorium yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan materi genetik virus dalam sampel yang diambil, seperti swab hidung atau tenggorokan.
  21. Tes Antigen: Tes cepat yang digunakan untuk mendeteksi protein virus yang spesifik dalam sampel yang diambil, seperti swab hidung atau tenggorokan.
  22. Kebiasaan baru: Praktik dan perilaku yang diperkenalkan atau dianjurkan untuk mengurangi penyebaran COVID-19, seperti bekerja dari rumah, belajar jarak jauh, dan menghindari kerumunan.
  23. Herd immunity: Kekebalan kelompok yang tercapai ketika sejumlah besar populasi menjadi imun terhadap penyakit, baik melalui infeksi sebelumnya atau vaksinasi, sehingga melindungi individu yang rentan.
  24. Zona merah: Area atau wilayah dengan tingkat penyebaran COVID-19 yang tinggi atau risiko tinggi.
  25. Zona kuning: Area atau wilayah dengan tingkat penyebaran COVID-19 yang sedang atau risiko sedang.
  26. Zona hijau: Area atau wilayah dengan tingkat penyebaran COVID-19 yang rendah atau risiko rendah.
  27. WFH (Work From Home): Bekerja dari rumah, menjalankan tugas pekerjaan atau kegiatan produktif tanpa harus berada di kantor atau lokasi kerja fisik.
  28. Social distancing: Praktik menjaga jarak fisik minimal satu meter antara individu untuk mengurangi risiko penularan COVID-19.
  29. Super spreader: Individu yang sangat mampu menularkan virus ke sejumlah besar orang, sehingga berperan dalam penyebaran yang cepat.
  30. Recovery rate: Persentase individu yang sembuh dari COVID-19 dibandingkan dengan jumlah total kasus yang tercatat.
  31. Outbreak: Kejadian ketika jumlah kasus penyakit melebihi angka harian yang diharapkan dalam suatu wilayah atau populasi tertentu.
  32. Cluster: Kelompok kasus yang terjadi secara bersamaan atau berhubungan erat dalam waktu dan/atau tempat tertentu. Glosarium.org
  33. Physical distancing: Praktik menjaga jarak fisik dari individu lain untuk mengurangi risiko penularan penyakit, sama dengan social distancing.
  34. PPE (Personal Protective Equipment): Alat pelindung diri yang digunakan oleh tenaga medis dan orang lain untuk melindungi diri dari paparan virus, seperti masker, sarung tangan, dan jubah medis.
  35. Contactless: Tanpa kontak fisik langsung, seperti pembayaran atau pengiriman barang tanpa perlu bersentuhan langsung.
  36. Telemedicine: Pelayanan medis jarak jauh melalui komunikasi online atau telepon, di mana pasien dapat berkonsultasi dengan dokter atau tenaga medis tanpa harus datang ke fasilitas medis.
  37. Disinfeksi: Proses membersihkan dan menghilangkan kuman atau virus dari permukaan dengan menggunakan bahan kimia atau prosedur tertentu.
  38. Antiseptik: Bahan atau produk yang digunakan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada jaringan hidup, seperti tangan atau permukaan kulit.
  39. WFH (Work From Home): Bekerja dari rumah, menjalankan tugas pekerjaan atau kegiatan produktif tanpa harus berada di kantor atau lokasi kerja fisik.
  40. Flattening the curve: Usaha untuk mengurangi jumlah kasus yang terjadi dalam waktu singkat, sehingga mengurangi tekanan pada sistem perawatan kesehatan.
  41. Remote learning: Proses belajar mengajar yang dilakukan secara online atau jarak jauh, di mana siswa dan guru berinteraksi melalui platform digital.
  42. Essential services: Layanan yang dianggap penting dan harus tetap beroperasi selama situasi darurat, seperti layanan kesehatan, keamanan, dan pasokan makanan.
  43. Community transmission: Penularan virus yang terjadi di dalam masyarakat secara luas dan tidak terbatas pada kasus-kasus impor atau kontak dengan kasus terkonfirmasi.
  44. Case fatality rate: Persentase kematian akibat penyakit dibandingkan dengan jumlah total kasus yang tercatat.
  45. Resilience: Kemampuan individu, masyarakat, atau sistem untuk bertahan, beradaptasi, dan pulih dari dampak yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *