Daftar Istilah Tentang Bunga

  • Antesis: Proses mekar atau membukanya bunga untuk mengungkapkan organ reproduksi.
  • Aromatic Flower (Bunga Aromatik): Bunga yang memiliki aroma khas yang menarik serangga penyerbuk atau menjaga hama menjauh.
  • Blossom: Tahap mekarnya bunga atau kelompok bunga pada tanaman tertentu.
  • Bouquet: Sebuah susunan bunga yang diatur dengan indah dan sering diberikan sebagai hadiah atau dekorasi.
  • Buah: Hasil dari proses pembuahan, mengandung biji-biji dan memiliki berbagai bentuk serta fungsi dalam penyebaran biji.
  • Bud: Tunas yang belum mekar yang terdapat di ujung batang atau cabang tanaman.
  • Bunga Aromatik: Bunga yang memiliki aroma khas yang menarik serangga penyerbuk atau menjaga hama menjauh.
  • Bunga Carnation: Bunga yang populer sebagai simbol cinta dan perayaan, memiliki berbagai warna dan varietas.
  • Bunga Chrysanthemum: Bunga yang melambangkan kebahagiaan, umumnya ditemukan dalam berbagai warna.
  • Bunga Daffodil: Bunga kuning yang tumbuh di musim semi dan menjadi lambang kebangkitan.
  • Bunga Dioecious: Tanaman yang memiliki bunga jantan dan betina pada individu yang berbeda.
  • Bunga Endemik: Bunga yang hanya ditemukan dalam wilayah geografis tertentu dan tidak ditemukan di tempat lain.
  • Bunga Epifit: Tanaman yang tumbuh di permukaan tanaman lain, seperti pohon, tetapi tidak menyerap nutrisi dari tanaman inangnya.
  • Bunga Hidrofit: Tanaman yang beradaptasi untuk tumbuh di dalam air atau tanah yang tergenang air.
  • Bunga Iris: Bunga berbentuk unik dengan daun-daun yang menyerupai pedang.
  • Bunga Kaktus: Bunga yang tumbuh pada tanaman kaktus, sering kali memiliki bentuk dan ukuran yang unik.
  • Bunga Lavender: Bunga dengan aroma yang khas, sering digunakan dalam minyak esensial dan produk perawatan tubuh.
  • Bunga Lengkap: Bunga yang memiliki kelopak, mahkota, organ reproduksi jantan (stamen), dan organ reproduksi betina (pistil).
  • Bunga Lily: Bunga dengan aroma yang kuat dan bervariasi dalam bentuk dan warna.
  • Bunga Matahari: Bunga yang mengikuti pergerakan matahari sepanjang hari.
  • Bunga Monoecious: Tanaman yang memiliki bunga jantan dan betina pada individu yang sama.
  • Bunga Nektar: Bagian bunga yang menghasilkan cairan manis yang menarik serangga penyerbuk, disebut nektar.
  • Bunga Nenufar: Jenis bunga air yang mengapung di permukaan air dan memiliki daun-daun lebar yang mengambang.
  • Bunga Orchid: Bunga eksotis yang dikenal karena keindahan dan variasi bentuknya.
  • Bunga Parasit: Tanaman yang mendapatkan nutrisi dari tanaman lain dengan menyerap zat-zat dari akar atau bagian lainnya.
  • Bunga Raflesia: Bunga terbesar dan salah satu yang paling berbau busuk di dunia, ditemukan terutama di wilayah Asia Tenggara.
  • Bunga Rose: Bunga mawar yang sering dikaitkan dengan simbol cinta dan keindahan.
  • Bunga Tidak Lengkap: Bunga yang kehilangan satu atau lebih bagian penting seperti kelopak, mahkota, stamen, atau pistil.
  • Bunga Tulip: Bunga berbentuk lonceng yang berasal dari wilayah Timur Tengah dan menjadi simbol Belanda.
  • Bunga Xerofit: Tanaman yang beradaptasi untuk tumbuh di daerah yang kering dengan sedikit air.
  • Bunga: Bagian tumbuhan yang umumnya memiliki kelopak dan mahkota serta berfungsi dalam reproduksi seksual.
  • Cactus Flower (Bunga Kaktus): Bunga yang tumbuh pada tanaman kaktus, sering kali memiliki bentuk dan ukuran yang unik.
  • Calyx (Kelopak Bunga): Bagian luar bunga yang melindungi mahkota dan sering kali terdiri dari daun-daun yang lebih kecil.
  • Carnation Flower (Bunga Carnation): Bunga yang populer sebagai simbol cinta dan perayaan, memiliki berbagai warna dan varietas.
  • Chrysanthemum Flower (Bunga Chrysanthemum): Bunga yang melambangkan kebahagiaan, umumnya ditemukan dalam berbagai warna.
  • Complete Flower (Bunga Lengkap): Bunga yang memiliki kelopak, mahkota, organ reproduksi jantan (stamen), dan organ reproduksi betina (pistil).
  • Corolla (Karangan Bunga/Mahkota Bunga): Bagian bunga yang terdiri dari kelompok daun-daun mahkota yang biasanya berwarna cerah dan menarik.
  • Daffodil Flower (Bunga Daffodil): Bunga kuning yang tumbuh di musim semi dan menjadi lambang kebangkitan.
  • Dioecious Flower (Bunga Dioecious): Tanaman yang memiliki bunga jantan dan betina pada individu yang berbeda.
  • Endemic Flower (Bunga Endemik): Bunga yang hanya ditemukan dalam wilayah geografis tertentu dan tidak ditemukan di tempat lain.
  • Epiphytic Flower (Bunga Epifit): Tanaman yang tumbuh di permukaan tanaman lain, seperti pohon, tetapi tidak menyerap nutrisi dari tanaman inangnya.
  • Fertilization (Pembuahan): Proses ketika sel-sel reproduksi jantan dan betina bergabung untuk membentuk biji yang akan tumbuh menjadi buah.
  • Filament (Filamen): Bagian panjang dan tipis dari stamen yang mendukung tangkai sari.
  • Floral Arrangement (Susunan Bunga): Proses seni mengatur bunga-bunga dengan estetika tertentu dalam sebuah wadah.
  • Floral Design (Desain Bunga): Rancangan artistik yang menggabungkan berbagai jenis bunga dan elemen dekoratif.
  • Floral Taxonomy (Taksonomi Bunga): Klasifikasi dan pengelompokan bunga berdasarkan karakteristik morfologi, genetik, dan evolusi.
  • Florist: Seseorang yang bekerja dalam industri bunga, termasuk merangkai dan menjual bunga.
  • Flower Bed (Ranjang Bunga): Area yang ditanami berbagai jenis bunga di kebun atau taman.
  • Flower Crown (Mahkota Bunga): Mahkota yang terbuat dari bunga-bunga yang sering kali digunakan sebagai aksesori dekoratif.
  • Flower Essence (Esensi Bunga): Cairan yang dihasilkan dari ekstraksi bunga dan sering digunakan dalam terapi alternatif.
  • Flower Pressing (Pencetakan Bunga): Proses mengeringkan dan mengepres bunga untuk membuat seni atau hiasan.
  • Flower: Bagian tumbuhan yang umumnya memiliki kelopak dan mahkota serta berfungsi dalam reproduksi seksual.
  • Flowerpot (Pot Bunga): Wadah yang digunakan untuk menanam bunga di dalam ruangan atau luar ruangan.
  • Fruit (Buah): Hasil dari proses pembuahan, mengandung biji-biji dan memiliki berbagai bentuk serta fungsi dalam penyebaran biji.
  • Hibiscus Flower (Bunga Kenanga): Jenis bunga yang sering kali besar dan memiliki lima daun mahkota yang mencolok.
  • Hydrophytic Flower (Bunga Hidrofit): Tanaman yang beradaptasi untuk tumbuh di dalam air atau tanah yang tergenang air.
  • Incomplete Flower (Bunga Tidak Lengkap): Bunga yang kehilangan satu atau lebih bagian penting seperti kelopak, mahkota, stamen, atau pistil.
  • Inflorescence (Perbungaan): Kumpulan bunga yang terletak pada bagian yang sama atau cabang yang sama dari tanaman.
  • Iris Flower (Bunga Iris): Bunga berbentuk unik dengan daun-daun yang menyerupai pedang.
  • Kelopak: Bagian luar bunga yang melindungi bunga muda, terdiri dari daun-daun kecil yang sering kali berwarna mencolok.
  • Lavender Flower (Bunga Lavender): Bunga dengan aroma yang khas, sering digunakan dalam minyak esensial dan produk perawatan tubuh.
  • Lily Flower (Bunga Lily): Bunga dengan aroma yang kuat dan bervariasi dalam bentuk dan warna.
  • Mahkota: Bagian bunga yang terletak di dalam kelopak, sering kali memiliki warna-warna cerah dan menarik untuk menarik serangga penyerbuk.
  • Monoecious Flower (Bunga Monoecious): Tanaman yang memiliki bunga jantan dan betina pada individu yang sama.
  • Nectar (Bunga Nektar): Cairan manis yang dihasilkan oleh bunga untuk menarik serangga penyerbuk, disebut nektar.
  • Nursery (Kebun Bibit): Tempat di mana tanaman dan bunga ditanam dan diperawat sebelum ditanam di lokasi akhir.
  • Orchid Flower (Bunga Orchid): Bunga eksotis yang dikenal karena keindahan dan variasi bentuknya.
  • Ovary (Tangkai Sari): Bagian stamen yang mengandung serbuk sari di ujungnya.
  • Parasitic Flower (Bunga Parasit): Tanaman yang mendapatkan nutrisi dari tanaman lain dengan menyerap zat-zat dari akar atau bagian lainnya.
  • Pembuahan: Proses ketika sel-sel reproduksi jantan dan betina bergabung untuk membentuk biji yang akan tumbuh menjadi buah.
  • Perbungaan: Kumpulan bunga yang terletak pada bagian yang sama atau cabang yang sama dari tanaman.
  • Petal (Daun Mahkota): Salah satu bagian dari mahkota bunga yang sering kali memiliki warna dan bentuk yang menarik.
  • Petaloid: Bagian tanaman yang mirip dengan kelopak bunga, tetapi bukan bagian sejati dari bunga.
  • Petals (Mahkota): Bagian bunga yang terletak di dalam kelopak, sering kali memiliki warna-warna cerah dan menarik untuk menarik serangga penyerbuk.
  • Pistil: Organ reproduksi betina dalam bunga, terdiri dari tangkai sari (ovarium), tangkai putik, dan stigma.
  • Polinasi: Proses transfer serbuk sari dari bunga jantan ke bunga betina untuk memungkinkan pembuahan terjadi.
  • Pollen (Serbuk Sari): Butiran yang mengandung sel-sel reproduksi jantan pada bunga, biasanya ditransfer oleh angin atau serangga ke bagian betina bunga.
  • Pollination (Polinasi): Proses transfer serbuk sari dari bunga jantan ke bunga betina untuk memungkinkan pembuahan terjadi.
  • Rafflesia Flower (Bunga Raflesia): Bunga terbesar dan salah satu yang paling berbau busuk di dunia, ditemukan terutama di wilayah Asia Tenggara.
  • Reproduksi Vegetatif: Proses reproduksi tanaman yang melibatkan perkembangan individu baru dari bagian-bagian tanaman yang ada, seperti stek atau rimpang, tanpa melalui biji.
  • Rose Flower (Bunga Rose): Bunga mawar yang sering dikaitkan dengan simbol cinta dan keindahan.
  • Scent (Aroma): Bau khas yang dihasilkan oleh bunga dan bisa berperan dalam menarik serangga penyerbuk.
  • Sepal: Bagian luar bunga yang melindungi bunga muda, terdiri dari daun-daun kecil yang sering kali berwarna mencolok.
  • Serbuk Sari: Butiran yang mengandung sel-sel reproduksi jantan pada bunga, biasanya ditransfer oleh angin atau serangga ke bagian betina bunga.
  • Stamen: Organ reproduksi jantan dalam bunga, terdiri dari tangkai sari yang mengandung serbuk sari dan filamen.
  • Stigma: Bagian paling atas organ reproduksi betina bunga yang menerima serbuk sari dari serangga penyerbuk.
  • Sunflower (Bunga Matahari): Bunga yang mengikuti pergerakan matahari sepanjang hari.
  • Taksonomi Bunga: Klasifikasi dan pengelompokan bunga berdasarkan karakteristik morfologi, genetik, dan evolusi.
  • Tangkai Sari: Bagian stamen yang mengandung serbuk sari di ujungnya.
  • Tulip Flower (Bunga Tulip): Bunga berbentuk lonceng yang berasal dari wilayah Timur Tengah dan menjadi simbol Belanda.
  • Vegetative Reproduction (Reproduksi Vegetatif): Proses reproduksi tanaman yang melibatkan perkembangan individu baru dari bagian-bagian tanaman yang ada, seperti stek atau rimpang, tanpa melalui biji.
  • Water Lily (Bunga Nenufar): Jenis bunga air yang mengapung di permukaan air dan memiliki daun-daun lebar yang mengambang.
  • Wildflower (Bunga Liar): Bunga yang tumbuh secara alami di alam liar, bukan hasil penanaman manusia.
  • Wilt: Kehilangan kesehatan atau kesegaran yang menyebabkan bunga atau daun menjadi layu.
  • Xerophytic Flower (Bunga Xerofit): Tanaman yang beradaptasi untuk tumbuh di daerah yang kering dengan sedikit air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *