Daftar Istilah Streetfood Mesir

  1. Baladi: Roti tradisional Mesir yang lezat dan sering disajikan dengan hidangan lain.
  2. Bamia: Hidangan okra (kacang bendi) yang dimasak dengan tomat, daging, dan rempah-rempah.
  3. Basbousa: Kue manis yang terbuat dari semolina, kemudian disiram dengan sirup gula atau madu.
  4. Basma: Makanan penutup tradisional yang terdiri dari lapisan kulit pastry dengan taburan kacang dan sirup manis di atasnya.
  5. Batata Harra: Kentang panggang yang diolah dengan berbagai rempah-rempah dan saus pedas.
  6. Besara: Hidangan yang terdiri dari kacang hijau yang dimasak dengan saus tomat dan rempah-rempah.
  7. Bissara: Sup gandum yang terbuat dari kacang hijau dan rempah-rempah.
  8. Falafel: Bolu-bolu kecil yang terbuat dari kacang-kacangan yang dihaluskan dan rempah-rempah, kemudian digoreng hingga garing.
  9. Fatayer: Pastri segitiga atau setengah lingkaran yang diisi dengan daging, bayam, atau keju.
  10. Fatta: Hidangan yang terdiri dari lapisan roti, nasi, dan daging yang disiram dengan saus tomat dan saus bawang.
  11. Feteer meshaltet: Varian roti tipis feteer yang digulung dan diolesi dengan mentega atau minyak zaitun sebelum dipanggang.
  12. Feteer: Adalah roti tipis yang mirip dengan yufka atau filo, diisi dengan berbagai macam bahan seperti keju, daging, atau kacang-kacangan.
  13. Foul Mudammas: Hidangan dari kacang fava yang dimasak dan dihancurkan, sering disajikan dengan minyak zaitun dan sayuran.
  14. Ful Medames: Masakan yang terdiri dari kacang fava yang dimasak dengan bawang, tomat, dan rempah-rempah, sering disajikan sebagai sarapan.
  15. Gebna Makleyah bil kouzbara: Keju panggang yang dilumuri dengan adas dan rempah-rempah.
  16. Gebna makleyah: Keju panggang yang populer di Mesir, sering disajikan dengan roti atau sayuran.
  17. Gebna rumy: Keju yang diberi rempah-rempah dan diawetkan dalam minyak zaitun, biasanya disajikan dengan roti.
  18. Ghoraiba: Kue kecil yang renyah dan kering, terbuat dari tepung gandum dan berbagai bahan seperti kacang atau wijen.
  19. Halabessa: Hidangan khas Mesir yang terdiri dari kacang arab, roti panggang, dan saus tomat.
  20. Hareeseh: Kue manis yang terbuat dari semolina dan gula, biasanya disajikan dalam bentuk kue persegi.
  21. Hawawshi: Adalah roti isi dengan daging cincang yang kaya akan rempah-rempah dan bawang.
  22. Hawawshi: Roti isi dengan daging cincang yang kaya akan rempah-rempah dan bawang.
  23. Kibda Iskandarani: Hidangan dari jantung domba yang dimasak dengan bawang dan rempah-rempah, khas dari Alexandria.
  24. Kofta bil tahina: Kofta (bola daging cincang) yang dimasak dalam saus tahini (pasta wijen).
  25. Kofta: Adalah bola-bola daging cincang yang sering dipanggang atau digoreng dan disajikan dengan nasi atau roti.
  26. Konafah: Dessert manis berbahan dasar semolina yang disajikan dengan sirup dan keju.
  27. Koshari: Makanan campuran yang terdiri dari nasi, makaroni, lentil, dan saus tomat dengan bumbu rempah khas.
  28. Luqmat al-Qadi: Donat kecil yang digoreng, biasanya disajikan dengan sirup manis.
  29. Ma’amoul: Kue kering dengan isian seperti kacang, kurma, atau kenari, biasanya disajikan saat perayaan Idul Fitri.
  30. Mahshi koronb: Paprika yang diisi dengan nasi, daging cincang, dan rempah-rempah, lalu direbus atau dipanggang.
  31. Mahshi: Sayuran seperti paprika atau terong yang diisi dengan nasi, daging cincang, dan rempah-rempah, lalu direbus atau dipanggang.
  32. Meshabek: Makanan ringan yang terbuat dari adonan kacang yang digoreng hingga renyah.
  33. Molokhia: Sup hijau yang terbuat dari daun molokhia (corchorus) yang diolah dengan bumbu-bumbu tertentu, sering disajikan dengan daging.
  34. Qatayef: Kue manis yang berbentuk setengah lingkaran, diisi dengan kacang, keju, atau krim. Biasanya disajikan saat perayaan Ramadan.
  35. Roz bel laban: Makanan penutup khas Mesir berupa nasi dengan saus yogurt manis dan dihiasi dengan kismis atau kacang almond.
  36. Rozz me’ammar: Nasi manis yang dimasak dengan susu, gula, dan kismis atau kacang-kacangan.
  37. Samak mashwi: Ikan panggang yang umumnya disajikan dengan saus tomat dan bawang.
  38. Sambousa bil eshta: Sambousak dengan isian krim kental manis, sering disajikan sebagai hidangan penutup.
  39. Sambousak: Pastri berbentuk segitiga yang diisi dengan daging atau keju dan kemudian digoreng.
  40. Sayadeya: Hidangan ikan panggang atau direbus dengan bumbu dan saus tomat, disajikan dengan nasi.
  41. Shakshuka: Adalah hidangan berbahan dasar telur yang dimasak dengan saus tomat, paprika, dan bawang. Biasanya disajikan dengan roti.
  42. Shawarma Iskandarani: Varian shawarma khas Iskandariyah (Alexandria) yang terkenal, sering disajikan dengan saus tomat, bawang, dan mayones.
  43. Shawarma Sot: Varian shawarma dengan isian sosis, biasanya disajikan dalam roti pita dengan saus dan sayuran.
  44. Shawarma: Potongan daging yang dipanggang dan diiris tipis-tipis, disajikan dalam roti pita dengan sayuran dan saus.
  45. Shawaya: Hidangan daging panggang yang disajikan dengan saus tomat dan nasi.
  46. Shish kebab: Potongan daging dan sayuran yang ditusuk dan dipanggang, biasanya disajikan dalam roti atau dengan nasi.
  47. Ta’meya: Adalah falafel versi Mesir, yaitu bolu-bolu kecil dari kacang-kacangan dan bumbu, juga digoreng hingga garing.
  48. Umm Ali: Puding gurih yang terbuat dari roti, kacang almond, dan kismis yang diaduk dengan susu dan krim, kemudian dipanggang hingga kecoklatan.
  49. Wara’ Enab: Daun anggur yang diisi dengan nasi dan daging cincang, kemudian direbus atau dipanggang.
  50. Zalabia: Donat kecil yang digoreng dan disiram dengan sirup manis atau madu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *