Daftar Istilah SPSS (Aplikasi Statistika)

  • ANOVA – Analisis variansi, digunakan untuk membandingkan rata-rata beberapa kelompok.
  • Case – Individu atau unit yang diwakili dalam data, bisa berupa orang, benda, atau entitas lainnya.
  • Censored Data – Data terensor, data yang tidak memiliki informasi lengkap tentang waktu terjadinya peristiwa.
  • Chi-Square Test – Uji chi-kuadrat, digunakan untuk menguji hubungan antara variabel kategorikal.
  • Cluster Analysis – Analisis klaster, metode untuk mengelompokkan objek berdasarkan kemiripan di antara mereka.
  • Cohen’s d – Ukuran efek yang mengukur perbedaan antara dua kelompok dalam satuan deviasi standar.
  • Confidence Interval – Interval kepercayaan, rentang nilai yang mungkin berisi parameter populasi dengan tingkat kepercayaan tertentu.
  • Confidence Level – Tingkat kepercayaan, tingkat keyakinan pada interval estimasi atau hasil statistik.
  • Confounding Variable – Variabel pengacau, variabel yang dapat mempengaruhi hubungan antara variabel independen dan dependen.
  • Correlation – Korelasi, ukuran hubungan antara dua variabel numerik.
  • Crosstabulation – Tabel silang, metode untuk mengidentifikasi hubungan antara dua variabel kategorikal.
  • Data – Informasi yang diumpamakan dalam bentuk angka, teks, atau simbol yang dapat diolah dan dianalisis.
  • Data Entry – Proses memasukkan data ke dalam software SPSS.
  • Data Sheet – Lembar kerja tempat data disimpan dan diatur dalam bentuk tabel.
  • Descriptive Statistics – Statistik deskriptif, seperti rata-rata, median, dan deviasi standar, yang memberikan gambaran ringkas tentang data.
  • Discriminant Analysis – Analisis diskriminan, metode untuk membedakan kelompok berdasarkan variabel-variabel prediktif.
  • Effect Size – Ukuran efek, ukuran seberapa besar pengaruh dari suatu perbedaan atau hubungan dalam statistik.
  • Eigenvalue – Nilai eigen, ukuran variasi yang dijelaskan oleh setiap komponen utama.
  • Factor Analysis – Analisis faktor, teknik statistik untuk mengidentifikasi pola dalam hubungan antara variabel.
  • Factor Loading – Beban faktor, ukuran seberapa baik variabel menjelaskan faktor dalam analisis faktor.
  • Factor Loading Matrix – Matriks beban faktor, tabel yang menunjukkan hubungan antara variabel dan faktor dalam analisis faktor.
  • Factorial ANOVA – ANOVA faktorial, metode untuk memeriksa efek kombinasi dua atau lebih faktor pada variabel dependen.
  • Factorial Design – Desain faktorial, eksperimen yang memeriksa efek dari beberapa faktor sekaligus.
  • Frequency Distribution – Distribusi frekuensi, yaitu tampilan banyaknya frekuensi masing-masing nilai pada variabel.
  • Heteroscedasticity – Heteroskedastisitas, keadaan di mana variabilitas kesalahan dalam regresi tidak konstan di semua level variabel independen.
  • Histogram – Histogram, visualisasi distribusi frekuensi dalam bentuk grafik batang.
  • Homogeneity of Variance – Homogenitas variansi, asumsi bahwa variabilitas dalam kelompok adalah sama.
  • Homoscedasticity – Homoskedastisitas, asumsi bahwa variabilitas kesalahan dalam regresi adalah konstan di semua level variabel independen.
  • Hypothesis Testing – Pengujian hipotesis, proses mengambil keputusan tentang pernyataan yang diajukan berdasarkan data sampel.
  • Independent Samples t-test – Uji t-sample independen, digunakan untuk membandingkan rata-rata dua kelompok independen.
  • Interaction Effect – Efek interaksi, pengaruh gabungan dua faktor pada variabel dependen yang berbeda dari pengaruh masing-masing faktor secara terpisah.
  • Interval Data – Data interval, data numerik dengan jarak antara nilai yang sama dan memiliki titik nol arbitrari.
  • Kappa Statistic – Statistik Kappa, ukuran kesepakatan antara dua penilaian atau pengukuran.
  • Kurtosis – Kurtosis, mengukur seberapa tajam atau datar puncak distribusi data.
  • Linearity – Linearitas, asumsi bahwa hubungan antara variabel independen dan dependen adalah linier.
  • Logistic Regression – Regresi logistik, digunakan ketika variabel dependen adalah biner (dua nilai).
  • MANOVA – Analisis variansi multivariat, digunakan untuk membandingkan rata-rata beberapa kelompok pada beberapa variabel dependen.
  • Marginal Means – Rata-rata marginal, rata-rata kelompok pada faktor tunggal dalam desain faktorial.
  • Mean – Rata-rata dari sejumlah nilai data.
  • Median – Nilai tengah dari data yang diurutkan.
  • Mode – Nilai yang paling sering muncul dalam data.
  • Multicollinearity – Multikolinieritas, keberadaan korelasi tinggi antara dua atau lebih variabel independen dalam analisis regresi.
  • Multinomial Logistic Regression – Regresi logistik multinomial, digunakan untuk mengatasi variabel dependen dengan tiga atau lebih kategori.
  • Multivariate Analysis – Analisis multivariat, teknik untuk memahami hubungan antara beberapa variabel sekaligus.
  • Multivariate Outliers – Pencilan multivariat, observasi yang secara bersamaan ekstrem pada beberapa variabel.
  • Nominal Data – Data nominal, data kategori tanpa urutan tertentu.
  • Nonparametric Test – Uji nonparametrik, metode statistik yang tidak mengasumsikan distribusi tertentu pada data.
  • Normal Distribution – Distribusi normal, distribusi simetris dengan puncak di tengah.
  • One-Way ANOVA – ANOVA satu arah, digunakan untuk membandingkan rata-rata lebih dari dua kelompok.
  • Ordinal Data – Data ordinal, data kategori dengan urutan tertentu namun jarak antara kategori tidak diketahui.
  • Out-of-Range – Di luar rentang, nilai yang berada di luar batas nilai yang diharapkan atau layak.
  • Outlier – Pencilan, observasi yang signifikan berbeda dari nilai-nilai lain dalam data.
  • P-value – Nilai p, indikator seberapa signifikan hasil pengujian hipotesis.
  • Paired Samples t-test – Uji t-sample berpasangan, digunakan untuk membandingkan rata-rata pada dua waktu pengukuran yang berbeda pada subjek yang sama.
  • Post Hoc Test – Uji lanjutan, digunakan setelah uji statistik ANOVA untuk menentukan pasangan kelompok yang berbeda secara signifikan.
  • Principal Component – Komponen utama, hasil reduksi dimensi dalam analisis komponen utama.
  • Principal Component Analysis (PCA) – Analisis komponen utama, metode untuk mengurangi dimensi data dengan menggabungkan variabel yang saling terkorelasi.
  • Q-Q Plot – Grafik Q-Q, grafik untuk membandingkan distribusi data dengan distribusi teoretis yang diharapkan.
  • Ratio Data – Data rasio, data numerik dengan jarak antara nilai yang sama dan memiliki titik nol mutlak.
  • Regression – Regresi, analisis hubungan antara satu variabel dependen dan satu atau lebih variabel independen.
  • Reliability Analysis – Analisis reliabilitas, mengukur sejauh mana instrumen pengukuran konsisten dalam menghasilkan hasil yang sama.
  • Repeated Measures ANOVA – ANOVA pengulangan pengukuran, digunakan untuk menganalisis efek dalam desain di mana subjek diukur pada beberapa waktu yang berbeda.
  • Residual Plot – Grafik sisa, grafik yang menunjukkan distribusi sisa dalam analisis regresi.
  • Residuals – Sisa, selisih antara nilai yang diamati dan nilai yang diprediksi oleh model statistik.
  • Scatterplot Matrix – Matriks scatterplot, tampilan sejumlah scatterplot untuk membandingkan beberapa variabel.
  • Significance Level – Tingkat signifikansi, ambang batas di mana suatu hasil dianggap cukup kuat untuk menarik kesimpulan.
  • Skewness – Kemiringan distribusi data, mengukur seberapa asimetris distribusi data.
  • Skewness and Kurtosis Test – Uji kemiringan dan kurtosis, uji statistik untuk menguji asumsi normalitas distribusi data.
  • Skewness Test – Uji kemiringan, menguji apakah distribusi data simetris atau tidak.
  • Spearman’s Rank Correlation – Korelasi peringkat Spearman, metode untuk mengukur hubungan antara variabel non-parametrik.
  • Standard Deviation – Deviasi standar, ukuran seberapa jauh data tersebar dari rata-rata.
  • Statistical Power – Daya statistik, kemampuan uji statistik untuk mendeteksi efek yang sebenarnya ada.
  • Stepwise Regression – Regresi bertahap, metode memasukkan dan mengeluarkan variabel dari model secara berurutan berdasarkan signifikansinya.
  • Survival Analysis – Analisis survival, digunakan untuk menganalisis waktu sampai terjadinya suatu peristiwa.
  • Two-Way ANOVA – ANOVA dua arah, digunakan untuk memahami efek dua faktor terhadap variabel dependen.
  • Type I Error – Kesalahan tipe I, menolak hipotesis nol yang sebenarnya benar (false positive).
  • Type II Error – Kesalahan tipe II, gagal menolak hipotesis nol yang sebenarnya salah (false negative).
  • Validity – Validitas, sejauh mana instrumen pengukuran benar-benar mengukur apa yang diinginkan.
  • Variabel – Karakteristik yang diukur atau diamati dalam penelitian, bisa berupa numerik atau kategorikal.
  • Z-Score – Skor Z, ukuran seberapa jauh nilai individu dari rata-rata dalam satuan deviasi standar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *