Daftar Istilah Sepatu Roda

  • 360 Spin: Gerakan berputar 360 derajat di udara atau di permukaan tanah saat skating.
  • A-Frame Rail: Rintangan berbentuk A yang digunakan untuk melakukan sliding atau grinding.
  • Aggressive Inline: Gaya sepatu roda inline yang menekankan pada trik-trik dan gerakan ekstrim, seperti di atas rintangan-rintangan jalanan atau dalam skatepark.
  • Aggressive Rollerblading: Istilah lain untuk gaya aggressive inline skating yang menonjolkan trik dan gerakan ekstrim.
  • Aggressive Skates: Jenis sepatu roda yang dirancang khusus untuk melakukan trik dan gerakan ekstrim.
  • Aggressive Skating: Gaya skating yang melibatkan melakukan trik-trik yang lebih ekstrim pada area seperti tangga, pagar, dan ramp.
  • Air: Melakukan lompatan di udara dengan melepaskan kedua kaki dari tanah saat skating di atas half-pipe atau ramp.
  • Anti-Rocker Wheels: Roda dengan diameter lebih kecil yang ditempatkan di bagian tengah frame sepatu aggressive untuk meningkatkan kemampuan sliding.
  • Artistic Skating: Jenis skating yang menampilkan gerakan-gerakan indah dan artistik, biasanya diiringi musik.
  • Bantalan: Komponen dalam roda yang memungkinkan roda berputar dengan lancar, sering kali menggunakan bantalan bola atau bantalan roller.
  • Bearing Spacers: Komponen yang ditempatkan di antara bantalan roda untuk menjaga jarak yang tepat dan meningkatkan kinerja.
  • Boot Flex: Tingkat kelembutan atau kekakuan bagian atas sepatu roda, mempengaruhi dukungan dan fleksibilitas saat bergerak.
  • Boot Liner: Lapisan dalam sepatu yang bersentuhan langsung dengan kaki, memberikan kenyamanan dan pelindung tambahan.
  • Boot: Bagian sepatu yang menutupi kaki dan pergelangan kaki, biasanya terbuat dari bahan yang kuat dan tahan lama.
  • Cess Slide: Melakukan sliding dengan satu kaki di depan dan satu kaki di belakang, seperti meluncur di atas permukaan.
  • Cruiser Skates: Sepatu roda yang dirancang untuk perjalanan santai dan bersenang-senang, dengan fokus pada kenyamanan daripada trik ekstrim.
  • Cuff: Bagian sepatu yang melindungi pergelangan kaki dan memberikan dukungan ekstra.
  • Fakie: Bergerak mundur dengan sepatu roda, yaitu dengan posisi roda belakang menghadap ke depan.
  • Flatland Skating: Gaya skating di mana pengendara melakukan trik dan gerakan artistik di permukaan datar, tanpa memerlukan struktur vertikal.
  • Frame: Rangkaian logam atau bahan keras lainnya yang mendukung roda pada sepatu roda. Frame juga dapat diatur ulang sesuai ukuran roda yang berbeda.
  • Freestyle: Gaya skating yang menekankan pada gerakan artistik, termasuk aksi dan gerakan kreatif.
  • Grinding: Teknik meluncur di atas rintangan, seperti pagar atau rel, dengan menggunakan bagian roda atau frame sepatu.
  • Half-Pipe: Struktur berbentuk setengah tabung yang digunakan untuk melakukan trik dan gerakan di atas permukaan lengkung.
  • Heel Brake: Perangkat pengerem pada sepatu roda yang terletak di bagian belakang, digunakan dengan menekan tumit.
  • Jam Skating: Jenis skating yang dilakukan dalam kelompok dengan gerakan sinkron dan tarian.
  • Jammer: Dalam olahraga roller derby, pemain yang bertugas mencetak poin dengan melewati anggota tim lawan.
  • Lacing System: Sistem pengikat sepatu, seperti tali atau BOA, yang digunakan untuk mengencangkan sepatu pada kaki.
  • Lateral Support: Dukungan samping yang diberikan oleh sepatu roda untuk mencegah pergelangan kaki bergeser saat bergerak atau melakukan trik.
  • Lubang Baut: Titik-titik tempat roda dapat dipasang pada frame sepatu roda, biasanya ada beberapa pilihan posisi untuk mengatur kinerja dan kenyamanan.
  • Mute Grab: Melakukan lompatan sambil memegang bagian sepatu dengan tangan saat berada di udara.
  • Pivot Point: Titik pada frame atau boot yang digunakan sebagai poros ketika melakukan gerakan berputar.
  • Powerblading: Varian dari inline skating yang menggunakan roda yang lebih besar dan lebar untuk menggabungkan kecepatan dengan kemampuan melakukan trik.
  • Ramp: Struktur miring atau melengkung yang digunakan untuk melakukan trik dan gerakan di atas permukaan vertikal.
  • Rem: Perangkat yang memungkinkan pengendara sepatu roda mengatur kecepatan atau berhenti dengan menekan roda belakang melalui tekanan atau gesekan.
  • Roda Inline: Sebuah desain sepatu roda di mana semua roda berada dalam satu garis lurus pada setiap sepatu, mirip seperti roda pada papan skateboard.
  • Roda Quad: Sebuah desain sepatu roda tradisional dengan empat roda, biasanya dengan dua roda di bagian depan dan dua roda di bagian belakang setiap sepatu.
  • Roller Derby: Olahraga tim yang melibatkan pertandingan antara tim sepatu roda yang bersaing di atas lintasan oval.
  • Savannah: Trik di mana satu kaki mengapit rintangan dan kaki lainnya ditempatkan di atasnya saat melakukan grind.
  • Skatepark: Area khusus yang dirancang untuk skating, berisi berbagai elemen seperti ramp, bowl, dan tangga.
  • Slalom: Gaya mengitari rintangan-rintangan atau kones dengan berkeliling dan melewati mereka sambil mengendalikan sepatu roda.
  • Slide Plate: Bagian yang dapat diganti pada sepatu roda aggressive yang digunakan untuk melakukan sliding.
  • Sliding: Teknik meluncur dengan mengarahkan roda belakang ke samping dan merasakan sensasi meluncur di atas permukaan.
  • Slopestyle Skating: Gaya skating yang menggabungkan berbagai elemen, seperti lompatan, trik, dan gerakan di atas permukaan berbagai jenis.
  • Sole Stall: Menghentikan gerakan dengan menempatkan bagian sol sepatu pada rintangan dan menjaga keseimbangan.
  • Soul Grind to Fakie: Melakukan soul grind dan keluar dari rintangan dengan posisi fakie.
  • Soul Grind: Teknik sliding di atas rintangan dengan bagian soul plate pada sepatu roda aggressive.
  • Soul Plate: Bagian pada sepatu roda aggressive yang digunakan untuk melakukan grinding, terletak di bagian tengah dari bawah sepatu.
  • Soul Slide: Teknik sliding di atas rintangan dengan bagian soul plate dan roda belakang sepatu roda aggressive.
  • Speed Skates: Sepatu roda yang dirancang untuk mencapai kecepatan tinggi, sering digunakan dalam balapan sepatu roda.
  • Sweeper: Teknik membersihkan permukaan rintangan dengan bagian belakang roda saat melakukan sliding.
  • Switch Stance: Mengganti posisi kaki pengendara, yaitu memindahkan kaki yang biasanya berada di depan menjadi di belakang.
  • Tali Pengikat: Tali atau sistem pengunci yang digunakan untuk mengencangkan sepatu pada kaki, memberikan dukungan dan kenyamanan.
  • Toe Drag: Teknik menggesekkan ujung sepatu roda ke tanah saat berbelok atau melakukan gerakan, memberikan kenyamanan dan kontrol tambahan.
  • Toe Jam: Teknik di mana pengendara sepatu roda menggesekkan bagian depan sepatu ke tanah untuk mengendalikan kecepatan dan arah.
  • Toe Roll: Trik di mana pengendara sepatu roda melakukan gerakan memutar di atas roda depan menggunakan ujung sepatu.
  • Toe Stop: Komponen yang terletak di bagian depan sepatu roda yang digunakan sebagai titik kontak saat berhenti atau melakukan gerakan tertentu.
  • Urethane: Bahan elastis yang umum digunakan untuk membuat roda sepatu roda, memberikan daya cengkeram dan kenyamanan saat berjalan atau melakukan trik.
  • Vert Drop-In: Meluncur ke dalam permukaan vertikal, seperti bowl atau half-pipe, dari puncak tepinya.
  • Vert Skating: Jenis skating di mana pengendara melakukan trik dan gerakan di atas permukaan vertikal, seperti dinding atau half-pipe.
  • Wheelbase: Jarak antara roda depan dan roda belakang pada satu sepatu roda, dapat mempengaruhi kestabilan dan manuverabilitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *