Daftar Istilah Rapper

  • 808: Jenis suara bass yang dalam dan berdentum, sering digunakan dalam musik trap.
  • Ad-lib: Suara atau kata-kata yang disisipkan di antara lirik utama untuk menambahkan variasi atau mendukung lirik tersebut.
  • Banger: Lagu yang sangat populer dan energik, sering dimainkan dalam suasana yang meriah.
  • Baris: Satu rangkaian lirik antara dua berhenti napas, biasanya berisi makna atau gagasan tertentu.
  • Battle Rap: Pertarungan verbal antara dua rapper yang berusaha untuk menciptakan lirik yang lebih baik daripada lawannya.
  • Beat: Dasar musik yang terdiri dari ritme drum dan instrumen lainnya, di atasnya rapper berbicara.
  • Beatbox: Imitasi suara instrumen musik menggunakan mulut dan suara vokal.
  • Breakdown: Bagian dalam lagu di mana musik dan ritme menjadi lebih sederhana sebelum membangun kembali ke bagian utama.
  • Collab: Kolaborasi antara rapper atau musisi untuk membuat lagu bersama.
  • Cyper: Pertarungan lirik antara beberapa rapper di tempat yang spontan atau dalam bentuk rekaman.
  • Cypher Session: Pertemuan atau sesi di mana beberapa rapper berputar-putar untuk menampilkan lirik secara spontan.
  • Diss: Lagu atau lirik yang berisi ejekan atau sindiran kepada rapper lain.
  • Drip: Gaya berpakaian yang keren, modis, atau mewah.
  • Feature: Kolaborasi dengan rapper atau artis lain dalam lagu, seringkali dalam satu vers atau hook.
  • Flex: Menunjukkan keberhasilan atau aset dengan bangga dalam lirik atau penampilan.
  • Flow Switch: Mengubah gaya atau pola flow dalam lirik secara tiba-tiba untuk menciptakan variasi.
  • Flow: Cara seorang rapper menyampaikan lirik dengan ritme dan irama yang khas.
  • Freestyle: Rapper membuat lirik secara spontan tanpa persiapan sebelumnya.
  • Funk: Gaya musik yang kuat dalam pengaruh ritme dan groove, sering memberikan dasar bagi produksi hip-hop.
  • Gangsta Rap: Subgenre rap yang berfokus pada kehidupan jalanan, kekerasan, dan tantangan dalam komunitas.
  • Ghost Notes: Catatan lemah atau mendekati bisu yang menambahkan tekstur dan kompleksitas ke dalam lirik.
  • Ghostwriter: Seseorang yang menulis lirik untuk rapper tanpa diakui sebagai penulisnya.
  • Gig: Penampilan live atau konser yang melibatkan rapper atau grup musik.
  • Graffiti: Seni melukis atau menggambar di dinding atau permukaan lainnya, sering kali merupakan bagian dari budaya hip-hop.
  • Hook: Bagian paling menonjol dalam lagu yang biasanya berulang dan memiliki melodi serta lirik yang mudah diingat.
  • Hype: Meningkatkan semangat atau kegembiraan sebelum atau selama penampilan atau rilisan musik.
  • Lirik: Kata-kata dan kalimat yang diucapkan oleh rapper dalam lagu.
  • Mic Check: Uji mikrofon sebelum penampilan dimulai, atau lirik yang menegaskan kehadiran seorang rapper.
  • Mic Drop: Melambangkan penampilan yang sangat mengesankan atau akhir yang dramatis.
  • Mixtape: Kompilasi lagu-lagu rap yang dirilis secara independen, biasanya sebagai promosi atau eksperimen artistik.
  • Mood: Suasana atau perasaan yang diungkapkan oleh lagu atau lirik, sering kali merujuk pada perasaan mendalam.
  • Mumble Rap: Gaya rap di mana rapper mengucapkan lirik dengan cepat dan tidak jelas, terkadang sulit dipahami.
  • O.G. (Original Gangster): Sebutan untuk seseorang yang sudah lama ada di dalam dunia rap atau memiliki status ikonik dalam budaya hip-hop.
  • Outro: Bagian akhir dalam lagu atau album, sering kali berfungsi sebagai penutup atau peralihan.
  • Phonk: Genre musik yang menggabungkan rap dengan elemen suara lo-fi dan nostalgia.
  • Punchline: Baris lirik yang berisi perbandingan atau permainan kata yang mengesankan.
  • Rapper’s Delight: Lagu rap pertama yang mendapat popularitas besar, dirilis oleh The Sugarhill Gang pada tahun 1979.
  • Remix: Versi ulang dari lagu yang sudah ada, seringkali dengan tambahan elemen atau perubahan dalam produksi.
  • Rimba: Teknik menyusun lirik dengan kata-kata yang berima di akhir baris.
  • Sample: Potongan suara atau musik yang diambil dari lagu lain dan digunakan dalam produksi musik rap.
  • Sampling: Menggunakan potongan suara dari rekaman lain untuk menciptakan elemen musik dalam lagu baru.
  • Skit: Potongan pendek dalam album yang berisi dialog, humor, atau narasi pendek untuk memberikan sentuhan pribadi.
  • Spin-off: Lagu yang dihasilkan dari lagu yang sudah ada dengan pengubahan lirik atau instrumen.
  • Swagger: Sikap percaya diri dan karisma seorang rapper dalam penampilan dan liriknya.
  • Syncopation: Teknik menggeser tekanan irama untuk menciptakan perubahan ritme yang menarik.
  • Tagar (Hashtag): Frasa yang dimulai dengan tanda pagar (#) yang digunakan di media sosial untuk mengidentifikasi atau mengelompokkan konten terkait.
  • Trap Beat: Jenis beat dengan pengaruh musik trap, sering memiliki ritme drum yang khas dan suara synth yang berulang.
  • Trap House: Rumah atau tempat di mana aktivitas terkait jalanan atau bisnis hiburan rap dilakukan.
  • Trap Queen: Seorang wanita yang kuat dan mendukung pasangannya dalam urusan jalanan atau bisnis.
  • Trap: Genre musik rap yang menonjolkan ritme drum khas dan lirik tentang kehidupan jalanan.
  • Turntablism: Seni menggunakan turntable (pemutar piringan hitam) untuk menciptakan suara, remix, dan efek kreatif dalam live performance.
  • Underground: Dunia rap di luar perhatian mainstream, sering kali menampilkan kreativitas lebih bebas dan konten yang lebih alternatif.
  • Vers: Bagian dalam lagu rap yang terdiri dari beberapa baris dan umumnya berubah di setiap pengulangan lagu.
  • Vibe: Atmosfer atau suasana yang dihasilkan oleh lagu atau penampilan, sering merujuk pada perasaan positif.
  • Vocal Delivery: Cara seorang rapper menyampaikan lirik, termasuk nada, intonasi, dan emosi yang diberikan.
  • Wordplay: Penggunaan kreatif dan bermain-main dengan kata-kata dalam lirik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *