Daftar Istilah Plumber (Tukang Pipa)

  • Air gap: Jarak vertikal antara ujung saluran pembuangan dan permukaan air untuk mencegah kontaminasi air minum oleh air limbah.
  • Air limbah: Air yang telah digunakan dan mengandung kotoran atau bahan berbahaya yang perlu dibuang dengan benar.
  • Backflow: Aliran air yang terbalik dari arah yang seharusnya, bisa terjadi akibat tekanan rendah atau masalah pada sistem pipa.
  • Backwater valve: Katup yang mencegah air limbah kembali masuk ke dalam bangunan pada saat banjir.
  • Ball valve: Jenis katup yang memiliki bola berlubang di dalamnya untuk mengatur aliran air.
  • Bidet: Alat sanitasi yang digunakan untuk membersihkan area genital dengan air setelah buang air besar atau kecil.
  • Check valve: Katup satu arah yang memungkinkan aliran air hanya ke satu arah dan mencegah aliran balik.
  • Cross fitting: Fitting pipa yang berbentuk “plus” (+) digunakan untuk menghubungkan empat pipa pada sudut tegak lurus.
  • Desain tata letak pipa: Perencanaan dan pengaturan jalur pipa dalam bangunan untuk memastikan aliran air yang optimal.
  • Dielectric union: Fitting yang digunakan untuk menghubungkan dua jenis logam berbeda dalam pipa untuk mencegah korosi galvanik.
  • Diverter valve: Katup yang digunakan untuk mengalihkan arah aliran air, biasanya digunakan pada pancuran tangan atau shower.
  • Ejector pump: Pompa yang digunakan untuk memompa cairan atau air limbah dari saluran pembuangan yang berada di bawah level pembuangan utama.
  • Expansion joint: Sambungan fleksibel yang memungkinkan pipa atau saluran untuk mengalami perubahan dimensi akibat perubahan suhu atau tekanan.
  • Expansion tank: Tangki yang berfungsi untuk menyerap tekanan tambahan pada sistem pipa akibat perubahan suhu air.
  • Faucet aerator: Alat yang dipasang pada ujung kran untuk mengatur aliran air dan menghemat konsumsi air.
  • Fitting pipa: Komponen-komponen tambahan seperti siku, tee, dan baut yang digunakan untuk menghubungkan pipa dan membuat sudut.
  • Flapper valve: Katup yang terdapat di dalam tangki toilet yang mengontrol aliran air saat pembilasan.
  • Flushing mechanism: Mekanisme yang digunakan untuk membilas air dalam tangki toilet ke dalam kloset.
  • Frost-proof faucet: Kran yang dirancang untuk mencegah pembekuan air di musim dingin dengan meletakkan katup kran di dalam dinding dan jauh dari suhu eksternal.
  • Gasket: Segel atau pereduksi bocor yang dipasang pada sambungan pipa untuk mencegah kebocoran.
  • Grease trap: Perangkat yang digunakan untuk menangkap lemak dan minyak dari air limbah restoran atau dapur komersial.
  • Header tank: Tangki yang digunakan untuk menyimpan air dan memasok air ke sistem pipa dengan gravitasi.
  • Heat exchanger: Alat yang digunakan untuk mentransfer panas antara dua fluida yang berbeda, misalnya untuk pemanas air.
  • Hidran: Saluran air dan perangkat pemadam kebakaran di gedung atau area umum.
  • Hot water recirculation system: Sistem yang memastikan air panas tersedia secara instan di kran dengan mengedarkan air panas kembali ke sumber pemanas.
  • Hydro jetting: Metode pembersihan pipa dengan menggunakan jet air bertekanan tinggi untuk menghilangkan endapan atau penyumbatan.
  • Hydronic heating: Sistem pemanas yang menggunakan air panas untuk menghangatkan ruangan melalui pemanasan lantai atau radiator.
  • Instalasi pipa: Proses pemasangan dan pengaturan sistem pipa dalam bangunan atau area tertentu.
  • Katup: Perangkat yang digunakan untuk mengontrol aliran air dalam pipa dengan membuka atau menutup jalur air.
  • Keran: Alat untuk mengatur aliran air yang dapat dibuka atau ditutup.
  • Kran air panas dan dingin: Sistem pemanas air yang menyediakan air dengan suhu yang berbeda.
  • Leaking: Kebocoran air dari pipa atau sambungan yang dapat menyebabkan kerusakan atau pemborosan.
  • Mixing valve: Katup yang digunakan untuk menggabungkan air panas dan dingin dalam proporsi tertentu untuk menghasilkan air dengan suhu yang diinginkan.
  • Nipple: Potongan pendek pipa dengan ujung benang yang digunakan untuk menghubungkan fitting atau perangkat lain.
  • NRV (Non-Return Valve): Jenis katup yang mencegah aliran air balik atau backflow dalam sistem pipa.
  • Overflow pipe: Pipa darurat yang melepaskan air atau cairan jika tangki atau bak mengalami overfilling.
  • Overflow: Saluran darurat untuk mencegah banjir jika tangki atau bak melebihi kapasitasnya.
  • P-trap: Bagian pipa berbentuk huruf “P” yang dipasang pada saluran wastafel atau bak mandi untuk mencegah bau dan gas dari saluran pembuangan masuk ke dalam ruangan.
  • Pengukur aliran: Perangkat untuk mengukur jumlah air yang mengalir dalam sistem pipa.
  • Penyumbat: Alat untuk membersihkan saluran yang tersumbat karena endapan atau benda asing.
  • Perforated pipe: Pipa dengan lubang-lubang kecil yang digunakan dalam sistem drainase untuk memungkinkan air meresap ke dalam tanah.
  • PEX pipe: Jenis pipa fleksibel yang terbuat dari polietilena silang (cross-linked polyethylene) yang digunakan dalam sistem plumbing.
  • Pipa: Saluran berongga yang terbuat dari bahan beragam seperti besi, PVC, atau tembaga yang digunakan untuk mengalirkan air atau gas.
  • Pipe insulation: Pelapis isolasi yang digunakan untuk melindungi pipa dari perubahan suhu dan mencegah kondensasi.
  • Plumbing code: Kode atau peraturan yang mengatur desain, instalasi, dan pemeliharaan sistem plumbing untuk memastikan keamanan dan kesehatan publik.
  • Plumbing fixture: Perlengkapan yang terpasang pada sistem plumbing, seperti wastafel, bak mandi, shower, atau kloset.
  • Polybutylene pipe: Jenis pipa plastik yang digunakan pada masa lampau tetapi kini jarang digunakan karena masalah keandalannya.
  • Pompa air: Alat yang digunakan untuk mengalirkan air dari satu tempat ke tempat lain dengan tekanan yang ditingkatkan.
  • Potable water: Air yang aman dan layak dikonsumsi manusia tanpa membahayakan kesehatan.
  • Pressure regulator: Perangkat yang digunakan untuk mengontrol tekanan air dalam sistem pipa.
  • Pressure relief valve: Katup yang digunakan untuk melepaskan tekanan berlebih dalam sistem untuk mencegah kerusakan.
  • Rainwater harvesting: Proses mengumpulkan dan menyimpan air hujan untuk digunakan dalam keperluan non-potable seperti irigasi atau pembersihan.
  • Rough-in: Proses pemasangan pipa dan saluran pembuangan sebelum penutupan dinding atau lantai.
  • Saluran Pembuangan: Sistem pipa khusus untuk membuang air limbah dari bangunan ke saluran pembuangan umum.
  • Sambungan: Titik pertemuan dua atau lebih pipa yang digabungkan untuk membentuk jalur aliran air.
  • Selang: Pipa fleksibel yang biasanya terbuat dari karet atau plastik untuk mengalirkan air.
  • Septic tank: Tangki tertutup yang digunakan untuk memproses air limbah rumah tangga sebelum dibuang ke lingkungan.
  • Sewage ejector pump: Pompa yang digunakan untuk mendorong air limbah dari basement atau area rendah ke sistem pembuangan.
  • Sewer snake: Perangkat khusus untuk membersihkan saluran pembuangan yang tersumbat dengan cara menggerakkan pegas berputar.
  • Shut-off valve: Katup yang digunakan untuk menutup atau membuka aliran air pada bagian tertentu dari sistem pipa.
  • Solder: Bahan logam yang digunakan untuk menghubungkan pipa tembaga dengan cara pemanasan hingga meleleh.
  • Solvent cement: Perekat yang digunakan untuk menggabungkan pipa PVC atau plastik.
  • Sump pump: Pompa yang digunakan untuk mengeluarkan air dari kolam pengumpulan air atau lubang di bawah permukaan tanah.
  • Tangki air: Wadah untuk menyimpan air yang digunakan dalam rumah tangga atau bangunan.
  • Tankless water heater: Pemanas air tanpa tangki yang menghasilkan air panas secara instan tanpa menyimpan air dalam tangki.
  • Teflon tape: Pita berbahan Teflon yang digunakan untuk melilit ulir pipa guna mencegah kebocoran pada sambungan pipa.
  • Thermal expansion: Perubahan volume air akibat perubahan suhu, yang dapat menyebabkan tekanan tambahan dalam sistem pipa.
  • Thermocouple: Perangkat yang digunakan untuk memantau suhu dalam pemanas gas dan mematikan aliran gas jika suhu turun di bawah ambang batas.
  • Toilet: Alat sanitasi untuk pembuangan air besar dan kecil.
  • Union: Jenis fitting yang digunakan untuk memudahkan pemisahan dan pemasangan kembali dua bagian pipa atau saluran.
  • Vacuum breaker: Perangkat yang mencegah air kembali ke pasokan air bersih, biasanya dipasang pada pipa luar atau selang air.
  • Vent stack: Saluran udara yang menghubungkan sistem pembuangan ke udara luar untuk mencegah siphoning dan bau.
  • Ventilation pipe: Pipa ventilasi yang digunakan untuk memastikan sirkulasi udara yang sehat dalam sistem pembuangan dan mencegah vakum pada saluran air.
  • Wastewater treatment plant: Tempat di mana air limbah dikelola dan diolah sebelum dilepaskan ke lingkungan.
  • Water hammer arrestor: Perangkat yang digunakan untuk meredam dampak air hammer atau dentuman air dalam sistem pipa.
  • Water hammer: Bunyi berdentum pada sistem plumbing akibat perubahan tiba-tiba dalam aliran air.
  • Water meter: Alat untuk mengukur volume air yang digunakan dalam sebuah properti.
  • Water softener: Alat yang digunakan untuk menghilangkan mineral keras seperti kalsium dan magnesium dari air, sehingga air menjadi lebih lunak.
  • Well pump: Pompa yang digunakan untuk mengekstrak air dari sumur.
  • Wye fitting: Fitting pipa berbentuk “Y” yang digunakan untuk menghubungkan dua pipa dengan diameter berbeda menjadi satu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *