Daftar Istilah Perbudakan

  • Abolisi: Gerakan atau tindakan untuk menghapuskan secara resmi dan permanen perbudakan di suatu wilayah atau negara.
  • Abolisionis: Individu atau kelompok yang aktif memperjuangkan penghapusan perbudakan dan pembebasan budak.
  • Abolition Movement: Gerakan Abolisi – Gerakan sosial dan politik yang berusaha untuk mengakhiri perbudakan.
  • Abolitionist: Abolisionis – Individu atau kelompok yang aktif memperjuangkan penghapusan perbudakan dan pembebasan budak.
  • Amnesia Budak: Kehilangan identitas budak yang dibebaskan, karena kurangnya dokumen atau catatan mengenai masa lalu mereka.
  • Anti-Slavery: Anti Perbudakan – Sikap atau gerakan yang menentang perbudakan dan berusaha untuk menghapuskan praktik tersebut.
  • Bantuan Jalur Bawah Tanah: Masyarakat atau individu yang membantu budak melarikan diri dengan memberikan tempat berlindung, makanan, dan panduan menuju kebebasan.
  • Budak: Seseorang yang diperbudak atau dianggap sebagai milik penuh oleh pemiliknya, tanpa kebebasan atau hak-hak pribadi.
  • Chattel Slavery: Perbudakan Kebendaan – Bentuk perbudakan di mana budak dianggap sebagai properti milik pemiliknya, mirip dengan kepemilikan atas barang atau hewan.
  • Child Labor: Pekerja Anak – Penggunaan anak-anak untuk bekerja dalam industri atau sektor tertentu, sering kali mengorbankan pendidikan dan kesejahteraan mereka.
  • Debt Bondage: Perbudakan Utang – Bentuk perbudakan modern di mana seseorang terjebak dalam perbudakan karena berutang pada majikan atau pemberi pinjaman yang memaksakan kerja paksa sebagai bayaran atas hutang.
  • Ekonomi Perbudakan: Sistem ekonomi yang didasarkan pada perbudakan, di mana tenaga kerja budak digunakan untuk menghasilkan keuntungan ekonomi bagi pemiliknya.
  • Eksploitasi: Pemanfaatan tenaga kerja budak dengan cara memaksa untuk bekerja dalam kondisi yang buruk atau tidak adil, tanpa upah yang layak.
  • Emancipation Proclamation: Proklamasi Pembebasan – Dekrit yang dikeluarkan oleh Presiden Amerika Serikat Abraham Lincoln pada 1 Januari 1863 yang memerintahkan pembebasan semua budak di wilayah-wilayah yang memberontak.
  • Emancipation: Pembebasan – Proses atau tindakan membebaskan seseorang dari perbudakan, baik melalui undang-undang atau melalui perjuangan dan tindakan langsung.
  • Forced Labor: Tenaga Kerja Paksa – Bentuk perbudakan di mana seseorang dipaksa untuk bekerja tanpa pilihan atau kebebasan, sering kali di bawah ancaman kekerasan atau penindasan.
  • Fugitive Slave Act: Undang-Undang Fugitive Slave – Undang-Undang yang diberlakukan di Amerika Serikat pada abad ke-19 yang mengharuskan penangkapan dan pengembalian budak yang melarikan diri ke pemiliknya.
  • Fugitive Slave Act: Undang-Undang yang diberlakukan di Amerika Serikat pada abad ke-19 yang mengharuskan penangkapan dan pengembalian budak yang melarikan diri ke pemiliknya.
  • Human Trafficking: Perdagangan Manusia – Praktik memperdagangkan orang dengan memaksa atau menipu mereka untuk tujuan eksploitasi seksual atau tenaga kerja paksa.
  • Jalur Bawah Tanah: Jaringan rahasia yang digunakan oleh para aktivis untuk menyelundupkan budak melarikan diri dari daerah perbudakan ke daerah yang aman.
  • Jim Crow Laws: Undang-Undang Jim Crow – Hukum rasial yang diberlakukan di Amerika Serikat pada akhir abad ke-19 hingga pertengahan abad ke-20, yang memisahkan secara rasial dan melemahkan hak-hak warga kulit hitam.
  • Kapal Perbudakan: Kapal yang digunakan untuk mengangkut budak dari Afrika ke Amerika selama perdagangan budak trans-Atlantik.
  • Kekayaan Manusia: Istilah yang digunakan untuk menyebut nilai moneter dari budak, yang dianggap sebagai aset ekonomi bagi pemiliknya.
  • Kekejaman Perbudakan: Tindakan kekerasan, eksploitasi, dan perlakuan buruk yang diterima oleh budak dari pemilik mereka. Glosarium.org
  • Manumisi: Tindakan pemilik budak memberikan kebebasan kepada budaknya, baik melalui pembayaran uang tebusan atau perjanjian lain.
  • Manumission: Pembebasan – Proses atau tindakan pemilik budak memberikan kebebasan kepada budaknya, baik melalui pembayaran uang tebusan atau perjanjian lain.
  • Middle Passage: Jalur Tengah – Rute transportasi laut yang menghubungkan Afrika, Amerika, dan Eropa, digunakan dalam perdagangan budak trans-Atlantik.
  • Middle Passage: Rute transportasi laut yang menghubungkan Afrika, Amerika, dan Eropa, digunakan dalam perdagangan budak trans-Atlantik.
  • Modern Slavery: Perbudakan Modern – Bentuk perbudakan yang masih ada hingga saat ini, yang mencakup praktik eksploitasi tenaga kerja paksa, perdagangan manusia, dan pekerja anak.
  • Overseer: Penjaga Perbudakan – Seseorang yang bertugas mengawasi dan mengontrol budak dalam perkebunan atau plantasi.
  • Pembebasan: Proses atau tindakan membebaskan seseorang dari perbudakan, baik melalui undang-undang atau melalui perjuangan dan tindakan langsung.
  • Pemberontakan Budak: Tindakan perlawanan dan pemberontakan yang dilakukan oleh budak untuk melawan perbudakan dan kondisi kehidupan yang menyedihkan.
  • Pembubaran Perbudakan: Proses resmi dan hukum untuk mengakhiri praktik perbudakan di suatu negara atau wilayah tertentu.
  • Penjaga Perbudakan: Individu atau kelompok yang bertugas mengawasi budak, menjaga ketertiban, dan menghukum jika perlu atas perintah pemilik budak.
  • Penjualan Lelang Budak: Praktik menjual budak secara lelang kepada penawar tertinggi, yang merupakan bagian dari perdagangan budak.
  • Perbudakan Modern: Bentuk perbudakan yang masih ada hingga saat ini, yang mencakup praktik eksploitasi tenaga kerja paksa, perdagangan manusia, dan pekerja anak.
  • Perbudakan Seksual: Bentuk perbudakan yang melibatkan pemanfaatan seksual dan eksploitasi budak, khususnya perempuan dan anak-anak.
  • Perbudakan: Praktik pemilikan manusia sebagai properti atau budak oleh pihak lain, di mana budak dianggap sebagai barang yang dapat diperjualbelikan dan dimiliki sepenuhnya.
  • Plantasi: Lahan pertanian besar yang digunakan untuk menanam tanaman komersial seperti tebu, kapas, atau tembakau dengan memanfaatkan tenaga kerja budak.
  • Plantation Economy: Ekonomi Plantasi – Sistem ekonomi yang didasarkan pada perkebunan besar yang mengandalkan tenaga kerja budak.
  • Plantation: Plantasi – Lahan pertanian besar yang digunakan untuk menanam tanaman komersial seperti tebu, kapas, atau tembakau dengan memanfaatkan tenaga kerja budak.
  • Reparasi Perbudakan: Tuntutan atau upaya untuk memberikan kompensasi kepada keturunan budak atas kejahatan perbudakan dan dampaknya dalam sejarah.
  • Runaway Slaves: Budak Melarikan Diri – Budak yang berhasil melarikan diri dari perbudakan dan mencoba mencari kebebasan.
  • Servitude: Perhambaan – Kondisi di mana seseorang diperlakukan sebagai hamba tanpa hak-hak atau kebebasan yang signifikan.
  • Slave Auction: Lelang Budak – Acara atau tempat di mana budak dijual kepada penawar tertinggi dalam suatu proses lelang.
  • Slave Branding: Tanda Budak – Praktik memberi tanda khusus atau tato pada tubuh budak sebagai tanda pemilikan oleh pemiliknya.
  • Slave Codes: Kode Budak – Hukum dan peraturan yang mengatur kehidupan dan status budak dalam masyarakat perbudakan.
  • Slave Collar: Kalung Budak – Benda yang dikenakan pada leher budak sebagai bentuk pengendalian dan identifikasi oleh pemiliknya.
  • Slave Labor: Tenaga Kerja Budak – Pekerjaan yang dilakukan oleh budak dengan dipaksa, seringkali dalam kondisi yang buruk dan tanpa upah yang layak.
  • Slave Market: Pasar Budak – Tempat atau wilayah di mana budak diperdagangkan dan dijual oleh pemiliknya.
  • Slave Narrative: Narasi Budak – Cerita atau kisah autobiografi yang ditulis oleh mantan budak, menggambarkan pengalaman hidup mereka selama masa perbudakan dan setelah memperoleh kebebasan.
  • Slave Patrol: Patroli Budak – Kelompok atau pasukan yang ditugaskan untuk memantau dan menangkap budak yang melarikan diri dan menjaga ketertiban di wilayah perbudakan.
  • Slave Quarters: Bangunan Hunian Budak – Tempat tinggal atau rumah-rumah sederhana tempat budak tinggal di perkebunan atau plantasi.
  • Slave Quarters: Tempat Tinggal Budak – Bangunan atau area di perkebunan atau plantasi di mana budak tinggal dan tinggal bersama keluarga mereka.
  • Slave Rebellion: Pemberontakan Budak – Tindakan perlawanan dan pemberontakan yang dilakukan oleh budak untuk melawan perbudakan dan kondisi kehidupan yang menyedihkan.
  • Slave Revolt: Pemberontakan Budak – Pemberontakan besar-besaran atau aksi perlawanan budak terhadap pemilik mereka atau sistem perbudakan.
  • Slave Trade: Perdagangan Budak – Perdagangan manusia yang melibatkan penjualan dan pembelian budak, khususnya selama perdagangan budak trans-Atlantik.
  • Slave: Budak – Seseorang yang diperbudak atau dianggap sebagai milik penuh oleh pemiliknya, tanpa kebebasan atau hak-hak pribadi.
  • Slaveholder: Pemilik Budak – Individu atau kelompok yang memiliki dan menguasai budak sebagai properti mereka.
  • Slaveholder: Pemilik Perbudakan – Individu yang memiliki dan menguasai budak sebagai properti mereka.
  • Slaver: Perompak Budak – Kapal atau orang yang terlibat dalam perdagangan budak dengan menculik atau membeli budak untuk diperdagangkan.
  • Slavery Abolition: Penghapusan Perbudakan – Tindakan atau proses resmi untuk mengakhiri perbudakan di suatu wilayah atau negara.
  • Slavery Apologist: Pendukung Perbudakan – Individu atau kelompok yang mencoba untuk membenarkan atau merasionalkan praktik perbudakan sebagai bagian dari argumen politik atau sosial.
  • Slavery Apologists: Pendukung Perbudakan – Individu atau kelompok yang mencoba untuk membenarkan atau merasionalkan perbudakan.
  • Slavery Reparations: Ganti Rugi Perbudakan – Kompensasi atau restitusi yang diajukan atau diberikan sebagai bentuk kompensasi atas kejahatan perbudakan dan dampaknya pada keturunan budak.
  • Slavery: Perbudakan – Praktik pemilikan manusia sebagai properti atau budak oleh pihak lain, di mana budak dianggap sebagai barang yang dapat diperjualbelikan dan dimiliki sepenuhnya.
  • Trafficking Budak: Perdagangan manusia yang melibatkan penjualan, pembelian, atau perekrutan orang sebagai budak dengan tujuan eksploitasi.
  • Traktat Perbudakan: Perjanjian internasional yang ditujukan untuk mengakhiri perbudakan dan perdagangan budak di antara negara-negara.
  • Trans-Atlantik: Perdagangan budak yang melibatkan perpindahan jutaan budak Afrika ke Amerika melalui jalur perdagangan laut di Samudra Atlantik.
  • Transatlantic Slave Trade: Perdagangan Budak Trans-Atlantik – Perdagangan budak yang melibatkan perpindahan jutaan budak Afrika ke Amerika melalui jalur perdagangan laut di Samudra Atlantik.
  • Triangular Trade: Perdagangan Segitiga – Sistem perdagangan yang melibatkan pertukaran barang, termasuk budak, antara Eropa, Afrika, dan Amerika selama perdagangan budak trans-Atlantik.
  • Undang-Undang Jim Crow: Hukum rasial yang diberlakukan di Amerika Serikat pada akhir abad ke-19 hingga pertengahan abad ke-20, yang memisahkan secara rasial dan melemahkan hak-hak warga kulit hitam.
  • Undang-Undang Kode Hitam: Kumpulan undang-undang yang diberlakukan di koloni-koloni Inggris di Amerika Utara yang mengatur hubungan antara ras dan status hukum budak dan orang kulit hitam.
  • Undang-Undang Rakyat Bebas: Undang-Undang yang diberlakukan di Amerika Serikat yang memberikan status kewarganegaraan dan kebebasan bagi budak yang berhasil melarikan diri selama Perang Saudara.
  • Underground Railroad: Jalur Bawah Tanah – Jaringan rahasia yang digunakan oleh para aktivis untuk menyelundupkan budak melarikan diri dari daerah perbudakan ke daerah yang aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *