Daftar Istilah Pemandian Onsen (Jepang)

  • Ashi-yu (足湯): Bak rendam kaki air panas yang umumnya ditemukan di luar ruangan atau di dekat area Onsen.
  • Ashiyu (足湯): Kolam rendam kaki air panas, sering ditemukan di sekitar area Onsen atau tempat-tempat umum untuk bersantai.
  • Beppu Onsen (別府温泉): Kota Onsen di pulau Kyushu yang memiliki beragam jenis air panas, seperti lumpur panas dan pasir panas.
  • Furo (風呂): Secara umum mengacu pada mandi di air panas, dapat merujuk pada mandi di Onsen atau pun di rumah.
  • Furofuki (風呂吹き): Menggunakan sebuah kayu untuk mendinginkan air di kolam Onsen yang terlalu panas sebelum masuk.
  • Fusui (風水): Konsep geomansi yang dipercaya mempengaruhi aliran energi di sekitar Onsen dan tempat-tempat lain.
  • Gensen Kakenagashi (源泉かけ流し): Onsen yang menggunakan aliran alami dari sumber air panas, tanpa dipanaskan atau diolah terlebih dahulu.
  • Gensenkan (源泉館): Penginapan atau resor yang menawarkan akses langsung ke sumber air panas alami di dalam fasilitasnya.
  • Genshiryoku (温熱効果): Manfaat kesehatan yang didapat dari berendam dalam air panas Onsen, seperti relaksasi otot dan meningkatkan sirkulasi darah.
  • Hadaka Matsuri (裸祭り): Festival telanjang di mana peserta pria berlari dalam keadaan telanjang di sekitar kuil atau area Onsen sebagai bagian dari ritual.
  • Hakone Onsen (箱根温泉): Kawasan wisata Onsen di dekat Gunung Fuji, populer dengan pemandangan Gunung Fuji dan pemandian air panas alaminya.
  • Higaeri Onsen (日帰り温泉): Kunjungan harian ke Onsen tanpa menginap di penginapan, populer di kalangan warga lokal.
  • Irezumi (入れ墨): Tato tradisional Jepang, terkadang dianggap tabu di beberapa Onsen karena sejarahnya yang terkait dengan kejahatan.
  • Iwaburo (岩風呂): Kolam air panas yang terbuat dari batu-batu besar, memberikan pengalaman mandi yang berbeda dengan yang lain.
  • Kake-nagashi (かけ流し): Praktik mengalirkan air panas dari sumbernya ke dalam kolam Onsen secara terus-menerus untuk menjaga suhu dan kualitas air.
  • Kakeyu (かけ湯): Cara mandi dengan menuangkan air panas dari gayung ke tubuh sebelum berendam di kolam Onsen.
  • Kashikiri (貸切): Mengacu pada menyewa kolam Onsen secara pribadi, memberikan privasi kepada pengunjung.
  • Kashikiri buro (貸切風呂): Kolam air panas pribadi yang bisa disewa untuk kelompok atau pasangan, memberikan privasi lebih.
  • Kashikiri Tengoku (貸切天国): Julukan yang diberikan pada tempat-tempat Onsen yang menawarkan pengalaman mandi pribadi yang luas.
  • Kawara-buro (瓦風呂): Kolam air panas dengan dasar lantai yang terbuat dari batu bata atau genteng keramik.
  • Kirari-buro (きらり風呂): Kolam air panas yang memiliki kilauan khusus, biasanya tercipta oleh cahaya lampu atau lilin.
  • Konyoku (混浴): Praktik mandi campuran antara pria dan wanita di kolam Onsen tertentu.
  • Kusatsu Onsen (草津温泉): Salah satu dari tiga sumber air panas terbesar di Jepang, terkenal karena kualitas airnya yang baik untuk kesehatan kulit.
  • Manju (饅頭): Kue Jepang yang umumnya dijual sebagai makanan ringan di sekitar area Onsen.
  • Mushiyu (蒸し湯): Bentuk mandi di mana uap air panas dibiarkan naik dan mengelilingi tubuh, sering kali diakses di dalam ruangan.
  • Nigori-yu (濁り湯): Kolam air panas dengan air keruh yang mengandung mineral, percaya memiliki manfaat kesehatan bagi kulit.
  • Nyuto Onsen (乳頭温泉): Kelompok Onsen tersembunyi di wilayah Tohoku, dikelilingi oleh alam yang indah.
  • Okami (女将): Pemilik atau pengelola perusahaan Onsen tradisional yang memiliki peran penting dalam menjaga pengalaman tamu.
  • Onsen (温泉): Sumber air panas alami yang digunakan sebagai tempat mandi tradisional di Jepang.
  • Onsen Kagami (温泉鏡): Pengalaman merasakan keindahan alam di sekitar Onsen melalui refleksi air, terutama saat malam hari.
  • Onsen Mania (温泉マニア): Orang yang sangat tertarik dan antusias terhadap budaya Onsen serta mencari pengalaman di berbagai tempat.
  • Onsen Oyado (温泉旅館): Penginapan tradisional Jepang dengan fasilitas Onsen yang menyediakan makanan dan akomodasi.
  • Onsen Tamago (温泉卵): Telur yang dimasak dalam air panas alami Onsen, dimana suhu rendahnya memproduksi telur yang lembut.
  • Rotenburo (露天風呂): Kolam air panas terbuka di luar ruangan, sering ditemukan di fasilitas Onsen untuk menikmati pemandangan alam.
  • Sento (銭湯): Tempat mandi umum dengan air panas buatan, berbeda dengan Onsen yang menggunakan sumber air panas alami.
  • Shinrin-yoku (森林浴): Istilah untuk “mandi hutan,” mengacu pada berjalan-jalan santai di alam untuk keuntungan kesehatan dan relaksasi.
  • Shinwa (神話): Mitos atau cerita rakyat yang sering kali berkaitan dengan asal-usul sumber air panas dan tempat-tempat Onsen.
  • Tama no yu (玉の湯): Istilah yang merujuk pada air panas berkualitas tinggi, sering dihubungkan dengan air panas yang jernih.
  • Tattoo (タトゥー): Tato di tubuh sering kali menjadi masalah di beberapa Onsen tradisional karena hubungannya dengan Yakuza (kelompok kriminal Jepang).
  • Toji (湯治): Pengobatan penyakit melalui perendaman berulang dalam air panas, sering kali dilakukan di fasilitas Onsen.
  • Wakakusa-yu (若草湯): Air panas dengan suhu yang lebih rendah dari biasanya, cocok bagi mereka yang tidak terbiasa dengan air panas yang ekstrem.
  • Yuami (湯網): Kayu atau kisi-kisi yang digunakan untuk menyaring endapan dan kotoran dari air panas dalam kolam Onsen.
  • Yubatake (湯畑): Tempat di kota Kusatsu di mana air panas dari sumber alam diolah untuk menurunkan suhu sebelum digunakan di kolam-kolam Onsen.
  • Yudono (湯殿): Sebuah tempat untuk berendam dalam tradisi agama Shugendo, yang mirip dengan Onsen namun memiliki makna spiritual.
  • Yukata (浴衣): Pakaian tradisional yang dikenakan oleh pengunjung Onsen sebelum dan setelah berendam, mirip dengan kimono tetapi lebih ringan.
  • Yumomi (湯もみ): Tradisi mengaduk air panas dalam kolam Onsen menggunakan kayu untuk meratakan suhu air.
  • Yunohana (湯の花): Kristal berbentuk bunga yang terbentuk dari endapan mineral dalam air panas, sering kali terlihat di sekitar area Onsen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *