Daftar Istilah Pekerja Konstruksi

  1. Ahli Baja Struktural (Structural Steel Specialist): Seseorang yang memiliki pengetahuan tentang bahan dan teknologi baja struktural serta bertanggung jawab untuk memasang atau merakit struktur baja dalam proyek konstruksi.
  2. Ahli Bangunan Berkelanjutan (Sustainable Building Specialist): Seseorang yang memiliki pengetahuan tentang konsep dan teknologi bangunan berkelanjutan, serta berfokus pada praktik ramah lingkungan dalam proyek konstruksi.
  3. Ahli Energi Terbarukan (Renewable Energy Specialist): Seseorang yang memiliki pengetahuan tentang pemanfaatan dan instalasi sumber energi terbarukan, seperti panel surya atau turbin angin, dalam proyek konstruksi.
  4. Ahli HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning Technician): Seorang spesialis dalam merancang, memasang, dan memperbaiki sistem pemanasan, ventilasi, dan pendingin udara di bangunan.
  5. Ahli Pemadatan Tanah (Soil Compaction Specialist): Seseorang yang memiliki pengetahuan tentang pemadatan tanah dan teknik yang digunakan untuk memperkuat dan stabilisasi tanah di lokasi konstruksi.
  6. Ahli Pembuatan Perencanaan (Scheduling Specialist): Seseorang yang bertanggung jawab untuk menyusun jadwal proyek konstruksi dan mengelola alur kerja agar sesuai dengan tenggat waktu yang ditetapkan.
  7. Ahli Penyimpanan dan Distribusi (Storage and Distribution Specialist): Seseorang yang memiliki pengetahuan tentang penyimpanan dan distribusi material serta peralatan yang diperlukan dalam proyek konstruksi.
  8. Ahli Perlindungan Kebakaran (Fire Protection Specialist): Seseorang yang memiliki pengetahuan tentang peralatan dan sistem perlindungan kebakaran, seperti sprinkler, alat pemadam kebakaran, dan detektor asap.
  9. Ahli Sistem Keamanan (Security Systems Specialist): Seseorang yang memiliki pengetahuan tentang instalasi dan pemeliharaan sistem keamanan, seperti CCTV, sistem akses kontrol, dan alarm, dalam bangunan dan fasilitas.
  10. Elektrisi (Electrician): Seseorang yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam memasang, merawat, dan memperbaiki sistem listrik di bangunan.
  11. Insinyur Keamanan Proyek (Project Security Engineer): Seorang profesional yang bertanggung jawab merancang dan mengawasi sistem keamanan khusus dalam proyek konstruksi, seperti akses terbatas, kamera pengawas, atau pengamanan perimetral.
  12. Insinyur Konstruksi (Construction Engineer): Seorang profesional yang bertanggung jawab merencanakan, merancang, dan mengawasi proyek konstruksi untuk memastikan kualitas dan keselamatan struktur.
  13. Insinyur Lapangan (Field Engineer): Seorang profesional yang bekerja di lapangan untuk mengawasi dan mengelola aspek teknis dari proyek konstruksi.
  14. Insinyur Pengujian Material (Material Testing Engineer): Seorang profesional yang bertanggung jawab untuk melakukan pengujian material, seperti beton, baja, atau tanah, guna memastikan kualitas dan kekuatannya sesuai dengan standar teknis.
  15. Inspektur Konstruksi (Construction Inspector): Seorang profesional yang melakukan pemeriksaan dan pengawasan proyek konstruksi untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan standar teknis.
  16. Mandor (Foreman): Seorang pemimpin tim di lokasi konstruksi yang mengawasi pekerjaan, memastikan kepatuhan terhadap jadwal, dan memastikan keselamatan kerja.
  17. Operator Alat Berat (Heavy Equipment Operator): Seseorang yang mengoperasikan dan mengendalikan alat berat seperti ekskavator, bulldozer, dan crane untuk membantu dalam proyek konstruksi.
  18. Operator Crane (Crane Operator): Seseorang yang mengoperasikan crane untuk mengangkat dan memindahkan bahan konstruksi yang berat di lokasi proyek.
  19. Operator Generator (Generator Operator): Seorang pekerja yang mengoperasikan generator untuk menyediakan listrik sementara di lokasi konstruksi atau dalam keadaan darurat.
  20. Operator Mesin Bor (Drilling Machine Operator): Seseorang yang mengoperasikan mesin bor untuk mengebor lubang dalam material seperti beton, logam, atau kayu.
  21. Operator Mesin CNC (CNC Machine Operator): Seseorang yang mengoperasikan mesin CNC (Computer Numerical Control) untuk mengukir, memotong, atau membentuk bahan seperti kayu, logam, atau plastik dalam konstruksi.
  22. Operator Mesin Pemadat (Compactor Operator): Seorang pekerja yang mengoperasikan mesin pemadat tanah atau aspal untuk mengompakkan permukaan jalan, landasan, atau area konstruksi lainnya.
  23. Operator Pemuat (Loader Operator): Seorang pekerja yang mengoperasikan mesin pemuat untuk memuat dan mengangkut material, seperti pasir, kerikil, atau batu, ke dalam truk atau alat transportasi lainnya.
  24. Operator Pompa Beton (Concrete Pump Operator): Seseorang yang mengoperasikan pompa beton untuk memindahkan beton dari satu tempat ke lokasi pengerjaan tertentu di proyek konstruksi.
  25. Pekerja Bangunan (Construction Worker): Seseorang yang terlibat dalam pekerjaan fisik di lokasi konstruksi, seperti pemasangan, perbaikan, atau pembongkaran struktur bangunan.
  26. Pekerja Instalasi (Installation Worker): Seseorang yang melakukan pemasangan dan instalasi peralatan dan material tertentu dalam proyek konstruksi, seperti peralatan mekanikal atau elektrikal.
  27. Pekerja Lapisan Tahan Api (Fireproofing Worker): Seorang pekerja yang mengaplikasikan lapisan tahan api pada material, seperti baja atau beton, untuk meningkatkan daya tahan terhadap api.
  28. Pekerja Perawatan Lahan (Groundskeeper): Seseorang yang bertanggung jawab merawat dan mempertahankan area luar bangunan, termasuk taman, taman bermain, dan area hijau lainnya.
  29. Pekerja Pipa Limbah (Sewer Worker): Seorang ahli yang bertugas memasang, merawat, dan memperbaiki sistem pipa pembuangan limbah atau saluran drainase dalam bangunan atau infrastruktur kota.
  30. Pekerja Plesteran (Plasterer): Seorang tukang yang mengaplikasikan lapisan plester pada permukaan dinding atau langit-langit untuk mencapai hasil akhir yang rata dan halus.
  31. Pekerja Tanah Liat (Clay Worker): Seorang ahli dalam memproses dan membentuk tanah liat menjadi produk keramik atau bahan bangunan lainnya.
  32. Pengawas Keselamatan (Safety Supervisor): Seorang profesional yang bertanggung jawab memastikan keselamatan kerja di lokasi konstruksi dan menegakkan kepatuhan terhadap peraturan keselamatan.
  33. Pengawas Kualitas (Quality Control Supervisor): Seorang profesional yang bertanggung jawab memastikan kualitas material dan pekerjaan sesuai dengan standar yang ditentukan dalam proyek konstruksi.
  34. Pengawas Proyek (Project Manager): Seseorang yang bertanggung jawab mengelola keseluruhan proyek konstruksi, termasuk perencanaan, anggaran, dan koordinasi antara tim proyek.
  35. Perekayasa Struktural (Structural Engineer): Seorang profesional yang merancang dan menganalisis struktur bangunan untuk memastikan daya tahan dan keamanan sesuai dengan standar teknik.
  36. Surveyor: Seorang ahli yang melakukan survei dan pemetaan lokasi konstruksi untuk membantu dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek.
  37. Tukang Acian (Plasterer): Seseorang yang bertugas menutupi dan meratakan permukaan dinding atau langit-langit menggunakan acian atau semen tipis sebelum proses pengecatan.
  38. Tukang Atap (Roofer): Seseorang yang ahli dalam pemasangan atau perbaikan berbagai jenis atap, seperti genteng, seng, atau asbes, untuk melindungi bangunan dari cuaca.
  39. Tukang Batu (Mason): Seseorang yang ahli dalam membangun struktur dengan menggunakan batu, bata, atau material serupa untuk membentuk dinding, pondasi, atau bagian lain dari bangunan.
  40. Tukang Batu Bata (Bricklayer): Seseorang yang ahli dalam memasang batu bata dan mengatur pola untuk membentuk dinding atau struktur lainnya.
  41. Tukang Batu Bata Refraktori (Refractory Bricklayer): Seorang tukang yang khusus bertugas memasang batu bata refraktori, yaitu jenis bata tahan panas yang digunakan dalam oven industri dan tungku tinggi.
  42. Tukang Besi (Ironworker): Seorang pekerja yang khusus dalam memotong, membengkokkan, dan memasang baja untuk konstruksi struktur logam seperti jembatan atau gedung bertingkat.
  43. Tukang Besi Beton (Rebar Worker): Seorang pekerja yang bertugas memotong, membengkokkan, dan memasang rangkaian besi beton dalam struktur beton bertulang.
  44. Tukang Beton (Concrete Worker): Seseorang yang terlibat dalam mencampur, menuangkan, dan merawat beton untuk membuat elemen struktural seperti lantai, kolom, dan dinding.
  45. Tukang Cat (Painter): Seseorang yang ahli dalam melukis dan menghias permukaan bangunan, seperti dinding, pintu, dan jendela, menggunakan cat dan bahan penyelesai lainnya.
  46. Tukang Cat Pelapis (Coating Applicator): Seorang spesialis dalam mengaplikasikan pelapisan khusus pada permukaan bangunan untuk melindunginya dari korosi, kebocoran, atau pengaruh lingkungan lainnya.
  47. Tukang Gypsum (Drywall Installer): Seorang tukang yang memasang dan menyelesaikan panel gypsum untuk pembentukan dinding dan langit-langit dalam bangunan.
  48. Tukang Instalasi Elevator (Elevator Installer): Seseorang yang ahli dalam memasang, menguji, dan merawat sistem elevator atau tangga berjalan di gedung bertingkat.
  49. Tukang Jendela dan Pintu (Window and Door Installer): Seorang pekerja yang terlatih dalam pemasangan dan penggantian jendela dan pintu pada bangunan.
  50. Tukang Kabel (Cabler): Seorang ahli dalam memasang dan menghubungkan sistem kabel untuk telekomunikasi, jaringan komputer, atau sistem keamanan di dalam bangunan.
  51. Tukang Kaca (Glazier): Seorang tukang yang terampil dalam memasang, mengganti, atau memperbaiki kaca dan bingkai kaca di bangunan.
  52. Tukang Kayu (Carpenter): Seorang ahli dalam pemotongan, pengeboran, dan pemasangan material kayu untuk membangun atau memperbaiki struktur bangunan.
  53. Tukang Kebocoran (Leakage Repair Specialist): Seorang tukang yang ahli dalam mendeteksi dan memperbaiki kebocoran air, gas, atau kebocoran lainnya di dalam bangunan.
  54. Tukang Keramik (Tile Setter): Seseorang yang memiliki keterampilan dalam memasang ubin atau keramik pada dinding, lantai, atau permukaan lain dalam bangunan.
  55. Tukang Konservasi (Conservation Worker): Seorang pekerja yang terlatih dalam merestorasi dan melestarikan bangunan bersejarah atau situs berharga secara budaya.
  56. Tukang Listrik (Electrical Technician): Seorang pekerja yang ahli dalam merancang, memasang, dan merawat sistem listrik di berbagai fasilitas dan bangunan.
  57. Tukang Marmer dan Granit (Marble and Granite Worker): Seorang ahli dalam memotong, memasang, dan merawat material marmer dan granit untuk aplikasi lantai, dinding, atau permukaan lainnya.
  58. Tukang Pasang Pintu dan Jendela (Door and Window Fitter): Seorang ahli yang memasang pintu dan jendela dengan tepat untuk memastikan fungsi yang baik dan keamanan dalam bangunan.
  59. Tukang Pemasangan Dinding Kaca (Glass Wall Installer): Seseorang yang bertanggung jawab untuk memasang sistem dinding kaca atau kaca panel dalam bangunan.
  60. Tukang Pemasangan Pagar (Fence Installer): Seorang tukang yang memasang pagar atau pagar pembatas di sekitar bangunan atau area tertentu untuk tujuan keamanan atau pembatasan.
  61. Tukang Pemotongan Kaca (Glass Cutter): Seorang ahli yang memotong kaca dengan presisi dan keahlian untuk memenuhi kebutuhan desain dan ukuran kaca dalam proyek konstruksi.
  62. Tukang Pemotongan Logam (Metal Cutter): Seorang pekerja yang terampil dalam memotong material logam, seperti besi, baja, atau aluminium, menggunakan alat pemotong seperti gergaji atau mesin pemotong.
  63. Tukang Penataan Landskap (Landscape Designer): Seseorang yang merancang dan mengatur tata letak lanskap dan elemen dekoratif untuk meningkatkan estetika dan fungsi area luar bangunan.
  64. Tukang Penataan Tanah (Grader Operator): Seorang pekerja yang mengoperasikan alat penata tanah (grader) untuk meratakan dan membentuk permukaan tanah di area konstruksi.
  65. Tukang Pengecatan (Painting Technician): Seorang ahli yang melukis atau mengaplikasikan cat pada permukaan bangunan, seperti dinding, plafon, atau lantai, untuk tujuan dekoratif atau pelindung.
  66. Tukang Pengecatan Pelapis Korosi (Corrosion Coating Painter): Seorang ahli yang menerapkan lapisan pelindung khusus untuk melindungi struktur logam dari korosi dan kerusakan akibat lingkungan yang keras.
  67. Tukang Pengelasan (Welder): Seorang ahli dalam menyambungkan material logam dengan proses pengelasan untuk membentuk struktur atau komponen yang kokoh.
  68. Tukang Penyambungan (Joint Sealer): Seorang tukang yang ahli dalam mengisi dan menyegel sambungan atau celah antara material, seperti beton atau kayu, untuk mencegah kebocoran dan kerusakan.
  69. Tukang Penyusunan Keramik (Ceramic Tile Setter): Seorang ahli yang memasang dan menyelesaikan pekerjaan ubin keramik pada permukaan lantai, dinding, atau area lain dalam bangunan.
  70. Tukang Pipa (Plumber): Seorang ahli dalam pemasangan dan perbaikan sistem pipa untuk distribusi air bersih, saluran pembuangan, dan instalasi sanitasi di bangunan.
  71. Tukang Pipa Air (Pipefitter): Seorang ahli yang memasang, merakit, dan memperbaiki sistem pipa untuk mengalirkan gas atau cairan dalam bangunan atau fasilitas industri.
  72. Tukang Seng (Sheet Metal Worker): Seseorang yang bekerja dengan lembaran logam untuk membuat dan memasang komponen seperti saluran ventilasi, rongga atap, dan detail lainnya.
  73. Tukang Sistem Irigasi (Irrigation System Technician): Seorang ahli dalam merancang, memasang, dan merawat sistem irigasi untuk menyediakan air bagi pertanian, taman, atau lahan hijau lainnya.
  74. Tukang Sistem Pencahayaan (Lighting Technician): Seorang ahli dalam merancang, memasang, dan merawat sistem pencahayaan dalam bangunan atau area luar.
  75. Tukang Terali (Railing Installer): Seorang tukang yang memasang terali atau pagar pembatas pada tangga, balkon, atau area tertentu di bangunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *