Daftar Istilah Pastry

  • Babka: Kue tipe roti yang berasal dari budaya Yahudi, biasanya diisi dengan selai atau cokelat.
  • Bakewell pudding: Variasi dari Bakewell tart yang memiliki lapisan isi yang lebih lembut.
  • Bakewell tart: Tart asal Inggris yang terdiri dari lapisan selai dan adonan almond di atasnya.
  • Baklava: Kue khas Timur Tengah yang terdiri dari lapisan-lapisan adonan tipis yang diisi dengan kacang dan madu.
  • Beignet: Adonan goreng berbentuk segi empat atau bundar, biasanya dilapisi dengan gula bubuk.
  • Brioche: Roti lembut dan beragi dengan kandungan mentega yang tinggi, biasanya berbentuk bundar atau tipe lainnya.
  • Cannoli: Pastry Italia yang berbentuk tabung dan diisi dengan campuran krim keju atau krim manis.
  • Charlotte russe: Dessert yang terdiri dari lapisan biskuit atau roti di sekitar cangkir atau cetakan dan diisi dengan krim.
  • Charlotte: Kue yang terbuat dari lapisan biskuit atau roti, diisi dengan krim atau selai, dan umumnya dihidangkan dalam bentuk bundar.
  • Choux pastry (adonan soes): Adonan ringan yang digunakan untuk membuat kue soes atau eclair, ketika dipanggang mengembang dan membentuk rongga di dalamnya.
  • Churro: Adonan goreng berbentuk seperti tongkat, biasanya dilapisi dengan gula dan bisa disajikan dengan saus cokelat atau karamel.
  • Clafoutis: Dessert Prancis yang terdiri dari buah-buahan (terutama ceri) yang diaduk dalam adonan serupa adonan crepe atau pancake, lalu dipanggang.
  • Creme brulee: Puding krim yang lezat dengan lapisan atas gula yang dibakar menjadi karamel keras.
  • Croissant: Roti berlapis-lapis yang terkenal dari Prancis, memiliki bentuk setengah bulan dengan lapisan yang renyah dan lembut di dalam.
  • Crostata: Tart Italia yang diisi dengan selai buah atau isian lainnya, sering memiliki tepi yang ditekuk ke atas.
  • Danish pastry: Jenis pastry asal Denmark yang biasanya berisi selai, krim, atau buah-buahan. Glosarium.org
  • Eccles cake: Pastry Inggris yang diisi dengan campuran kismis, gula, dan rempah-rempah, lalu dipanggang hingga renyah.
  • Empanada: Pastry yang berasal dari budaya Spanyol dan Latin, diisi dengan daging, kacang, atau isian lainnya dan digoreng atau dipanggang.
  • Eton mess: Dessert Inggris yang terdiri dari krim kocok, buah segar, dan remah-remah kue kelembut.
  • Financier: Kue kecil yang terbuat dari adonan almond dengan rasa yang kaya dan lembut di dalam.
  • Fondant: Adonan gula yang digunakan untuk melapisi kue atau bentuk-bentuk dekoratif, memberikan tampilan yang halus dan glossy.
  • Galette: Pastry Prancis yang mirip dengan tart, sering diisi dengan buah-buahan atau krim.
  • Ganache: Campuran krim dan cokelat yang digunakan sebagai lapisan, isian, atau pelapis dalam kue dan pastry.
  • Gateau Saint-Honoré: Kue yang menggabungkan elemen dari adonan soes dan puff pastry dengan lapisan krim dan karamel.
  • Gougère: Adonan soes Prancis yang diisi dengan keju, biasanya dihidangkan sebagai hidangan pembuka.
  • Gâteau: Istilah dalam bahasa Prancis untuk kue atau cake dalam bahasa Inggris.
  • Klobasnek: Pastry yang berasal dari budaya Ceko dan Slovakia, berisi isian seperti sosis, keju, atau buah.
  • Kolach: Pastry tradisional dari Eropa Timur yang berbentuk lingkaran dan bisa diisi dengan selai atau kacang.
  • Kolacky: Kue kecil asal Eropa Tengah yang diisi dengan selai buah atau kacang.
  • Kouign-amann: Pastry asal Bretagne, Prancis, yang terbuat dari adonan roti yang dilapisi dengan gula dan mentega, lalu dipanggang hingga karamel.
  • Kue dadar gulung: Kue tradisional Indonesia yang terbuat dari adonan tepung beras dengan isian gula kelapa.
  • Kue Lumpur: Kue tart atau pai dengan lapisan krim atau keju yang terletak di atas lapisan isian seperti selai atau buah.
  • Kuih: Jenis kue tradisional dari Malaysia dan Indonesia, datang dalam berbagai bentuk dan isian.
  • Linzer torte: Kue tart asal Austria dengan dasar kue yang kaya almond dan isian selai buah di atasnya.
  • Macaron: Kue kecil berbentuk bulat dengan lapisan luar yang renyah dan lembut di dalam, biasanya diisi dengan berbagai krim atau selai.
  • Marzipan: Campuran almond bubuk dan gula yang sering digunakan untuk membuat dekorasi kue yang dapat dimodelkan.
  • Mazurek: Kue polandia yang terdiri dari dasar kue kering dengan topping seperti selai atau kacang.
  • Mille-feuille: Kue berlapis-lapis dengan lembaran puff pastry yang diisi dengan krim atau selai.
  • Mochi: Kue Jepang yang terbuat dari tepung beras ketan yang kenyal dan diisi dengan berbagai isian, seperti kacang merah.
  • Mousse: Dessert yang memiliki tekstur ringan dan lembut, terbuat dari campuran krim, telur, dan bahan rasa lainnya.
  • Napoleon: Kue berlapis-lapis dengan puff pastry dan krim, juga dikenal dengan nama Mille-feuille.
  • Opera cake: Kue yang terdiri dari lapisan kue genoise, krim kopi, dan lapisan cokelat ganache.
  • Palmier: Kue berbentuk hati atau daun kelapa gading yang terbuat dari adonan puff pastry yang diolah dengan gula dan karamel menjadi renyah.
  • Panna cotta: Dessert Italia yang terbuat dari puding susu yang lembut dan diberi rasa, biasanya disajikan dengan saus buah.
  • Pastel: Adonan tepung yang diisi dengan berbagai isian seperti daging, kacang, atau sayuran, dan kemudian digoreng.
  • Pavlova: Dessert asal Australia yang terdiri dari dasar meringue renyah yang diisi dengan krim dan buah-buahan segar.
  • Petit four: Kue kecil yang dihias secara artistik dan sering disajikan dalam acara-acara istimewa.
  • Pitha: Jenis kue tradisional dari Bangladesh dan wilayah-wilayah sekitarnya, bisa berbentuk kukus atau digoreng.
  • Pithivier: Pai atau tart bundar yang diisi dengan campuran almond atau selai buah.
  • Pralin: Campuran kacang-kacangan yang dilapisi dengan gula karamel, sering digunakan sebagai hiasan atau isian dalam pastry.
  • Praline: Campuran kacang-kacangan (biasanya almond atau hazelnut) yang diasinkan dalam karamel dan digunakan sebagai hiasan atau isian dalam pastry.
  • Profiteroles: Kue kecil yang terbuat dari adonan soes yang diisi dengan krim atau es krim, sering disajikan dengan saus cokelat.
  • Puff pastry (adonan puff): Adonan berlapis-lapis yang digunakan untuk membuat pastry yang mengembang dan renyah ketika dipanggang, seperti kue sus dan vol-au-vent.
  • Puto: Kue kukus tradisional Filipina yang terbuat dari adonan beras dan biasanya disajikan sebagai hidangan penutup.
  • Pâte brisée: Adonan tart atau pai yang renyah dan rapuh, biasanya digunakan sebagai dasar untuk kue tart garam.
  • Pâte d’amandes: Adonan almond yang digunakan untuk membentuk bentuk-bentuk hiasan pada kue.
  • Pâte feuilletée: Istilah dalam bahasa Prancis untuk puff pastry, yaitu adonan berlapis-lapis yang mengembang dan renyah.
  • Pâte sucrée: Adonan tart manis yang digunakan sebagai dasar untuk membuat tart atau pai manis.
  • Pâte à bombe: Campuran telur dan gula yang dikocok hingga kental dan digunakan dalam pembuatan mousse dan kue-kue lainnya.
  • Pâte à choux: Adonan dasar untuk membuat kue soes atau eclair, yang dapat mengembang ketika dipanggang.
  • Rugelach: Pastry Yahudi yang terdiri dari adonan keju krim yang diisi dengan selai buah, kacang, atau cokelat.
  • Sablé: Jenis adonan kue kering yang menghasilkan tekstur yang rapuh dan renyah.
  • Sachertorte: Kue cokelat khas Austria yang terdiri dari lapisan kue cokelat dan selai aprikot, dilapisi dengan cokelat.
  • Savarin: Kue berbentuk cincin yang terbuat dari adonan kue ragi yang dicelupkan dalam sirup gula dan biasanya diisi dengan krim.
  • Scone: Roti kecil yang biasanya diolah dengan mentega atau krim, sering disajikan dengan selai atau krim kocok.
  • Sernik: Kue keju yang berasal dari Polandia dan wilayah Eropa Timur lainnya, sering dihidangkan sebagai dessert.
  • Sfogliatella: Pastry Italia yang terdiri dari lapisan-lapisan tipis adonan dengan isian ricotta dan jeruk.
  • Soufflé: Dessert yang ringan dan mengembang, terbuat dari adonan dasar (misalnya krim, cokelat) yang diisi dalam wadah dan dipanggang.
  • Strudel: Pastry khas Eropa Tengah yang terdiri dari lapisan-lapisan tipis adonan yang diisi dengan buah-buahan, kacang, atau rempah-rempah.
  • Tart au citron: Tart dengan isian lemon curd yang segar dan asam.
  • Tarte Tatin: Tart terbalik yang diisi dengan irisan buah-buahan (terutama apel) dan dimasak dengan gula dan mentega di bagian bawahnya.
  • Tarte Tropézienne: Kue asal Provence, Prancis, yang terdiri dari brioche yang diiris dan diisi dengan krim vanila.
  • Tartelette: Kue tart kecil yang dapat diisi dengan berbagai macam selai, krim, atau buah-buahan.
  • Tiramisu: Dessert Italia yang terbuat dari lapisan kue ladyfinger yang direndam dalam kopi dan diisi dengan campuran krim keju mascarpone.
  • Tumpeng: Kue tradisional Indonesia yang dibuat dalam bentuk gunung kecil dari nasi kuning dan dihiasi dengan berbagai hidangan.
  • Vatrushka: Pastry dari Rusia yang terdiri dari adonan dasar dan isian, biasanya krim keju.
  • Viennoiserie: Kategori pastry dari Viennese (Wina), termasuk croissant, pain au chocolat, dan berbagai variasi pastry yang menggunakan adonan puff.
  • Zuppa Inglese: Dessert Italia yang terdiri dari lapisan-lapisan kue ladyfinger dan krim, biasanya diberi rasa dengan alkohol.
  • Éclair: Kue panjang yang terbuat dari adonan soes yang diisi dengan krim dan biasanya dilapisi dengan cokelat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *