Daftar Istilah Ninja (+Fiksi)

  • Anbu: Pasukan khusus ninja yang bekerja untuk negara atau klan tertentu.
  • Bijuu: Monster berekor yang memiliki kekuatan besar dan bisa dipecutkan ke dalam seorang jinchuuriki.
  • Bujutsu: Seni bela diri atau teknik pertempuran yang lebih luas, mencakup ninjutsu dan disiplin lainnya.
  • Bunshin no Jutsu: Teknik menciptakan klon atau bayangan palsu untuk mengelabui lawan.
  • Chakra: Energi dalam tubuh yang digunakan untuk melakukan ninjutsu.
  • Chunin: Seorang ninja tingkat menengah yang sudah memiliki keterampilan dan pengetahuan yang baik.
  • Doku: Racun atau bisa yang digunakan oleh ninja untuk melumpuhkan musuh.
  • Doton: Gaya elemen tanah dalam penggunaan chakra untuk teknik-teknik tertentu.
  • Fudo Ken: “Pedang Fudo,” pedang rahasia yang digunakan oleh ninja untuk melumpuhkan musuh dengan hantaman yang kuat.
  • Fukiya: Senjata berbentuk pipa panjang yang digunakan untuk menembakkan darts atau jarum racun.
  • Gaman: Konsep ketahanan, kesabaran, dan ketekunan yang menjadi bagian dari pelatihan ninja.
  • Genin: Seorang ninja tingkat pemula yang baru saja lulus ujian akademi.
  • Genjutsu: Teknik ilusi ninja yang dapat mempengaruhi pikiran dan indera lawan.
  • Happo Bijin: Konsep bahwa seorang ninja harus dapat berpakaian dan menyamar sebagai wanita cantik untuk menyusup ke tempat yang dijaga ketat.
  • Henge no Jutsu: Teknik transformasi yang memungkinkan ninja berubah menjadi orang lain.
  • Hira Shuriken: Shuriken datar dengan mata tajam, juga dikenal sebagai “shaken.”
  • Ikadzuchi no Kiba: “Gigi petir,” senjata yang menggunakan taring hewan, seperti singa atau harimau, sebagai pisau.
  • In-yo no Ho: Konsep keseimbangan antara dua kekuatan berlawanan, seperti langit dan bumi, yang merupakan bagian dari filosofi ninja.
  • Jinchuuriki: Seseorang yang memiliki bijuu (monster berekor) yang dipecutkan dalam dirinya.
  • Jounin: Seorang ninja tingkat tinggi yang memiliki keahlian dan pengalaman yang luas.
  • Jutsu: Teknik atau kemampuan spesifik dalam ninjutsu atau seni bela diri.
  • Kage: Gelar pemimpin tertinggi di desa ninja.
  • Kagemane no Jutsu: Teknik bayangan yang memungkinkan ninja mengendalikan gerakan musuh dengan bayangan mereka sendiri.
  • Kagerou: “Laba-laba api,” teknik ninja yang memungkinkan pengguna untuk menciptakan ilusi atau gangguan visual.
  • Kaginawa: Kait panjang yang digunakan untuk memanjat atau menarik diri ke atas.
  • Kakato-Otoshi: Teknik mendorong kaki meluncur dari dinding atau permukaan tinggi untuk bergerak dengan cepat ke bawah.
  • Kakushibuki: Senjata rahasia yang dapat dikeluarkan dari pakaian, seperti pisau atau kantong bubuk untuk serangan kabut.
  • Kakute: Cincin kecil yang dikenakan di jari dengan paku atau jarum tajam untuk menyerang atau membela diri.
  • Kama: Alat pertanian yang diadaptasi menjadi senjata ninja, berbentuk seperti sabit.
  • Karasu: Istilah untuk merujuk pada “gagak,” kadang-kadang digunakan sebagai kode atau lambang untuk sesuatu dalam dunia ninja.
  • Katana: Pedang Jepang yang biasa digunakan oleh ninja dan samurai.
  • Katon: Gaya elemen api dalam penggunaan chakra untuk teknik-teknik khusus.
  • Kuchiyose no Jutsu: Teknik pemanggilan yang memungkinkan ninja untuk memanggil hewan atau makhluk lain untuk membantu mereka dalam pertempuran.
  • Kuji-kiri: Praktek ilmiah atau spiritual ninja yang melibatkan gerakan tangan dan pernyataan mantra.
  • Kunai: Sejenis pisau lempar yang digunakan oleh ninja sebagai alat serbaguna.
  • Kunoichi: Ninja wanita yang terlatih dengan kemampuan yang sama seperti shinobi pria.
  • Kuroi Kaminari: “Petir hitam,” teknik ninja yang legendaris yang menyediakan kekuatan besar dalam mengendalikan petir.
  • Kusari-Fundo: Rantai logam yang digunakan sebagai senjata jarak dekat atau alat bantu lainnya.
  • Kusarigama: Senjata gabungan antara sabit dan rantai dengan bola besi di ujung rantainya.
  • Makibishi: Proyektil kecil berbentuk jarum atau paku yang tersebar di tanah untuk melambatkan musuh atau menyusahkan kuda dan infantri.
  • Makimono: Gulungan kertas yang berisi teknik rahasia atau informasi penting.
  • Mangekyou Sharingan: Tingkatan Sharingan yang langka dan kuat, memberikan kemampuan visual dan keterampilan khusus.
  • Mizugumo: Sepatu kayu rahasia dengan pangkal berisi udara yang digunakan untuk berjalan di atas air.
  • Mokuton: Gaya elemen kayu dalam penggunaan chakra untuk teknik-teknik khusus.
  • Nawanawa: Seni mengikat simpul tali dengan cepat dan presisi, digunakan untuk taktik pengikatan atau penyamaran.
  • Nawanuke no Jutsu: Teknik khusus untuk melepaskan diri dari ikatan atau jebakan.
  • Nekote: Sarung tangan khusus dengan cakar-cakar kecil yang dipakai oleh kunoichi untuk serangan dekat.
  • Ninjutsu: Seni bela diri kuno Jepang yang meliputi berbagai teknik rahasia ninja.
  • Ninken: Anjing pelacak yang dilatih khusus oleh ninja untuk membantu dalam pengintaian dan pencarian.
  • Nio-zeme: Teknik untuk mengejutkan atau mengalihkan perhatian musuh dengan suara keras atau seruan.
  • Oniwaban: Pengawal rahasia atau agen intelijen dalam sejarah ninja.
  • Raiton: Gaya elemen petir dalam penggunaan chakra untuk teknik-teknik khusus.
  • Sankin Kotai: Sistem tugas pemimpin feodal di Jepang yang melibatkan pengiriman ninja untuk melindungi atau mengawal mereka saat bepergian.
  • Sennin: Seorang ninja yang mencapai tingkat kebijaksanaan tinggi dan kekuatan yang luar biasa.
  • Sensei: Guru atau pelatih ninja.
  • Shichishito: “Tujuh bintang,” senjata berbentuk bintang dengan tujuh mata tajam yang bisa dilemparkan atau dipakai.
  • Shikomizue: Pedang rahasia yang tersembunyi di dalam tongkat.
  • Shinobi-Zue: Tongkat rahasia yang memiliki pedang atau bilah tersembunyi di dalamnya.
  • Shinobi: Seorang anggota dari kelompok ninja, yang terampil dalam spionase, sabotase, dan taktik perang.
  • Shirokinu: Jala tenun yang digunakan oleh ninja untuk menyusup atau menangkap target.
  • Shizumi: Menyelinap dengan tenang atau merangkak di bawah lantai.
  • Shugendo: Praktik spiritual yang menjadi bagian dari tradisi ninja.
  • Shuko: Alat kecil berbentuk cakar yang dipakai oleh ninja untuk memanjat dinding atau permukaan yang kasar.
  • Shunshin no Jutsu: Teknik bergerak dengan cepat untuk menghilangkan diri dan muncul di lokasi lain.
  • Shuriken: Senjata lempar tradisional ninja berbentuk bintang dengan mata tajam.
  • Sokuryoku: Kemampuan deteksi dan melacak musuh yang dimiliki oleh ninja.
  • Suihanki: Alat untuk menyusun rencana yang terdiri dari beberapa lapisan kertas bergerak yang dapat digunakan untuk mengatur taktik perang.
  • Suiton: Gaya elemen air dalam penggunaan chakra untuk teknik-teknik tertentu.
  • Taijutsu: Seni bela diri fisik yang fokus pada teknik serangan dan pertahanan tubuh.
  • Tantou: Pisau pendek ninja yang sering digunakan untuk serangan jarak dekat atau penyamaran.
  • Tekken: Sarung tangan logam atau besi yang digunakan untuk meningkatkan kekuatan pukulan.
  • Tekko-Kagi: Alat pertahanan yang dikenakan pada tangan untuk memblokir serangan senjata tajam.
  • Tessen: Kipas logam rahasia yang dapat digunakan sebagai senjata.
  • Yamaarashi: “Landak,” teknik bertahan dengan cara mengelak atau melindungi diri dari serangan.
  • Yoko Aruki: Teknik berjalan di dinding secara horizontal atau miring.
  • Yonin-gumi: Tim empat ninja yang bekerja bersama untuk tugas atau misi tertentu.
  • Yonin: Satuan kecil empat ninja yang sering digunakan untuk misi pengintaian.
  • Yugen: Konsep ketidakterdugaan dan misteri dalam tindakan ninja.
  • Yumi: Busur panjang Jepang yang sering digunakan oleh ninja untuk menembakkan anak panah.
  • Zanshin: Posisi kesiapsiagaan setelah menyelesaikan tindakan atau gerakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *