Daftar Istilah Linux OS

  1. Bash Profile: Berkas teks yang berisi konfigurasi khusus untuk pengaturan lingkungan Bash shell.
  2. Bash: Shell bawaan pada banyak distribusi Linux, singkatan dari “Bourne Again SHell”.
  3. Bashrc: Berkas teks yang berisi skrip perintah yang dijalankan setiap kali Bash shell dimulai.
  4. Bootloader: Program yang memungkinkan pemilihan sistem operasi yang akan dijalankan saat memulai komputer.
  5. CLI (Command Line Interface): Antarmuka teks di mana pengguna berinteraksi dengan sistem melalui perintah baris perintah.
  6. CLI Environment: Lingkungan berbasis teks seperti Bash shell yang digunakan untuk berinteraksi melalui baris perintah.
  7. Cron Job: Tugas yang dijadwalkan untuk dieksekusi secara otomatis pada waktu tertentu dengan bantuan program cron.
  8. Daemon: Proses latar belakang yang berjalan secara terus menerus di sistem dan menyediakan layanan tertentu.
  9. DEB: Format paket yang digunakan oleh distribusi berbasis Debian seperti Ubuntu dan Debian.
  10. Dependency: Perangkat lunak atau pustaka yang dibutuhkan oleh perangkat lunak lain agar dapat berfungsi.
  11. Distribusi Populer: Distribusi Linux yang dikenal secara luas dan sering digunakan seperti Ubuntu, Fedora, CentOS, dan Debian.
  12. Distribusi: Paket perangkat lunak Linux yang mencakup kernel, utilitas, perangkat lunak aplikasi, dan manajemen paket untuk memudahkan penggunaan Linux.
  13. Distro-hopping: Praktik pengguna untuk mencoba berbagai distribusi Linux untuk menemukan yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka.
  14. Distro: Singkatan dari “distribusi,” mengacu pada distribusi Linux tertentu yang memiliki kernel, perangkat lunak, dan utilitas yang berbeda.
  15. Dmesg: Perintah untuk menampilkan pesan kernel dan informasi perangkat keras saat booting.
  16. DNS (Domain Name System): Sistem yang menerjemahkan alamat IP ke nama domain dan sebaliknya untuk mengakses situs web lebih mudah di internet.
  17. File Hidden: File atau direktori yang diawali dengan titik (.) dan biasanya tidak ditampilkan secara default oleh perintah ls.
  18. File konfigurasi: Berkas teks yang berisi pengaturan dan preferensi untuk aplikasi atau sistem.
  19. File sistem: Struktur organisasi untuk penyimpanan dan pengorganisasian data di sistem Linux.
  20. Firewall: Perangkat lunak atau perangkat keras yang berfungsi melindungi jaringan dengan mengontrol lalu lintas masuk dan keluar.
  21. GNU Compiler Collection (GCC): Kumpulan kompiler bahasa pemrograman C, C++, dan lainnya yang sering digunakan untuk mengembangkan perangkat lunak di Linux.
  22. GNU/Linux: Sebutan alternatif untuk sistem operasi Linux yang menekankan kontribusi proyek GNU pada sistem.
  23. GNU: Proyek perangkat lunak bebas yang menyediakan alat dan utilitas untuk sistem operasi Linux.
  24. GUI (Graphical User Interface): Antarmuka pengguna berbasis grafis yang memungkinkan interaksi dengan sistem melalui ikon, jendela, dan menu.
  25. GUI (Graphical User Interface): Antarmuka pengguna berbasis grafis yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan sistem melalui ikon, jendela, dan menu.
  26. GUI Environment: Lingkungan desktop berbasis GUI seperti GNOME, KDE, Xfce, Cinnamon, dan lainnya.
  27. Kernel Headers: Berkas header yang diperlukan untuk mengompilasi dan menginstal modul kernel tambahan.
  28. Kernel Linux: Inti dari sistem operasi Linux yang bertanggung jawab atas manajemen sumber daya perangkat keras dan menyediakan antarmuka untuk aplikasi.
  29. Kernel Module: Kode yang dapat dimuat atau dimuatkan ke dalam kernel untuk menambahkan fungsionalitas ke sistem.
  30. Kernel Panic: Keadaan tak terduga di sistem Linux yang menyebabkan kernel berhenti berfungsi.
  31. Kernel Panic: Pesan kesalahan yang muncul ketika kernel Linux mengalami masalah yang serius dan tidak dapat melanjutkan.
  32. Kernel: Inti dari sistem operasi Linux yang bertanggung jawab atas manajemen sumber daya perangkat keras dan menyediakan antarmuka untuk aplikasi.
  33. Lingkungan Desktop: Antarmuka grafis yang menyediakan lingkungan kerja bagi pengguna, seperti GNOME, KDE, dan Xfce.
  34. Linux: Sistem operasi sumber terbuka yang berbasis kernel Unix, dikembangkan oleh Linus Torvalds pada tahun 1991.
  35. Live CD/DVD: Penggunaan CD/DVD untuk menjalankan distribusi Linux secara langsung dari media optik tanpa menginstalnya ke hard drive.
  36. Live USB: Penggunaan USB flash drive untuk menjalankan distribusi Linux secara langsung dari USB tanpa menginstalnya ke hard drive.
  37. LTS (Long Term Support): Versi distribusi Linux yang mendapatkan dukungan dan pembaruan keamanan lebih lama dari biasanya.
  38. Paket Manajer: Perangkat lunak yang mengelola instalasi, pembaruan, dan penghapusan paket di sistem Linux.
  39. Paket: Kumpulan perangkat lunak yang diatur dalam format yang dapat diinstal dan dihapus dengan mudah.
  40. Pengalihan aliran (Piping): Mengalirkan output dari satu perintah sebagai input ke perintah lainnya, memungkinkan untuk menjalankan perintah secara bersamaan.
  41. Pengguna (User): Akun individu yang dapat mengakses dan menggunakan sistem Linux.
  42. Perintah apt-get (Debian/Ubuntu) atau yum (Fedora/CentOS): Perintah untuk menginstal, menghapus, dan memperbarui paket pada distribusi Linux tertentu.
  43. Perintah cd: Perintah untuk berpindah direktori di dalam terminal.
  44. Perintah chmod: Perintah untuk mengubah izin akses (permissions) dari file atau direktori.
  45. Perintah chown: Perintah untuk mengubah pemilik (owner) dari file atau direktori.
  46. Perintah cp: Perintah untuk menyalin file atau direktori.
  47. Perintah echo: Perintah untuk mencetak teks ke layar atau menyimpan teks dalam file.
  48. Perintah grep: Perintah untuk mencari teks tertentu dalam file atau output perintah lain.
  49. Perintah ls: Perintah untuk menampilkan daftar file dan direktori dalam direktori saat ini.
  50. Perintah man: Perintah untuk menampilkan manual (dokumentasi) dari perintah tertentu di terminal.
  51. Perintah mkdir: Perintah untuk membuat direktori baru.
  52. Perintah mv: Perintah untuk memindahkan file atau direktori.
  53. Perintah ps: Perintah untuk menampilkan daftar proses yang sedang berjalan di sistem.
  54. Perintah rm: Perintah untuk menghapus file atau direktori.
  55. Perintah sudo: Perintah yang digunakan untuk menjalankan perintah sebagai superuser atau root, memberikan izin tambahan untuk mengakses sumber daya sistem.
  56. Perintah tar: Perintah untuk mengompresi atau mengekstrak arsip file dan direktori.
  57. Perintah top: Perintah untuk menampilkan daftar proses secara real-time beserta penggunaan sumber daya sistem.
  58. Perintah: Instruksi teks yang diberikan oleh pengguna untuk menjalankan tugas tertentu melalui terminal.
  59. RAID (Redundant Array of Independent Disks): Kombinasi dari beberapa disk fisik untuk meningkatkan performa atau keandalan penyimpanan data.
  60. Repositori: Tempat penyimpanan paket perangkat lunak yang dapat diakses oleh paket manajer.
  61. RPM (Red Hat Package Manager): Format paket yang digunakan oleh distribusi berbasis Red Hat seperti Fedora dan CentOS.
  62. SELinux (Security-Enhanced Linux): Fitur keamanan tambahan yang menyediakan pengendalian akses lebih ketat untuk sistem Linux.
  63. Server: Komputer atau perangkat keras yang menyediakan layanan atau sumber daya untuk komputer lain dalam jaringan.
  64. Shell Prompt: Tanda atau teks yang menunggu perintah pengguna di terminal, biasanya berisi informasi tentang direktori saat ini dan nama pengguna.
  65. Shell Script: Skrip teks yang berisi serangkaian perintah yang dieksekusi secara berurutan oleh shell.
  66. Shell: Lingkungan perintah di dalam terminal yang memungkinkan pengguna untuk menjalankan perintah dan mengelola sistem.
  67. SSH (Secure Shell): Protokol jaringan yang menyediakan enkripsi untuk koneksi dan mengamankan akses jarak jauh ke sistem.
  68. Sumber Terbuka (Open Source): Lisensi perangkat lunak yang memungkinkan kode sumbernya untuk dilihat, diedit, dan didistribusikan secara bebas.
  69. Super Grub Disk: Alat pemulihan yang memungkinkan pengguna untuk memperbaiki masalah bootloader dan booting.
  70. Superuser (Root): Pengguna dengan izin penuh yang memiliki kontrol total atas sistem dan dapat menjalankan perintah dengan hak istimewa.
  71. Swap: Ruang di hard drive yang digunakan sebagai memori virtual ketika memori fisik sudah penuh.
  72. Swap: Ruang disk yang digunakan sebagai perpanjangan memori fisik untuk mengatasi kekurangan RAM.
  73. Terminal Emulator: Aplikasi yang menyimulasikan antarmuka terminal dalam lingkungan desktop GUI.
  74. Terminal: Antarmuka teks yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan sistem melalui baris perintah.
  75. UEFI (Unified Extensible Firmware Interface): Pengganti BIOS yang menyediakan antarmuka lebih canggih untuk booting dan konfigurasi sistem.
  76. Wine: Program yang memungkinkan pengguna untuk menjalankan aplikasi Windows di lingkungan Linux.
  77. X Server: Perangkat lunak yang bertanggung jawab untuk menampilkan antarmuka grafis di lingkungan desktop Linux.
  78. X Window System (X11): Sistem windowing yang memungkinkan pengaturan antarmuka grafis pada sistem Linux.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *