Daftar Istilah Di Kota Tokyo

  1. Akihabara: Kawasan elektronik dan budaya otaku, di mana banyak toko manga, anime, dan barang elektronik tersedia.
  2. Asakusa Samba Carnival: Acara tahunan di Tokyo dengan parade samba yang meriah dan penuh warna di distrik Asakusa.
  3. Asakusa: Kawasan tradisional di Tokyo dengan Kuil Senso-ji yang terkenal.
  4. Bento: Kotak makan siang Jepang yang berisi berbagai hidangan, populer di Tokyo sebagai bekal atau makanan cepat saji.
  5. Dango: Makanan penutup Jepang berupa bola-bola beras manis, dapat ditemukan di pasar dan festival di Tokyo.
  6. Depachika: Departemen bawah tanah di pusat perbelanjaan di Tokyo yang menjual berbagai makanan dan makanan ringan.
  7. Ekiben: Makanan yang dijual di stasiun kereta api Tokyo, biasanya dalam bentuk kotak berisi hidangan khas daerah tertentu.
  8. Ekibenya: Toko yang khusus menjual ekiben atau makanan untuk dibawa saat bepergian dengan kereta di Tokyo.
  9. Ekichō: Stasiun kereta dengan banyak toko dan restoran di dalamnya, sering ditemukan di Tokyo.
  10. Futon: Kasur Jepang yang dapat digulung dan disimpan saat tidak digunakan, umum digunakan di tempat tinggal kecil di Tokyo.
  11. Gacha-Gacha: Mesin penjual mainan kecil dalam kapsul, populer di kawasan perbelanjaan di Tokyo.
  12. Gaijin: Istilah untuk “orang asing” di Jepang, juga digunakan di Tokyo untuk merujuk kepada orang-orang non-Jepang.
  13. Ginza: Distrik perbelanjaan mewah di Tokyo dengan banyak butik dan toko-toko bergengsi.
  14. Hanabi: Pertunjukan kembang api yang populer di Tokyo, sering diadakan pada berbagai acara dan festival.
  15. Hanami: Tradisi melihat bunga sakura yang mekar di musim semi, merupakan pemandangan yang indah di Tokyo.
  16. Hanbun: Sistem pembayaran transportasi di Tokyo yang menggabungkan kartu prabayar dan pembayaran tunai.
  17. Haneda Airport: Bandara internasional di Tokyo yang melayani banyak penerbangan domestik dan internasional.
  18. Harajuku: Kawasan mode dan budaya populer di Tokyo, terkenal dengan gaya unik dan pakaian eksentrik.
  19. Ikebukuro: Distrik hiburan dan perbelanjaan di Tokyo dengan banyak toko dan pusat perbelanjaan.
  20. Izakaya: Tempat makan dan minum mirip pub yang menawarkan beragam hidangan dan minuman, sering menjadi tempat berkumpulnya orang-orang di Tokyo.
  21. Kaminarimon: Gerbang kuil yang ikonik di Asakusa, Tokyo, yang merupakan pintu masuk ke jalan menuju Kuil Senso-ji.
  22. Karaksa: Kafe di Tokyo yang menawarkan minuman khas Jepang, seperti teh hijau dan matcha latte.
  23. Karaoke: Hiburan populer di Tokyo, di mana orang dapat menyanyikan lagu di ruangan kecil atau bersama teman-teman.
  24. Karōshi: Istilah yang merujuk pada kematian mendadak akibat kelelahan kerja berlebihan, masalah serius di Tokyo karena budaya kerja yang serba cepat dan menuntut.
  25. Kawaii: Istilah Jepang untuk “lucu” atau “imut”, seringkali digunakan untuk menggambarkan tren budaya pop di Tokyo.
  26. Koen: Taman umum di Tokyo, tempat warga dan pengunjung dapat bersantai dan menikmati alam.
  27. Kōban: Kantor polisi kecil yang tersebar di berbagai area di Tokyo, menyediakan layanan keamanan dan bantuan bagi masyarakat.
  28. Kōenji: Lingkungan kreatif di Tokyo dengan banyak toko vintage dan pertunjukan musik live.
  29. Kōtō: Salah satu kota khusus di Tokyo, dikenal dengan Museum Seni Kontemporer dan kawasan perumahan yang ramah lingkungan.
  30. Matsuri: Festival tradisional Jepang dengan berbagai acara dan karnaval, sering diadakan di kuil-kuil di Tokyo.
  31. Meiji Jingu: Kuil Shinto paling terkenal di Tokyo yang didedikasikan untuk Kaisar Meiji dan Kaisar Shoken.
  32. Nekoya: Kafe kucing di Tokyo, di mana pengunjung dapat berinteraksi dengan kucing sambil menikmati minuman atau makanan ringan.
  33. Nihonshu: Sebutan untuk sake, minuman beralkohol tradisional Jepang yang sering diminum di Tokyo dalam acara-acara khusus atau untuk merayakan peristiwa tertentu.
  34. Noren: Tirai kain tradisional Jepang yang digantung di pintu masuk restoran atau toko di Tokyo.
  35. Odaiba: Pulau buatan dengan taman hiburan, pusat perbelanjaan, dan pemandangan menakjubkan di Tokyo.
  36. Okonomiyaki: Makanan khas Jepang mirip dengan pancake, sering dimasak di atas meja di restoran di Tokyo.
  37. Omakase: Kebijakan mempercayakan pilihan hidangan kepada koki atau pelayan, umumnya ditemukan di restoran sushi dan makanan Jepang di Tokyo.
  38. Omiyage: Oleh-oleh atau suvenir khas dari Tokyo yang sering dibeli oleh pengunjung untuk dibagikan kepada keluarga atau teman.
  39. Omotenashi: Konsep pelayanan Jepang yang sangat ramah dan sopan, sangat terasa di Tokyo di mana pelayanan konsumen dianggap sangat penting.
  40. Ramen: Makanan mie populer di Tokyo yang terdiri dari mie, kuah, dan berbagai topping.
  41. Rikishi: Pegulat sumo profesional, pertandingan sumo merupakan acara budaya penting di Tokyo.
  42. Roppongi: Kawasan hiburan dengan beragam restoran, bar, dan klub malam di Tokyo.
  43. Sakura: Bunga sakura atau ceri yang mekar di musim semi, menjadi simbol keindahan alam Tokyo.
  44. Salaryman: Karyawan kantoran di Jepang, yang biasanya memiliki jadwal kerja yang padat dan tinggal di Tokyo selama minggu kerja.
  45. Senbon Torii: Gerbang torii berderet yang indah di Kuil Fushimi Inari di Tokyo.
  46. Senpai dan Kohai: Sistem hierarki dalam hubungan sosial Jepang, di mana “senpai” merujuk kepada orang yang lebih senior dan “kohai” merujuk kepada orang yang lebih junior, sering ditemui di sekolah dan tempat kerja di Tokyo.
  47. Sento: Pemandian umum tradisional Jepang di Tokyo, di mana orang dapat mandi dan bersantai.
  48. Shibuya: Salah satu distrik di Tokyo yang terkenal dengan persimpangan jalan yang sangat sibuk dan mode belanja.
  49. Shinjuku: Distrik bisnis dan hiburan terbesar di Tokyo, dikenal dengan stasiun kereta Shinjuku yang ramai.
  50. Shinkansen: Kereta cepat Jepang yang menghubungkan Tokyo dengan kota-kota besar lainnya di Jepang.
  51. Shōchū: Minuman beralkohol Jepang yang populer di Tokyo, sering dianggap sebagai minuman berharga.
  52. Sumida: Wilayah di Tokyo yang berbatasan dengan sungai Sumida dan terkenal dengan Menara Tokyo Skytree.
  53. Sumo: Olahraga tradisional Jepang yang sangat populer di Tokyo, dengan turnamen besar yang diadakan beberapa kali setahun.
  54. Sushi: Hidangan makanan Jepang berupa potongan ikan segar di atas nasi yang populer di Tokyo.
  55. Tempat Geisha: Kawasan di Tokyo seperti Asakusa dan Kagurazaka yang dikenal karena tradisi geisha dan hiburan tradisional Jepang.
  56. Tempura: Hidangan gorengan Jepang yang terkenal, seperti udang, sayuran, dan ikan di Tokyo.
  57. Tokyo Skytree: Menara penyiaran tertinggi di dunia, merupakan ikon modern Tokyo.
  58. Tokyo Tower: Menara observasi yang menjadi salah satu ikon Tokyo, menawarkan pemandangan kota yang menakjubkan.
  59. Tokyo: Ibu kota Jepang dan salah satu kota terpadat di dunia, terletak di bagian tengah Pulau Honshu.
  60. Tsukiji: Mantan pasar ikan terbesar di Tokyo, sekarang dipindahkan ke Toyosu.
  61. Ueno: Daerah seni, budaya, dan taman yang terkenal dengan Taman Ueno dan Museum Nasional Tokyo.
  62. Wabi-Sabi: Konsep estetika Jepang yang menekankan pada keindahan kesederhanaan dan kerusakan alami, juga dapat ditemukan di Tokyo dalam seni dan desain.
  63. Yamanote Line: Jalur kereta lingkar Tokyo yang menghubungkan banyak distrik dan menjadi salah satu jalur paling sibuk di dunia.
  64. Yose: Pertunjukan teater komedi tradisional Jepang di Tokyo, menampilkan berbagai penampilan seni.
  65. Yoyogi Park: Taman besar dan indah di Tokyo, sering menjadi tempat berkumpulnya orang untuk berolahraga dan bersantai.
  66. Yoyogi: Salah satu taman terbesar di Tokyo, sering digunakan untuk berbagai kegiatan rekreasi dan acara.
  67. Yubari Melon: Jenis melon yang sangat mahal dan terkenal dari Yubari, sering dijual sebagai hadiah mewah di Tokyo.
  68. Yūrakuchō: Distrik di Tokyo yang dikenal dengan banyaknya restoran dan bar yang menarik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *