Daftar Istilah Dalam Novel Horror

  1. Abandoned: Ditinggalkan – Tempat atau bangunan yang tidak dihuni atau dibiarkan terbengkalai, sering menjadi lokasi yang menakutkan dalam cerita horor.
  2. Abnormal Activities: Aktivitas abnormal – Peristiwa atau fenomena yang tidak biasa dan seringkali menakutkan.
  3. Abnormal Sightings: Pengamatan abnormal – Kejadian atau penampakan yang tidak biasa atau di luar kenyataan.
  4. Apparition: Penampakan – Penampilan tiba-tiba makhluk gaib atau hantu, seringkali sebagai siluet atau bayangan.
  5. Apprehension: Ketakutan – Perasaan cemas atau takut akan datangnya bahaya atau ketidakpastian.
  6. Bloodcurdling: Menyebabkan merinding – Sesuatu yang sangat menakutkan atau mengerikan.
  7. Bunuh Diri: Tindakan mengakhiri hidup sendiri yang sering menjadi tema horor karena hubungannya dengan roh yang tersesat.
  8. Chilling Laughter: Tawa mencekam – Tawa yang menyeramkan atau menakutkan.
  9. Chills: Menggigil – Sensasi kedinginan yang tiba-tiba atau rasa takut yang tiba-tiba menyelimuti seseorang.
  10. Claustrophobia: Klaustrofobia – Ketakutan atau kecemasan terhadap ruang tertutup atau sempit.
  11. Creepy Crawlers: Makhluk merayap yang menyeramkan – Hewan atau serangga yang dianggap menakutkan atau menjijikkan.
  12. Creepy Doll: Boneka seram – Boneka yang memiliki penampilan atau perilaku aneh, sering dianggap sebagai sumber ketakutan dalam cerita horor.
  13. Cryptid: Cryptid – Makhluk yang diyakini ada tetapi belum terbukti keberadaannya secara ilmiah, seperti Bigfoot atau Loch Ness Monster.
  14. Curse: Kutukan – Kutukan atau pesona yang mempengaruhi nasib seseorang atau keluarganya selama berabad-abad.
  15. Cursed Relic: Pusaka terkutuk – Benda bersejarah yang diyakini membawa kutukan atau kekuatan jahat.
  16. Cursed: Terkutuk – Dalam keadaan yang diduga memiliki kutukan atau nasib buruk yang menimpa seseorang atau benda.
  17. Demonic Possession: Penyanderaan roh jahat – Keadaan di mana seseorang dianggap dihuni atau dikendalikan oleh roh jahat.
  18. Demonic: Setan – Berhubungan dengan setan atau karakteristik setan.
  19. Doppelgänger: Fenomena misterius di mana seseorang melihat atau bertemu dengan salinan dirinya sendiri, sering dianggap sebagai pertanda buruk atau kematian mendekat.
  20. Ectoplasm: Ektoplasma – Zat misterius yang diyakini dikeluarkan oleh makhluk gaib selama manifestasi mereka.
  21. Eerie Atmosphere: Suasana menyeramkan – Perasaan dan suasana yang menciptakan ketakutan atau kecemasan.
  22. Eerie Silence: Kesunyian menyeramkan – Keheningan yang menciptakan perasaan tidak nyaman atau mencekam.
  23. Eerie: Mengerikan – Suasana yang menimbulkan perasaan cemas atau takut, seringkali dikaitkan dengan lingkungan yang gelap dan aneh.
  24. Eksorsisme: Upaya untuk mengusir roh jahat dari seseorang yang diyakini telah dirasuki atau dirasuki oleh entitas gaib.
  25. Ektoplasma: Zat misterius yang diyakini dikeluarkan oleh makhluk gaib selama manifestasi mereka.
  26. Fana: Keadaan ketika seseorang berada di ambang kematian atau kehilangan kesadaran, sering kali disertai dengan pengalaman gaib.
  27. Forbidden Knowledge: Pengetahuan terlarang – Informasi atau pengetahuan yang dianggap berbahaya atau dilarang untuk diakses.
  28. Full Moon: Bulan purnama – Saat bulan terlihat dalam ukuran penuh, sering dikaitkan dengan peristiwa supranatural dalam mitologi.
  29. Ghost Hunters: Pemburu hantu – Individu atau kelompok yang mencari atau menyelidiki keberadaan hantu atau makhluk gaib lainnya.
  30. Ghost Town: Kota hantu – Daerah yang dulunya sibuk dan dihuni, tetapi sekarang telah ditinggalkan sepenuhnya dan tampak terlantar.
  31. Ghostly Figures: Figur-figur hantu – Siluet atau penampakan gaib dari sosok-sosok misterius.
  32. Ghostly Moans: Tangisan hantu – Suara menakutkan yang diyakini berasal dari hantu atau makhluk gaib.
  33. Ghostly Presence: Kehadiran hantu – Sensasi kehadiran atau aura gaib yang tidak terlihat secara fisik.
  34. Gory: Berdarah-darah – Sesuatu yang sangat berdarah atau berhubungan dengan pemandangan kekejaman.
  35. Gravestone: Batu nisan – Batu atau tanda yang menandai kuburan seseorang yang telah meninggal.
  36. Grim Reaper: Malaikat maut – Simbol kematian yang sering diwujudkan dalam bentuk sosok tengkorak dengan mantel hitam.
  37. Gruesome: Mengerikan – Sesuatu yang sangat mengerikan, kejam, atau mengerikan.
  38. Hantu: Makhluk roh atau penampakan gaib yang menakutkan, seringkali berkaitan dengan kejadian misterius atau kematian.
  39. Haunted House: Rumah berhantu – Tempat tinggal yang diyakini dihuni oleh hantu atau makhluk gaib lainnya.
  40. Howling: Mengaum – Suara seram atau tangisan hewan, seperti serigala, yang sering dikaitkan dengan malam dan aktivitas gaib.
  41. Jin: Makhluk supranatural dalam mitologi Islam yang memiliki kekuatan dan kehendak bebas, kadang-kadang dipandang sebagai sumber ketakutan.
  42. Kehancuran Dunia: Tema di mana ancaman gaib atau kekuatan jahat mengancam untuk menghancurkan dunia atau umat manusia.
  43. Kekuatan Gaib: Kekuatan atau kemampuan supranatural yang dimiliki oleh karakter dalam cerita, seringkali digunakan untuk melawan kejahatan atau menyelidiki dunia gaib.
  44. Keluarga Terkutuk: Keluarga yang diyakini memiliki nasib buruk atau kutukan yang terus menimpa anggota keluarga dari generasi ke generasi.
  45. Kematian Tragis: Kematian yang tidak wajar atau tragis yang menjadi dasar cerita horor dan biasanya memiliki pengaruh kuat terhadap peristiwa yang terjadi kemudian.
  46. Kematiannya Sendiri: Keyakinan bahwa seseorang yang mati dengan cara kekerasan atau bunuh diri akan menjadi hantu yang gelisah.
  47. Konspirasi Gaib: Rencana rahasia atau persekongkolan yang melibatkan makhluk gaib atau entitas supranatural dengan tujuan tertentu.
  48. Kutukan Vampir: Efek kutukan yang dialami oleh seseorang setelah digigit atau terkontaminasi oleh vampir, seperti perubahan menjadi vampir atau hidup abadi.
  49. Kutukan: Kutukan atau pesona yang mempengaruhi nasib seseorang atau keluarganya selama berabad-abad.
  50. Labirin: Struktur rumit atau daerah yang membingungkan dan menakutkan di dalamnya, seringkali digunakan sebagai latar belakang dalam cerita horor.
  51. Macabre: Menyeramkan – Hal-hal yang berhubungan dengan kematian atau kekejaman yang menimbulkan rasa takut dan kengerian.
  52. Makhluk Gaib: Entitas yang tidak terlihat oleh mata manusia, tetapi bisa merasakan kehadirannya atau efeknya.
  53. Malam Setan: Waktu yang diyakini penuh dengan aktivitas paranormal dan jahat, sering dianggap sebagai waktu yang paling menakutkan.
  54. Malapetaka: Bencana atau peristiwa buruk yang terjadi secara tiba-tiba dan misterius, seringkali dikaitkan dengan kehadiran makhluk gaib.
  55. Malevolent: Jahat – Sifat jahat atau niat jahat dari makhluk atau karakter dalam cerita horor.
  56. Nightmares: Mimpi buruk – Pengalaman mimpi yang menakutkan atau mengganggu.
  57. Occult Knowledge: Pengetahuan okultisme – Informasi atau ajaran tersembunyi yang berhubungan dengan ilmu gaib atau supranatural.
  58. Occult Ritual: Ritual okultisme – Upacara atau praktik tersembunyi yang melibatkan ilmu gaib atau supranatural.
  59. Occult Symbols: Simbol-simbol okultisme – Tanda atau lambang yang digunakan dalam ilmu gaib atau kepercayaan supranatural.
  60. Occult: Okultisme – Praktik tersembunyi atau ilmu yang melibatkan pengetahuan dan kekuatan supranatural atau metafisika.
  61. Orakel: Entitas atau sumber supranatural yang memberikan petunjuk atau ramalan kepada orang lain.
  62. Orang Mati Hidup Kembali: Kejadian di mana seseorang yang telah meninggal bangkit kembali dari kematian, seringkali sebagai makhluk gaib yang menakutkan.
  63. Ouija Board: Papan ouija – Alat yang digunakan dalam upaya berkomunikasi dengan roh atau makhluk gaib melalui huruf, angka, dan kata-kata di papan.
  64. Pandangan Mati: Kemampuan untuk melihat roh atau makhluk gaib yang biasanya tidak terlihat oleh orang lain.
  65. Peliharaan Gaib: Makhluk atau hewan peliharaan yang diyakini berasal dari dunia gaib dan dapat menyebabkan gangguan atau keberuntungan tertentu bagi pemiliknya.
  66. Pemandangan Aneh: Fenomena alam atau kejadian luar biasa yang menakutkan dan sulit dijelaskan secara rasional.
  67. Pembalasan: Motif di mana roh atau makhluk gaib dikatakan kembali dari kematian untuk membalas dendam kepada orang yang telah menyakiti atau membunuhnya.
  68. Pembangkitan Makhluk Gaib: Ritual atau praktik yang menyebabkan makhluk gaib atau hantu muncul atau menjadi aktif.
  69. Pembunuh Berantai: Karakter yang berulang kali membunuh orang banyak dengan cara-cara sadis dan kejam.
  70. Pemburu Hantu: Seseorang yang memiliki kemampuan untuk melacak, berkomunikasi, atau mengusir hantu dan makhluk gaib lainnya.
  71. Pemburu Setan: Individu yang secara aktif mencari dan berhadapan dengan setan atau makhluk jahat lainnya untuk menghentikan atau mengusir mereka.
  72. Penculikan Gaib: Peristiwa misterius di mana seseorang tiba-tiba menghilang atau diculik oleh kekuatan supranatural.
  73. Penerawangan: Kemampuan untuk melihat atau merasakan peristiwa masa depan atau kejadian gaib.
  74. Penghuni Kuburan: Makhluk atau roh yang tinggal di atau sekitar kuburan dan seringkali dikaitkan dengan aktivitas supranatural.
  75. Pengusir Hantu: Benda atau zat tertentu yang dipercaya dapat mengusir hantu atau makhluk gaib dari suatu tempat.
  76. Pengusiran Setan: Upaya untuk mengusir setan atau roh jahat dari seseorang atau tempat melalui ritual atau doa.
  77. Peninggalan Terkutuk: Benda atau tempat yang diyakini membawa kutukan atau roh jahat yang mengancam siapa pun yang berhubungan dengannya.
  78. Penjara Hantu: Tempat atau bangunan yang dikenal memiliki sejarah kelam dan dihuni oleh hantu atau roh penasaran.
  79. Penjelajahan Hantu: Aktivitas mencari, menyelidiki, atau berkomunikasi dengan hantu atau makhluk gaib lainnya untuk mencari jawaban atau membantu mereka berpindah ke alam lain.
  80. Penyihir: Seseorang yang memiliki kemampuan sihir atau kekuatan magis yang dapat digunakan untuk tujuan baik atau jahat.
  81. Peramal: Seseorang yang dapat meramalkan masa depan atau berhubungan dengan dunia gaib untuk mendapatkan informasi.
  82. Perjanjian Setan: Kesepakatan atau kontrak dengan setan atau entitas jahat untuk mencapai keinginan atau tujuan tertentu.
  83. Permainan Hantu: Aktivitas bermain permainan tertentu yang dipercayai dapat memanggil atau berinteraksi dengan roh atau makhluk gaib.
  84. Petrify: Membekukan – Menyebabkan seseorang kaku atau terperangkap dalam ketakutan.
  85. Phantasm: Fantasma – Siluet atau penampakan gaib yang menggambarkan hantu atau roh.
  86. Phantom Pain: Rasa sakit hantu – Sensasi sakit atau ketidaknyamanan yang dirasakan oleh seseorang yang telah kehilangan bagian tubuhnya.
  87. Phantom: Hantu – Bentuk bayangan atau penampakan dari makhluk yang sudah meninggal.
  88. Pintu ke Dunia Lain: Tempat atau objek tertentu yang dianggap sebagai pintu masuk atau portal ke dunia gaib.
  89. Poltergeist: Poltergeist – Jenis hantu atau roh jahat yang dikenal karena menyebabkan kerusakan fisik atau kekacauan di sekitar mereka.
  90. Possessed: Tersandera – Dalam keadaan di mana seseorang dianggap dihuni atau dikendalikan oleh roh atau entitas jahat.
  91. Possession Trance: Trance penyanderaan – Keadaan di mana seseorang mengalami kesurupan atau dikuasai oleh entitas gaib.
  92. Possession: Penyanderaan roh – Keadaan di mana roh atau entitas gaib menguasai tubuh seseorang dan mengendalikannya.
  93. Proses Reanimasi: Upaya untuk menghidupkan kembali mayat atau menciptakan makhluk hidup kembali melalui ilmu hitam atau ilmu kedokteran yang gelap.
  94. Pusaka Keluarga: Benda bersejarah yang diwariskan dari generasi ke generasi dan mungkin membawa kekuatan magis atau kutukan.
  95. Pusaka Terkutuk: Benda bersejarah atau benda berharga yang diyakini membawa kutukan atau kekuatan jahat yang mengancam pemiliknya.
  96. Reinkarnasi: Keyakinan bahwa roh seseorang dapat dilahirkan kembali dalam tubuh lain setelah kematian.
  97. Ritual Hitam: Upacara atau praktik magis yang digunakan untuk mencapai tujuan jahat atau menghubungkan dengan kekuatan gelap.
  98. Ritus Kematian: Upacara atau praktik tradisional yang terkait dengan kematian dan seringkali menjadi sumber ketakutan dalam cerita horor.
  99. Roh: Energi tak kasatmata yang diyakini dapat mempengaruhi dunia fisik dan seringkali menjadi sumber ketakutan dalam cerita horor.
  100. Rumah Berhantu: Tempat tinggal yang diyakini dihuni oleh hantu atau makhluk gaib lainnya.
  101. Seance: Sidang roh – Upacara atau pertemuan yang digunakan untuk mencoba berkomunikasi dengan roh-roh orang yang telah meninggal.
  102. Setan: Entitas jahat atau roh jahat yang dipercaya berasal dari dunia lain dan sering berusaha menggoda atau mencelakai manusia.
  103. Shadows: Bayangan – Bentuk gelap yang dihasilkan oleh pencahayaan yang menyebabkan perasaan aneh atau menakutkan.
  104. Shapeshifter: Pergantian bentuk – Makhluk atau karakter yang dapat mengubah penampilan fisik mereka dari satu bentuk ke bentuk lain.
  105. Shivers: Merinding – Sensasi fisik ketika seseorang merasa dingin atau ketakutan.
  106. Sinister: Jahat – Sesuatu yang menunjukkan niat buruk atau maksud jahat.
  107. Spine-chilling: Mengerikan – Sesuatu yang menyebabkan bulu kuduk merinding atau ketakutan yang sangat kuat.
  108. Supernatural Being: Makhluk supernatural – Entitas atau makhluk yang memiliki kemampuan atau karakteristik di luar kapasitas manusia, seperti vampir, werewolf, atau setan.
  109. Supernatural: Kejadian atau kekuatan di luar pemahaman ilmiah yang menjadi fokus cerita horor.
  110. Tarian Hantu: Kejadian misterius di mana hantu atau makhluk gaib lainnya tampak berdansa atau bergerak dengan cara aneh.
  111. Tempat Berhantu: Lokasi atau bangunan yang diketahui sering dikunjungi oleh hantu atau makhluk gaib, dan seringkali dihindari oleh orang banyak.
  112. Terjebak: Tema di mana karakter atau kelompok terperangkap di tempat terpencil atau terisolasi dengan ancaman horor.
  113. Teror Biologis: Ancaman dari makhluk atau organisme biologis yang berbahaya dan menakutkan, seperti virus mutan atau hewan buas.
  114. Teror Eksplorasi: Ketakutan yang melibatkan penjelajahan lokasi tersembunyi atau terlarang yang mengungkap misteri yang menakutkan.
  115. Teror Paranormal: Pengalaman atau peristiwa yang tidak dapat dijelaskan secara ilmiah dan dianggap sebagai tanda adanya aktivitas paranormal atau supranatural.
  116. Teror Psikologis: Taktik yang digunakan untuk menyebabkan ketakutan atau kebingungan pada karakter atau pembaca dengan mempengaruhi pikiran dan perasaan mereka.
  117. Teror Teknologi: Ketakutan yang melibatkan teknologi modern, seperti hantu di dalam perangkat elektronik atau kecerdasan buatan yang menjadi ganas.
  118. Wailing: Meratap – Suara tangisan atau rintihan yang menyedihkan atau menakutkan.
  119. Witches: Penyihir – Individu yang memiliki kekuatan sihir atau ilmu gaib.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *