Daftar Istilah Copywriting (Kamusnya Copywriter)

  • Above the Fold: Bagian halaman yang terlihat tanpa perlu menggulir, biasanya area yang penting untuk menarik perhatian.
  • Above the Line (ATL): Aktivitas pemasaran yang mencakup iklan di media konvensional seperti televisi, radio, dan cetak.
  • Audience Persona: Representasi fiktif dari karakteristik, preferensi, dan demografi audiens target.
  • Below the Fold: Bagian halaman yang hanya terlihat setelah menggulir, sering digunakan untuk informasi tambahan.
  • Below the Line (BTL): Aktivitas pemasaran yang melibatkan interaksi langsung dengan target audiens, seperti promosi, pameran, dan kegiatan langsung.
  • Benefit: Manfaat yang diterima pelanggan saat menggunakan produk atau layanan.
  • Body Copy: Bagian utama teks dalam materi pemasaran yang memberikan informasi lebih rinci tentang produk atau layanan.
  • Brand Identity: Citra visual dan pesan merek yang mengkomunikasikan nilai dan karakter merek kepada audiens.
  • Brand Voice: Gaya dan tonalitas unik yang merepresentasikan suara merek dalam teks.
  • Call to Action (CTA): Ajakan tindakan kepada pembaca, mengarahkan mereka untuk melakukan tindakan tertentu, seperti membeli produk atau mengisi formulir.
  • Cliché: Ungkapan atau frase yang telah menjadi sangat umum dan kehilangan daya tariknya.
  • Conversion Funnel: Tahapan perjalanan yang diharapkan dilalui oleh pembaca dari ketertarikan awal hingga melakukan tindakan yang diinginkan.
  • Conversion Optimization: Proses mengoptimalkan elemen pemasaran untuk meningkatkan tingkat konversi, seperti pembelian atau pengisian formulir.
  • Conversion Rate: Persentase pembaca atau pengunjung yang mengambil tindakan sesuai ajakan dalam teks.
  • Copywriting: Seni dan proses menulis teks yang persuasif untuk tujuan pemasaran atau iklan.
  • Drip Campaign: Serangkaian pesan yang dikirim secara teratur kepada pelanggan atau prospek untuk membangun keterlibatan dan mengarahkan tindakan.
  • Editing: Proses penyempurnaan dan perbaikan teks untuk meningkatkan kualitas dan keterbacaan.
  • Editing: Proses penyuntingan dan perbaikan teks untuk meningkatkan kualitas dan keterbacaan.
  • Emotional Appeal: Pendekatan untuk menggugah emosi pembaca guna mempengaruhi keputusan mereka.
  • Empathy: Kemampuan untuk merasakan dan memahami perasaan serta perspektif audiens.
  • Evergreen Content: Konten yang tetap relevan dan berharga untuk jangka waktu yang lebih lama.
  • Feature: Fitur khusus atau karakteristik dari produk atau layanan.
  • FOMO (Fear of Missing Out): Perasaan takut ketinggalan yang dapat digunakan untuk memotivasi pembaca agar segera mengambil tindakan.
  • Gamification: Menggunakan elemen permainan dalam strategi pemasaran untuk meningkatkan keterlibatan dan interaksi.
  • Headline: Judul menarik yang ditempatkan di bagian atas teks untuk menarik perhatian pembaca.
  • Hook: Pernyataan awal yang menarik untuk meraih perhatian pembaca sejak awal.
  • Influencer Marketing: Menggandeng individu berpengaruh dalam industri tertentu untuk mempromosikan produk atau layanan.
  • Jargon: Istilah teknis atau khusus yang mungkin tidak dikenal oleh semua pembaca.
  • Kata Kunci: Kata atau frasa yang relevan dengan topik tertentu, penting dalam SEO dan pemasaran online.
  • Keyword Density: Proporsi kata kunci dalam teks dibandingkan dengan jumlah total kata, berkaitan dengan SEO.
  • Keyword Research: Proses meneliti dan memilih kata kunci yang relevan untuk meningkatkan visibilitas dalam mesin pencari.
  • Landing Page: Halaman khusus yang dirancang untuk mendorong tindakan tertentu, seperti pembelian atau pengisian formulir.
  • Lead Magnet: Isi berharga yang ditawarkan kepada calon pelanggan sebagai insentif untuk mendapatkan informasi kontak mereka.
  • Meta Description: Deskripsi singkat yang muncul dalam hasil mesin pencari, merangkum isi halaman web.
  • Native Advertising: Iklan yang disajikan dengan gaya dan format yang sejalan dengan konten sekitarnya.
  • Omnichannel: Pendekatan pemasaran yang mengintegrasikan berbagai saluran komunikasi untuk memberikan pengalaman konsisten kepada pelanggan.
  • Outbound Marketing: Pendekatan pemasaran yang melibatkan inisiatif proaktif untuk mencapai audiens, seperti iklan berbayar.
  • Persona Mapping: Mengembangkan gambaran mendalam tentang audiens target, termasuk sifat, kebiasaan, dan tujuan mereka.
  • Persona: Profil mendalam tentang karakteristik, kebutuhan, dan preferensi audiens target.
  • Power Words: Kata-kata yang kuat dan emosional yang digunakan untuk mempengaruhi perasaan pembaca.
  • Proofreading: Proses pemeriksaan dan perbaikan teks untuk memastikan tata bahasa dan kesalahan ejaan tidak ada.
  • Quantitative Data: Data berupa angka dan statistik yang mengukur kuantitas dan pola.
  • Relevance: Kepentingan dan keterkaitan teks dengan audiens dan konteks pemasaran.
  • Retargeting: Menargetkan iklan kepada orang yang sebelumnya sudah berinteraksi dengan merek atau situs web.
  • Scarcity: Strategi pemasaran dengan menyoroti keterbatasan kuantitas atau waktu untuk mendorong tindakan cepat.
  • SEO (Search Engine Optimization): Proses mengoptimalkan teks agar mudah ditemukan di mesin pencari dan meningkatkan peringkat situs web.
  • Slogan: Frase singkat yang mencerminkan nilai inti atau pesan merek.
  • Social Proof: Bukti atau rekomendasi dari orang lain yang menunjukkan bahwa produk atau layanan memiliki nilai.
  • Storytelling: Menggunakan cerita untuk membangun emosi dan koneksi dengan pembaca, sering digunakan dalam copywriting.
  • Subheadline: Judul pendukung yang memberikan informasi lebih lanjut setelah headline, sering kali dalam teks yang lebih kecil.
  • Target Audience: Kelompok demografis atau segmentasi pasar yang menjadi fokus utama pesan pemasaran.
  • Targeting: Proses memilih dan fokus pada segmen spesifik dari audiens untuk pesan pemasaran.
  • Testimonial: Ulasan atau pengalaman positif dari pelanggan yang dapat mendukung kepercayaan terhadap produk atau layanan.
  • User Experience (UX): Pengalaman keseluruhan pengguna saat berinteraksi dengan situs web, aplikasi, atau produk.
  • USP (Unique Selling Proposition): Keunggulan unik yang membedakan produk atau layanan dari pesaing di pasar.
  • Value Proposition: Penjelasan singkat tentang manfaat unik suatu produk atau layanan bagi target audiens.
  • Viral Content: Konten yang dengan cepat menyebar secara luas melalui berbagai saluran online.
  • Viral Marketing: Strategi yang merencanakan konten agar menyebar secara luas melalui berbagi dari pengguna ke pengguna.
  • Visual Hierarchy: Pengaturan elemen visual dalam desain untuk mengarahkan mata pembaca pada bagian-bagian yang paling penting.
  • White Space: Area kosong dalam tata letak teks yang membantu meningkatkan keterbacaan dan tampilan visual.
  • Whitespace: Ruang kosong di sekitar elemen teks atau desain yang membantu meningkatkan keterbacaan dan tampilan visual.
  • Wireframe: Kerangka dasar visual yang menggambarkan tata letak elemen dalam desain, membantu perencanaan.
  • Word of Mouth: Proses alami di mana orang berbicara tentang produk atau layanan kepada orang lain.
  • X-Factor: Unsur atau kualitas unik yang membuat produk atau merek menjadi istimewa dan menarik.
  • Youth Marketing: Strategi pemasaran yang ditargetkan kepada segmen usia muda.
  • Zero Moment of Truth (ZMOT): Titik dalam perjalanan pembeli ketika mereka mencari informasi online sebelum mengambil keputusan pembelian.
  • Zigzag Pattern: Pola membaca yang umum diikuti oleh orang saat membaca halaman online, biasanya dari atas kiri ke bawah kanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *