Daftar Istilah Coklat

  • Bean-to-Bar Producer: Produsen yang menghasilkan coklat dari biji kakao mentah hingga produk jadi dalam proses yang lebih terkontrol.
  • Bean-to-Bar: Proses pembuatan coklat dari biji kakao hingga menjadi produk jadi oleh produsen yang mengendalikan seluruh tahap produksi.
  • Bubuk Kakao: Hasil penggilingan biji kakao yang menghasilkan bubuk berwarna cokelat pekat, digunakan dalam pembuatan coklat dan minuman coklat.
  • Cacao Percentage: Persentase bubuk kakao dan mentega kakao dalam produk coklat, mengindikasikan intensitas rasa kakao.
  • Chocolate Aging: Proses penuaan coklat selama periode tertentu untuk mengembangkan karakteristik rasa yang lebih dalam.
  • Chocolate Bloom: Ketika coklat mengalami perubahan tampilan akibat kristalisasi lemak yang tidak stabil, bisa berupa bloom lemak atau bloom gula.
  • Chocolate Coating Machine: Mesin yang digunakan untuk melapisi makanan dengan lapisan tipis coklat cair, sering digunakan dalam produksi permen.
  • Chocolate Coating: Lapisan coklat tipis yang diterapkan pada permukaan makanan atau permen.
  • Chocolate Competition: Kontes di mana pembuat coklat berkompetisi untuk memamerkan dan dinilai atas karya coklat mereka.
  • Chocolate Conching: Proses penghalusan adonan coklat dalam mesin conche untuk mengembangkan rasa dan tekstur yang lebih baik.
  • Chocolate Connoisseur: Seseorang yang memiliki pengetahuan mendalam tentang coklat, termasuk rasa, aroma, dan proses pembuatannya.
  • Chocolate Degustation: Sebuah sesi mencicipi coklat yang serius, mirip dengan perjalanan anggur, untuk mengeksplorasi berbagai rasa dan nuansa.
  • Chocolate Extrusion: Proses memaksa adonan coklat melalui cetakan atau alat khusus untuk membentuk produk seperti batangan atau dekorasi coklat.
  • Chocolate Fondue: Hidangan yang melibatkan melelehkan coklat dalam wadah khusus untuk mencelupkan makanan seperti buah atau marshmallow.
  • Chocolate Fountain: Alat yang digunakan untuk menyajikan coklat leleh dalam acara-acara khusus, makanan dicelupkan ke dalam coklat yang mengalir.
  • Chocolate Lab: Laboratorium tempat para ahli coklat melakukan pengujian, penelitian, dan inovasi dalam produk coklat.
  • Chocolate Liquor: Massa kental yang dihasilkan dari penggilingan biji kakao yang cair dan terdiri dari bubuk kakao dan mentega kakao.
  • Chocolate Mold: Cetakan khusus yang digunakan untuk membentuk coklat dalam berbagai bentuk dan ukuran.
  • Chocolate Mousse: Dessert ringan yang terbuat dari adonan coklat yang dikocok dengan krim dan putih telur untuk menghasilkan tekstur yang lembut dan berongga.
  • Chocolate Museum: Tempat di mana sejarah, budaya, dan proses pembuatan coklat dipamerkan dan dijelaskan kepada pengunjung.
  • Chocolate Packaging: Desain dan bahan kemasan yang digunakan untuk melindungi dan mempresentasikan produk coklat.
  • Chocolate Pairing: Menggabungkan berbagai jenis coklat dengan makanan atau minuman lain untuk menciptakan harmoni rasa yang kaya.
  • Chocolate Sampler: Sebuah koleksi kecil berbagai jenis coklat yang berbeda, biasanya digunakan untuk mencicipi dan membandingkan rasa.
  • Chocolate Sculpture: Karya seni yang terbuat dari coklat yang dipahat atau dibentuk menjadi berbagai bentuk dan desain.
  • Chocolate Spread: Selai coklat yang memiliki tekstur lembut dan rasa coklat yang kaya, sering digunakan sebagai topping untuk roti atau kue.
  • Chocolate Subscription Box: Layanan berlangganan di mana pelanggan menerima kotak berisi berbagai jenis coklat secara berkala.
  • Chocolate Symphony: Ungkapan yang menggambarkan pengalaman mendalam saat menikmati coklat, dengan kombinasi rasa, aroma, dan tekstur yang harmonis.
  • Chocolate Tasting: Prosedur mencicipi coklat yang mirip dengan merasakan anggur, mencari nuansa rasa dan aroma yang berbeda.
  • Chocolatier: Seseorang atau perusahaan yang khusus dalam pembuatan coklat, seringkali menghasilkan produk coklat berkualitas tinggi dan inovatif.
  • Cocoa Butter Bloom: Ketika mentega kakao dalam coklat mengalami perubahan kristalisasi yang menghasilkan bintik-bintik pada permukaan coklat.
  • Cocoa Butter Equivalent (CBE): Pengganti mentega kakao dalam pembuatan coklat dan produk coklat lainnya, yang memiliki karakteristik serupa.
  • Cocoa Butter Massage: Jenis pijatan atau perawatan kulit yang menggunakan mentega kakao untuk melembabkan dan merawat kulit.
  • Cocoa Butter Melting Point: Suhu di mana mentega kakao meleleh menjadi cairan, penting dalam proses tempering coklat.
  • Cocoa Butter Press: Alat yang digunakan untuk mengekstraksi mentega kakao dari biji kakao.
  • Cocoa Butter Skincare: Produk perawatan kulit yang mengandung mentega kakao untuk manfaat pelembab dan nutrisi kulit.
  • Cocoa Butter: Mentega yang diekstraksi dari biji kakao dan digunakan untuk memberikan tekstur halus dan lembut dalam produk coklat.
  • Cocoa Dusting: Taburan bubuk kakao tipis pada permukaan coklat atau kue untuk efek visual atau peningkatan rasa.
  • Cocoa Farm: Tanah atau area tempat tanaman kakao ditanam dan diurus untuk produksi biji kakao.
  • Cocoa Farming: Budidaya tanaman kakao untuk produksi biji kakao, melibatkan perawatan pohon kakao dan pengumpulan biji.
  • Cocoa Fermentation Boxes: Kotak atau tempat di mana biji kakao difermentasi untuk mengembangkan rasa dan karakteristik khas coklat.
  • Cocoa Fermentation: Proses fermentasi biji kakao setelah pemanenan, penting untuk mengembangkan rasa dan karakteristik coklat.
  • Cocoa Genetics: Penelitian mengenai varietas biji kakao, analisis genetik, dan pemuliaan tanaman untuk meningkatkan kualitas dan ketahanannya.
  • Cocoa Harvesting: Proses pemanenan buah kakao dari pohon untuk mengumpulkan biji kakao.
  • Cocoa Husk Tea: Minuman herbal yang dibuat dengan merebus kulit luar biji kakao, memiliki rasa ringan dan aroma yang khas.
  • Cocoa Husk: Kulit luar biji kakao yang dihilangkan selama proses pengolahan biji kakao. Kadang-kadang digunakan untuk membuat minuman coklat atau teh coklat.
  • Cocoa Lecithin: Zat tambahan yang biasanya berasal dari biji kakao dan digunakan untuk memperbaiki tekstur dan konsistensi coklat.
  • Cocoa Liquor Ratio: Rasio antara bubuk kakao dan mentega kakao dalam massa coklat.
  • Cocoa Liquor: Lihat “Chocolate Liquor”.
  • Cocoa Mass Fraction: Persentase dari massa biji kakao dalam coklat, termasuk bubuk kakao dan mentega kakao.
  • Cocoa Mass: Massa kental yang dihasilkan dari penggilingan biji kakao, terdiri dari bubuk kakao dan mentega kakao. Juga dikenal sebagai “chocolate liquor”.
  • Cocoa Nib Grinder: Mesin yang digunakan untuk menggiling biji kakao menjadi potongan-potongan kecil yang dikenal sebagai cocoa nibs.
  • Cocoa Nibs: Potongan kecil dari biji kakao yang telah disangrai, dipecahkan, dan dihilangkan kulitnya. Digunakan dalam berbagai produk coklat.
  • Cocoa Origin: Wilayah geografis tempat biji kakao ditanam dan dihasilkan.
  • Cocoa Pod Splitting: Proses membuka kulit buah kakao untuk mengakses biji kakao di dalamnya.
  • Cocoa Pod: Kulit buah kakao yang berisi biji kakao yang akan diolah menjadi coklat.
  • Cocoa Powder Dusting: Menyajikan coklat atau kue dengan menaburkan bubuk kakao di atasnya sebagai hiasan atau penambah rasa.
  • Cocoa Powder: Bubuk kakao yang dihasilkan dari penggilingan biji kakao yang telah dihilangkan lemaknya (mentega kakao). Digunakan dalam pembuatan minuman coklat dan adonan.
  • Cocoa Price Fluctuations: Perubahan harga biji kakao yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti cuaca, produksi, dan permintaan.
  • Cocoa Price Index: Indeks yang mengukur perubahan harga biji kakao dalam jangka waktu tertentu.
  • Cocoa Processing: Serangkaian tahapan untuk mengubah biji kakao menjadi produk coklat, termasuk fermentasi, pengeringan, pemanggangan, dan penggilingan.
  • Cocoa Pulp: Daging buah yang melapisi biji kakao. Di beberapa kasus, digunakan dalam pembuatan minuman berbasis kakao.
  • Cocoa Research Institute: Institusi atau lembaga yang melakukan penelitian terkait budidaya, produksi, dan inovasi dalam industri kakao dan coklat.
  • Cocoa Roasting: Proses pemanggangan biji kakao untuk mengembangkan cita rasa khas coklat dan menghilangkan kelembaban.
  • Cocoa Scale: Alat pengukur yang digunakan dalam industri coklat untuk mengukur proporsi biji kakao dan bahan lainnya.
  • Cocoa Solids Content: Persentase dari massa biji kakao dalam produk coklat, termasuk bubuk kakao dan cokelat tanpa lemak.
  • Cocoa Solids: Fraksi padat dari biji kakao setelah diolah, terdiri dari bubuk kakao dan cokelat tanpa lemak.
  • Cocoa Supply Chain: Rangkaian proses dari budidaya biji kakao hingga produksi coklat dan distribusinya ke pasar.
  • Cocoa Sustainability Certification: Sertifikasi yang menunjukkan bahwa biji kakao ditanam dan diproduksi dengan memperhatikan prinsip-prinsip keberlanjutan sosial dan lingkungan.
  • Cocoa Sustainability: Upaya untuk menjaga keberlanjutan budidaya kakao dengan memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.
  • Cocoa Tax: Pajak yang dikenakan pada produksi atau ekspor biji kakao atau produk coklat.
  • Cocoa Tree: Pohon tanaman kakao yang menghasilkan buah kakao yang berisi biji kakao.
  • Coklat Bitter: Jenis coklat dengan kadar gula yang rendah, memberikan rasa pahit yang intens dari kakao.
  • Coklat Hitam: Coklat tanpa tambahan susu, memiliki rasa kuat dan kaya akan kakao.
  • Coklat Putih: Terbuat dari mentega kakao, gula, dan susu, tanpa bubuk kakao. Berwarna putih dengan rasa manis dan kaya susu.
  • Coklat Ruby: Jenis coklat yang mendapatkan warna dan rasa unik dari biji kakao jenis tertentu, tanpa penambahan pewarna atau rasa buah-buahan.
  • Coklat Single-Origin: Coklat yang terbuat dari biji kakao yang berasal dari satu wilayah atau kebun kakao tertentu, menghasilkan rasa unik yang mencerminkan karakter tanah asal biji kakao tersebut.
  • Coklat Susu: Coklat yang mengandung susu bubuk atau produk susu lainnya, memberikan rasa lebih lembut dan kaya.
  • Coklat Tanpa Gula: Coklat yang dibuat tanpa tambahan gula, biasanya menggunakan pengganti pemanis seperti stevia atau eritritol.
  • Coklat: Produk olahan dari biji kakao yang telah diproses menjadi bubuk kakao, mentega kakao, gula, dan bahan tambahan lainnya.
  • Conching: Proses penghalusan dan perataan tekstur coklat melalui gerakan berulang dalam mesin khusus, untuk menghasilkan coklat yang halus dan lembut.
  • Couverture Chocolate: Coklat berkualitas tinggi dengan kandungan mentega kakao yang tinggi, digunakan untuk melapisi dan membentuk coklat.
  • Couverture: Coklat berkualitas tinggi dengan kandungan mentega kakao yang tinggi, digunakan khusus untuk melapisi dan membentuk coklat.
  • Criollo Cocoa: Salah satu varietas biji kakao yang dianggap memiliki kualitas terbaik dan rasa yang kompleks.
  • Dark Chocolate: Coklat dengan kandungan susu yang rendah atau tanpa susu, memiliki rasa kakao yang kuat dan kaya.
  • Enrobing: Proses melapisi makanan dengan lapisan tipis coklat cair, seperti permen atau buah kering.
  • Forastero Cocoa: Varian biji kakao yang lebih umum ditemui, memiliki rasa yang lebih sederhana dibandingkan Criollo.
  • Ganache Filling: Campuran coklat dan krim yang digunakan sebagai isian dalam truffle, kue, atau coklat lainnya.
  • Ganache: Campuran coklat dan krim yang digunakan sebagai isian atau hiasan dalam coklat atau kue.
  • Gianduja: Campuran pasta kacang (biasanya hazelnut) dengan coklat, digunakan dalam berbagai produk coklat.
  • Inklusi: Bahan tambahan seperti kacang, buah kering, atau rempah-rempah yang dicampurkan ke dalam adonan coklat sebelum pembentukan.
  • Kakao: Biji yang berasal dari tanaman kakao yang digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat coklat.
  • Milk Chocolate: Coklat dengan tambahan susu bubuk atau produk susu lainnya, memberikan rasa lembut dan manis.
  • Praline: Coklat yang diisi dengan berbagai macam isian, seperti kacang, karamel, atau buah kering.
  • Pralinosa: Pasta halus yang terbuat dari campuran kacang dan gula, digunakan sebagai isian dalam coklat.
  • Single-Origin Chocolate: Coklat yang dibuat dari biji kakao yang berasal dari satu wilayah geografis tertentu, menghasilkan profil rasa unik.
  • Single-Origin Cocoa: Biji kakao yang berasal dari satu wilayah geografis tertentu dan digunakan dalam produksi coklat single-origin.
  • Tempering Coklat: Proses pemanasan dan pendinginan coklat untuk mengontrol kristalisasi lelehan coklat, sehingga menghasilkan tekstur yang renyah dan kilau yang baik.
  • Trinitario Cocoa: Hibrida antara varietas Criollo dan Forastero, memiliki kualitas dan rasa yang beragam.
  • Truffle Coklat: Potongan kecil coklat bulat atau oval yang biasanya diisi dengan ganache atau campuran coklat dan krim.
  • White Chocolate: Coklat putih yang terbuat dari mentega kakao, gula, dan produk susu, tanpa bubuk kakao. Tidak memiliki rasa coklat sejati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *