Daftar Istilah Blender 3D (Software Animasi)

  • Ambient Occlusion: Teknik rendering yang menambahkan bayangan ke area-area yang cenderung lebih gelap karena kurangnya cahaya.
  • Animasi: Perubahan berkelanjutan dalam waktu dari properti objek, seperti posisi atau rotasi.
  • Armature Deform: Metode deformasi yang menggunakan rigging tulang untuk mengendalikan bentuk objek.
  • Armature Pose: Posisi atau pose yang diambil oleh tulang palsu dalam animasi karakter.
  • Armature: Sistem tulang palsu yang digunakan untuk mengendalikan bagian karakter dalam animasi.
  • Background Image: Gambar referensi yang ditampilkan di belakang objek dalam viewport.
  • Bake Physics: Proses menghitung dan menyimpan hasil simulasi fisika ke dalam data yang dapat digunakan kembali.
  • Bake Texture: Proses menghasilkan peta tekstur berdasarkan informasi dari objek 3D.
  • Bake: Proses menghitung dan menyimpan data simulasi yang dihasilkan sebelumnya.
  • Boolean: Operasi matematika untuk menggabungkan, memotong, atau memisahkan objek berdasarkan geometri.
  • Camera View: Pandangan melalui kamera saat menyesuaikan komposisi tampilan.
  • Compositing: Proses menggabungkan berbagai elemen visual, efek, dan lapisan dalam satu gambar akhir.
  • Cycles Renderer: Mesin rendering dalam Blender yang fokus pada pencahayaan realistis dan perhitungan fisik.
  • Dope Sheet: Editor yang menampilkan keyframe dan kurva animasi dalam bentuk grafik.
  • F-Curve: Kurva yang mengontrol perubahan berbagai properti selama waktu dalam animasi.
  • FK (Forward Kinematics): Menganimasikan karakter dengan mengendalikan setiap tulang secara terpisah.
  • Fluid Simulation: Simulasi dinamika fluida seperti air atau cairan lainnya.
  • Freestyle Renderer: Mesin rendering yang menghasilkan gambar dengan gaya ilustrasi.
  • Freestyle: Fitur yang memungkinkan pengaturan garis-garis gaya ilustrasi pada render.
  • Garis: Sekumpulan verteks yang membentuk segmen lurus antara dua titik.
  • Grease Pencil Layer: Lapisan yang digunakan dalam Grease Pencil untuk mengelompokkan gambar atau animasi.
  • Grease Pencil Material: Material yang digunakan untuk memberikan warna dan gaya pada gambar Grease Pencil.
  • Grease Pencil Object: Objek khusus yang digunakan untuk membuat gambar 2D dalam ruang 3D.
  • Grease Pencil Rigging: Menggunakan Grease Pencil untuk membuat tulang palsu dan menganimasikan objek.
  • Grease Pencil: Alat untuk menggambar langsung di ruang 3D, baik untuk sketsa atau animasi.
  • Icosphere: Bentuk bola berbasis segitiga yang sering digunakan sebagai objek dasar.
  • IK (Inverse Kinematics): Metode perhitungan yang menghasilkan posisi tulang induk berdasarkan posisi ujung tulang.
  • Inset: Proses menarik wajah dalam mesh ke dalam untuk membuat efek bingkai.
  • Kamera: Pemirsa yang menentukan bagaimana pandangan 3D dirender.
  • Keyframe: Titik penting dalam animasi yang menandai nilai tertentu pada waktu tertentu.
  • Lampu: Sumber cahaya dalam lingkungan 3D yang mempengaruhi pencahayaan.
  • Masking: Proses membatasi area tertentu dari objek yang akan diedit, sering digunakan dalam Sculpt Mode.
  • Material: Kombinasi tekstur, warna, dan sifat visual lainnya yang diterapkan pada objek.
  • Mesh: Jaringan titik, garis, dan wajah yang membentuk objek 3D.
  • Modifier: Alat yang mengubah geometri objek dengan cara tertentu, seperti Subdivision Surface atau Mirror.
  • Node Editor: Editor visual yang digunakan untuk mengatur aliran data, seperti dalam pengaturan material atau kompositing.
  • Node Group: Grup node yang dapat disusun ulang dan digunakan kembali dalam Node Editor.
  • Node Input/Output: Titik di dalam node yang menerima input atau mengeluarkan output data.
  • Node Tree: Koleksi node yang tersusun dalam hierarki dalam Node Editor.
  • Node: Unit visual dalam editor node untuk mengatur material, tekstur, dan efek.
  • Normal Map: Peta tekstur yang menyimpan informasi permukaan detail pada objek tanpa menambahkan geometri aktual.
  • NURBS: (Non-Uniform Rational B-Splines) Kurva matematis yang digunakan untuk membuat bentuk organik.
  • Objek: Item dalam ruang 3D yang dapat berupa benda, lampu, kamera, dan lainnya.
  • Outliner: Daftar hierarki semua objek dalam proyek Blender.
  • Particle System: Sistem yang menghasilkan partikel, seperti rambut, rumput, atau awan, dalam simulasi.
  • Partikel: Partikel kecil yang menciptakan efek seperti rambut, debu, atau cairan dalam simulasi.
  • Proxy Object: Objek yang mewakili objek kompleks lainnya dalam rendaman, digunakan untuk meningkatkan kinerja.
  • Proxy: Representasi rendah-resolusi dari objek kompleks yang digunakan untuk meningkatkan kinerja viewport.
  • Render: Proses menghasilkan gambar atau animasi dari tampilan 3D.
  • Retopology: Proses mengoptimalkan geometri mesh dengan menyesuaikan ulang vertex dan wajah untuk hasil yang lebih baik.
  • Rig: Kombinasi armature dan pengaturan terkait yang memungkinkan animasi karakter.
  • Rigging Constraint: Pengaturan yang mengontrol bagaimana objek berperilaku dalam hubungannya dengan rigging.
  • Rigging: Proses memberikan struktur tulang palsu pada model 3D untuk animasi karakter.
  • Rigid Body: Simulasi fisika yang memperlakukan objek sebagai benda padat yang tidak dapat berdeformasi.
  • Rigify: Add-on Blender yang mempermudah pembuatan rig karakter dengan cepat.
  • Sculpt Brush: Alat yang digunakan dalam Sculpt Mode untuk mengubah bentuk mesh dengan berbagai efek, seperti Pull, Inflate, dan Smooth.
  • Sculpt Mode: Mode yang memungkinkan Anda untuk mengukir atau mengubah bentuk objek 3D secara bebas.
  • Sculpting: Proses mengubah bentuk model 3D dengan cara menarik, mendorong, atau menggeser.
  • Shading: Proses mengatur tampilan permukaan objek dengan mempertimbangkan cahaya dan material.
  • Shape Key: Keyframe yang merepresentasikan variasi bentuk objek, sering digunakan dalam animasi wajah.
  • Simulation: Proses menghasilkan pergerakan dan perilaku dinamis, seperti simulasi fisika atau simulasi cairan.
  • Subdivision Surface: Modifier yang meningkatkan subdivisi wajah dan garis pada mesh.
  • Subsurf Modifier: Modifier yang meningkatkan level subdivisi pada mesh, menghasilkan permukaan yang lebih halus.
  • Subsurface Scattering: Efek visual yang mensimulasikan bagaimana cahaya menembus permukaan objek dan tersebar.
  • Tekstur: Gambar 2D yang diterapkan pada permukaan objek 3D untuk memberikan detail visual.
  • Timeline: Pemetaan visual waktu dalam animasi, menunjukkan keyframe dan perubahan properti.
  • UV Mapping: Proses memetakan tekstur 2D ke permukaan objek 3D.
  • UV Unwrapping: Proses meratakan permukaan 3D ke dalam bentuk 2D untuk pemetaan tekstur.
  • Verteks: Titik-titik dalam mesh yang membentuk sudut atau ujung.
  • Vertex Group: Kelompok verteks yang digunakan untuk mengendalikan efek tertentu seperti deformasi.
  • Vertex Paint: Proses melukis langsung pada verteks objek untuk memberikan warna atau tekstur.
  • VSE (Video Sequence Editor): Editor yang memungkinkan penggabungan video, suara, dan gambar dalam urutan waktu.
  • Wajah: Area datar yang dibentuk oleh tiga atau lebih verteks dalam urutan tertentu.
  • Weight Paint: Melukis bobot pada vertex grup dalam rigging untuk mengontrol deformasi karakter.
  • Wireframe: Tampilan objek 3D yang menampilkan garis-garis dan kontur, tanpa permukaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *