Daftar Istilah Beladiri Karate (Kamus Karate)

  • Ashi Barai: Teknik menyapu kaki lawan dengan kaki sendiri dalam karate.
  • Bunkai: Latihan untuk mengartikan dan menerapkan gerakan kata dalam situasi pertempuran nyata.
  • Chudan: Bagian tengah tubuh atau target di bagian perut dalam karate.
  • Dan: Tingkatan sabuk hitam dalam sistem penilaian karate, menandakan tingkat kemahiran tinggi.
  • Dojo: Tempat latihan atau ruang pertemuan karate.
  • Empi Uchi: Pukulan dengan siku yang mengarah ke depan dalam karate.
  • Empi: Gerakan melompat dengan satu lutut ditekuk ke atas dan tangan membentuk “sayap” dalam karate.
  • Enpi: Gerakan melompat dengan salah satu kaki ditekuk dan kaki belakang menendang ke atas dalam karate.
  • Gankaku: Kata yang meniru gerakan seekor burung di atas batu karang dalam karate.
  • Gedan Barai: Gerakan blok ke bawah untuk menghadapi serangan rendah dalam karate.
  • Gedan: Bagian bawah tubuh atau target di bagian panggul atau kaki dalam karate.
  • Gi: Pakaian seragam tradisional yang dikenakan dalam karate.
  • Gyaku-zuki: Pukulan dari posisi sejajar tubuh dengan tangan yang berlawanan dengan kaki depan.
  • Hachiji Dachi: Sikap kaki berdiri dengan kaki membentuk huruf “H” dalam karate.
  • Haito Uchi: Pukulan menggunakan tepi tangan bagian dalam dalam karate.
  • Hangetsu Dachi: Sikap kaki berdiri seperti segitiga terbalik dalam karate.
  • Hanmi: Sikap badan yang menunjukkan posisi tubuh yang agak miring dalam karate.
  • Heian: Serangkaian lima kata dasar dalam karate yang mengajarkan prinsip dasar teknik.
  • Heiko Dachi: Sikap kaki berdiri dengan kaki selebar bahu dalam karate.
  • Heisoku Dachi: Sikap kaki berdiri dengan kaki rapat dan tumit bersentuhan dalam karate.
  • Hiji: Siku tangan atau lengan bawah dalam karate.
  • Hiki Te: Teknik menarik tangan lawan dengan menggunakan satu tangan dalam karate.
  • Hikite: Gerakan menarik tangan kembali ke pinggang untuk meningkatkan kekuatan pukulan atau tendangan dalam karate.
  • Hikite: Teknik menarik tangan kembali ke pinggang saat melakukan pukulan atau tendangan dalam karate.
  • Hineri: Gerakan melengkungkan atau memutar lawan dalam karate.
  • Hiza Geri: Tendangan ke arah lutut dalam karate.
  • Ippon Kumite: Latihan bertarung dengan aturan mencetak satu poin dalam karate.
  • Irikumi: Latihan serangan bebas dengan banyak lawan dalam karate.
  • Jion: Kata dengan gerakan dinamis dan kuat dalam karate.
  • Jiyu Kumite: Latihan bertarung bebas dalam karate di mana siswa dapat menggunakan berbagai teknik.
  • Jodan: Bagian atas tubuh atau target di bagian kepala dalam karate.
  • Juji Uke: Gerakan blok dengan membentuk salib (X) dengan kedua lengan dalam karate.
  • Kakato Geri: Tendangan menggunakan tumit kaki dalam karate.
  • Kakato Otoshi Geri: Tendangan menggunakan tumit kaki dengan melemparkannya dari atas dalam karate.
  • Kake Uke: Gerakan blok menarik lawan dan menangkis serangan dalam karate.
  • Kakie: Latihan untuk melatih keseimbangan, tenaga, dan kelincahan dengan berpegangan tangan.
  • Kanku: Kata yang meniru bentuk tangan membentuk lingkaran di atas kepala dalam karate.
  • Karate: Seni bela diri yang berasal dari Jepang, fokus pada pukulan, tendangan, dan teknik serangan tanpa senjata.
  • Kasumi: Teknik kabur atau mengelak dalam karate. Glosarium.org
  • Kata Taikyoku: Serangkaian gerakan dasar dalam karate untuk pemula.
  • Kata: Serangkaian gerakan atau pola formal dalam karate untuk melatih teknik dan keterampilan.
  • Kekomi Tsuki: Pukulan tajam menggunakan jari-jemari atau punggung tangan dalam karate.
  • Kiai: Teriakan khas yang dikeluarkan saat melakukan serangan untuk meningkatkan fokus dan energi.
  • Kiba Dachi: Sikap kaki berdiri seperti “kuda” dalam karate.
  • Kihon Ippon Kumite: Latihan dasar bertarung dengan aturan mencetak satu poin.
  • Kihon: Latihan dasar dalam karate untuk mengasah teknik dan gerakan dasar.
  • Kime: Fokus maksimal pada saat melakukan pukulan atau tendangan dalam karate untuk mencapai tenaga maksimum.
  • Kime: Fokus maksimal pada saat menyelesaikan teknik untuk mencapai maksimum efektivitas.
  • Kizami Mawashi Geri: Tendangan melingkar kecil yang cepat dan tiba-tiba dalam karate.
  • Kizami Tsuki: Pukulan jarak dekat dari tangan depan dalam karate.
  • Kokutsu Dachi: Sikap kaki berdiri dengan satu kaki ditekuk ke belakang dalam karate.
  • Kokyu: Latihan pernapasan dalam karate untuk mengendalikan energi dan ketenangan.
  • Kumite Gata: Latihan pola kumite atau teknik bertarung khusus dalam karate.
  • Kumite: Latihan bertarung dalam karate dengan rekan satu lawan satu atau tim.
  • Kyu: Tingkatan sabuk dalam sistem penilaian karate sebelum mencapai sabuk hitam (dan menunjukkan kemajuan siswa).
  • Mae Empi Uchi: Pukulan ke depan dengan siku dalam karate.
  • Mae Geri Fumikomi: Tendangan lurus ke depan dengan melempar lutut ke depan untuk memberikan tenaga tambahan dalam karate.
  • Mae Geri Keage: Tendangan ke depan naik dalam karate.
  • Mae Geri Keage: Tendangan lurus ke depan naik dalam karate.
  • Mae Geri Kekomi: Tendangan ke depan menendang dalam karate.
  • Mae Geri: Tendangan ke depan dalam karate.
  • Mae Tobi Geri: Tendangan melompat ke depan dalam karate.
  • Mae Ukemi: Teknik jatuh ke depan dengan cara yang aman dalam karate.
  • Makiwara: Alat latihan tradisional berbentuk papan untuk melatih pukulan dalam karate.
  • Mawashi Geri: Tendangan melingkar ke arah samping dalam karate.
  • Mawashi Uke: Gerakan blok melingkar dalam karate.
  • Mikazuki Geri: Tendangan melingkar mengarah ke kepala dalam karate.
  • Morote Hiji Ate: Pukulan menggunakan kedua siku secara bersamaan dalam karate.
  • Morote Tsuki: Pukulan menggunakan kedua tangan secara bersamaan dalam karate.
  • Morote Uke: Gerakan blok dengan menggunakan kedua tangan dalam karate.
  • Nagashi Uke: Gerakan blok mengalir atau mengalihkan serangan dalam karate.
  • Neko Ashi Dachi: Sikap kaki berdiri seperti “kucing” dengan satu kaki ditekuk ke depan dan satu kaki ke belakang dalam karate.
  • Nidan Geri: Tendangan ganda yang dilakukan dengan satu kaki dalam karate.
  • Nihon Kumite: Latihan bertarung dengan aturan mencetak dua poin dalam karate.
  • Nijushiho: Kata dengan gerakan yang melibatkan 24 langkah dalam karate.
  • Nukite: Teknik menikam dengan jari-jari tangan dalam karate.
  • Obi: Sabuk yang digunakan untuk menandai tingkat kemajuan siswa dalam karate.
  • Rei: Penghormatan atau salam dalam karate.
  • Renraku: Kombinasi gerakan berturut-turut dalam karate.
  • Sanbon Kumite: Latihan bertarung dengan aturan mencetak tiga poin dalam karate.
  • Sanchin Dachi: Sikap kaki berdiri dengan kaki ditekuk ke dalam dan tumit bersentuhan dalam karate.
  • Seiken: Pukulan dengan menggunakan jari-jemari yang menghadap ke bawah dalam karate.
  • Seiza: Sikap duduk formal dalam karate dengan lutut di bawah bokong.
  • Sensei: Gelar untuk instruktur atau guru karate.
  • Shihan: Gelar kehormatan untuk instruktur senior atau guru tingkat tinggi dalam karate.
  • Shiko Dachi: Sikap kaki berdiri seperti “katak” dengan kaki menyebar ke samping dan lutut ditekuk dalam karate.
  • Shomen: Bagian depan atau arah yang menghadap ke depan dalam karate.
  • Shuto Uchi: Pukulan menggunakan tepi tangan yang mengarah ke samping atau atas.
  • Shuto Uke: Gerakan blok dengan menggunakan tepi tangan terbuka dalam karate.
  • Soto Uke: Gerakan blok ke luar dalam karate.
  • Soto Waza: Teknik pukulan dalam karate yang dilakukan dengan tangan bagian luar.
  • Sune Geri: Tendangan menggunakan bagian depan betis dalam karate.
  • Tai Sabaki: Teknik gerakan tubuh untuk menghindari serangan dalam karate.
  • Taikyoku Kata: Serangkaian gerakan dasar yang melatih koordinasi dan dasar-dasar teknik dalam karate.
  • Tameshiwari: Seni memecahkan benda padat dengan menggunakan teknik karate.
  • Tate Zuki: Pukulan lurus ke atas dalam karate.
  • Tenshin: Gerakan menghindar dengan cepat untuk mengelak dari serangan lawan dalam karate.
  • Tensho: Kata yang menekankan gerakan lambat dan halus dalam karate.
  • Tobi Chagi: Tendangan melompat menggunakan kaki depan dalam karate.
  • Tobi Geri: Tendangan melompat dalam karate.
  • Tsuki Waza: Teknik pukulan dalam karate.
  • Tsuki: Pukulan jarak dekat atau jauh dalam karate.
  • Uchi Uke: Gerakan blok ke dalam dalam karate.
  • Uchi Waza: Teknik pukulan dalam karate yang dilakukan dengan tangan bagian dalam.
  • Uraken Uchi: Pukulan belakang menggunakan belakang tangan terbuka dalam karate.
  • Ushiro Geri: Tendangan ke belakang dalam karate.
  • Ushiro Ukemi: Teknik jatuh ke belakang dengan cara yang aman dalam karate.
  • Waza: Teknik atau gerakan dalam karate.
  • Yakusoku Kumite: Latihan berpasangan dengan kesepakatan tertentu mengenai serangan dan pertahanan.
  • Yamae: Perintah untuk kembali ke posisi awal atau berhenti dalam latihan karate.
  • Yame: Perintah untuk menghentikan atau berhenti dalam latihan karate.
  • Yoi: Posisi siap dalam karate sebelum memulai gerakan atau teknik.
  • Yoko Empi Uchi: Pukulan dengan siku yang mengarah ke samping dalam karate.
  • Yoko Geri Kekome: Tendangan ke samping yang menendang ke dalam dalam karate.
  • Yoko Geri: Tendangan ke samping dalam karate.
  • Yoko Ukemi: Teknik jatuh ke samping dengan cara yang aman dalam karate.
  • Zanshin: Posisi konsentrasi dan kewaspadaan setelah menyelesaikan teknik dalam karate.
  • Zempo Kaiten: Teknik putaran maju atau putaran depan dalam karate.
  • Zenkutsu Dachi: Sikap kaki berdiri dengan satu kaki maju ke depan dalam karate.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *