Daftar Istilah Barbeque (BBQ)

  • Barbeque (BBQ): Proses memasak makanan dengan memanaskan atau membakar di atas api atau bara arang.
  • Barbeque Fork: Garpu panjang yang digunakan untuk membalik dan mengangkat makanan di atas api.
  • Barbeque Platter: Piring besar yang digunakan untuk menyajikan makanan barbeque, seringkali berisi berbagai jenis daging dan hidangan sampingan.
  • Barbeque Sauce: Saus khas yang digunakan untuk melumuri atau menyajikan makanan barbeque, umumnya memiliki rasa manis, asam, dan pedas.
  • Bark: Kerak renyah yang terbentuk di luar permukaan daging selama proses memasak perlahan, umumnya kaya akan rasa dan bumbu.
  • Bark: Lapisan kulit luar pada daging yang dihasilkan selama proses memasak perlahan, biasanya kaya rasa dan kaya akan bumbu.
  • Basting Brush: Kuas yang digunakan untuk mengoleskan saus atau cairan pada makanan.
  • Basting Sauce: Saus yang digunakan untuk mengoleskan pada makanan saat proses memasak untuk menjaga kelembaban dan menambah rasa.
  • Basting: Mengoleskan saus, mentega, atau cairan lain pada makanan selama proses memasak untuk menjaga kelembaban dan menambah rasa.
  • BBQ Pitmaster: Orang yang memiliki keterampilan khusus dalam mengendalikan suhu, memilih bumbu, dan memasak makanan dalam barbeque.
  • BBQ Rub: Campuran bumbu kering yang khas digunakan dalam barbeque untuk memberikan rasa dan lapisan pada daging.
  • Brining: Merendam daging dalam larutan garam dan air untuk meningkatkan rasa dan kelembutan.
  • Brisket: Potongan daging dada sapi yang dimasak secara perlahan hingga menjadi sangat empuk.
  • Burger Patty: Adonan daging yang dibentuk bundar dan dipanggang atau dipanggang untuk membuat burger.
  • Cedar Plank: Papan kayu cedar yang digunakan untuk memanggang ikan atau makanan lainnya untuk memberikan rasa kayu yang khas.
  • Charcoal: Arang kayu yang digunakan sebagai sumber panas dalam proses memasak barbeque.
  • Charring: Proses membakar permukaan makanan dengan sengaja untuk memberikan rasa gurih dan tekstur yang menarik.
  • Chimichurri: Saus segar berbahan dasar rempah-rempah, bawang putih, cuka, dan minyak zaitun yang umumnya disajikan dengan daging panggang.
  • Chimney Starter: Alat untuk menghangatkan arang atau bara arang secara efisien sebelum digunakan dalam grill.
  • Cold Smoking: Pengasapan dengan suhu yang jauh lebih rendah, umumnya digunakan untuk memberikan aroma asap pada makanan tanpa memasaknya sepenuhnya.
  • Collagen: Protein dalam daging yang saat dimasak perlahan dapat mengubah menjadi gelatin, memberikan kelembutan pada potongan daging.
  • Cooking Grate: Rak tempat makanan ditempatkan di atas api atau bara arang saat proses memasak.
  • Cooking Spray: Semprotan minyak yang digunakan untuk melumuri permukaan grill atau makanan untuk mencegah lengket.
  • Cookout: Pertemuan sosial di luar ruangan yang melibatkan memasak makanan di atas api terbuka, seringkali dalam bentuk barbeque.
  • Crispy Skin: Kulit yang renyah dan garing pada ayam, bebek, atau hidangan lainnya yang dimasak dalam barbeque.
  • Crispy: Kepiawaian dalam memasak hingga kulit makanan menjadi renyah.
  • Crosshatch Grill Marks: Pola garis-garis yang terbentuk pada permukaan makanan akibat kontak dengan grill yang diputar.
  • Drip Pan: Wadah yang diletakkan di bawah makanan untuk menampung lemak atau cairan yang jatuh selama memasak.
  • Dry Heat Cooking: Metode memasak di mana panas kering, seperti api atau bara arang, digunakan untuk memasak makanan.
  • Dry Rub: Campuran bumbu kering yang digosokkan ke permukaan makanan sebelum dimasak.
  • Dry-Aged: Proses mematangkan daging dengan mengeringkannya dalam kondisi tertentu untuk meningkatkan kelezatan.
  • Firebox: Bagian grill atau smoker tempat di mana arang atau bara arang ditempatkan untuk menghasilkan panas.
  • Flare-up: Saat lemak atau cairan lain jatuh ke bara arang panas dan menyebabkan api naik tiba-tiba.
  • Flat Grill: Alat memasak datar yang biasanya digunakan untuk memanggang hidangan seperti burger dan daging tipis.
  • Flavor Profile: Kombinasi rasa dan aroma yang terdapat dalam makanan, sering kali dipengaruhi oleh bumbu, saus, dan metode memasak.
  • Flavor Wood: Jenis kayu yang digunakan dalam pengasapan untuk memberikan aroma khas pada makanan.
  • Foil Packet: Lembaran aluminium yang digunakan untuk membungkus makanan dengan bumbu sebelum dimasak, membantu menjaga kelembaban.
  • Grill: Alat memasak yang digunakan untuk memanggang makanan di atas api atau bara arang.
  • Half Rack: Setengah potong tulang rusuk, sering kali mengacu pada potongan daging babi atau domba.
  • Hickory: Jenis kayu yang umum digunakan untuk memberikan aroma asap pada makanan saat proses pengasapan.
  • Hot Smoking: Metode memasak dengan suhu lebih tinggi daripada pengasapan tradisional, menghasilkan daging yang dimasak dan memiliki rasa asap.
  • Injected Marinade: Cairan bumbu yang disuntikkan ke dalam daging untuk memberikan rasa dan kelembutan tambahan.
  • Kamado Grill: Jenis grill keramik yang memiliki kemampuan isolasi panas yang baik, memungkinkan memasak pada berbagai suhu.
  • Kebab: Potongan daging atau sayuran yang ditusuk dan dipanggang di atas api.
  • Marinasi: Campuran bumbu dan cairan yang digunakan untuk merendam makanan sebelum dimasak untuk menambah rasa dan kelembutan.
  • Meat Probe: Alat untuk mengukur suhu internal daging saat proses memasak.
  • Mesquite: Jenis kayu dengan aroma asap kuat yang sering digunakan dalam pengasapan.
  • Moist Heat Cooking: Metode memasak di mana panas lembap, seperti uap atau cairan, digunakan untuk memasak makanan.
  • Mop Sauce: Campuran cairan seperti saus atau kaldu yang diaplikasikan pada daging selama proses memasak untuk menjaga kelembaban.
  • Pit Barrel Cooker: Jenis alat barbeque yang menggunakan metode gantung untuk memasak makanan di dalam tong drum yang dimodifikasi.
  • Pit Boss: Seseorang yang bertanggung jawab atas mengendalikan pit (alat memasak barbeque) dan memastikan makanan dimasak dengan sempurna.
  • Pit: Tempat atau alat di mana makanan dipanggang atau diasapi, bisa berupa grill atau alat khusus untuk pengasapan.
  • Pitmaster: Ahli dalam memasak barbeque yang memiliki pengalaman dan pengetahuan mendalam tentang teknik dan bumbu yang tepat.
  • Pork Butt: Potongan daging babi yang diambil dari bahu, sering digunakan untuk membuat pulled pork.
  • Pulled Pork: Daging babi yang dimasak dengan lambat hingga bisa diuraikan menjadi serat-serat halus.
  • Rack: Rak atau alat untuk menempatkan makanan di atas grill atau dalam oven.
  • Resting Period: Waktu yang diberikan pada makanan setelah dimasak untuk memungkinkan cairan meresap kembali ke dalam serat daging.
  • Resting Rack: Rak yang digunakan untuk memberi waktu pada makanan untuk beristirahat dan mendingin sebelum diolah lebih lanjut.
  • Resting: Proses memberi waktu pada makanan yang baru dimasak untuk beristirahat sejenak sebelum diiris atau disajikan agar cairan dalam daging merata.
  • Reverse Flow Smoker: Jenis smoker di mana asap dan panas bergerak melalui kamar memasak sebelum diarahkan kembali melalui daging, membantu memastikan pemasakan merata.
  • Reverse Sear: Teknik memasak di mana makanan terlebih dahulu dipanggang secara perlahan untuk meratakan suhu, kemudian dipanggang dengan api langsung untuk memberikan kerak renyah di luar.
  • Rotisserie: Alat yang digunakan untuk memasak makanan dengan memutar secara perlahan di atas api atau bara arang.
  • Rub: Campuran kering bumbu yang digosokkan ke permukaan makanan sebelum dimasak.
  • Rubber Gloves: Sarung tangan karet yang digunakan untuk melindungi tangan saat mempersiapkan atau membalik makanan di atas api.
  • Rubbery: Kondisi daging yang tidak dimasak dengan baik sehingga terasa kenyal dan kurang enak.
  • Sauce: Saus yang digunakan untuk melumuri atau dicelupkan ke makanan selama proses pemanggangan.
  • Sausage Link: Sosis yang dibentuk seperti tautan panjang dan seringkali dimasak di atas grill.
  • Searing: Proses cepat memasak makanan di suhu tinggi untuk membentuk lapisan kerak renyah di luar permukaan.
  • Skewer: Tusuk sate atau lidi yang digunakan untuk menembus dan memasak makanan seperti daging atau sayuran.
  • Smoke Chamber: Bagian dalam smoker di mana makanan ditempatkan untuk dipengasapi.
  • Smoke Ring: Cincin merah muda yang terbentuk di sekitar permukaan daging, hasil dari paparan asap selama proses pengasapan.
  • Smoking: Proses memasak dengan asap dari kayu bakar untuk memberikan aroma dan rasa khas pada makanan.
  • Spare Ribs: Potongan tulang rusuk daging babi yang dihidangkan dalam barbeque.
  • Temperature Probe: Alat untuk mengukur suhu internal makanan selama proses memasak.
  • Tenderizing: Proses merendam atau memukul daging untuk membuatnya lebih lunak sebelum dimasak.
  • Texas Crutch: Teknik membungkus daging dalam foil selama proses memasak untuk mempercepat pemasakan dan menjaga kelembaban.
  • Tongs: Alat pegangan panjang yang digunakan untuk membalik atau mengambil makanan di atas api.
  • Wet Rub: Campuran bumbu yang diberi cairan seperti minyak atau saus untuk membuat lapisan pada permukaan makanan.
  • Wood Chips: Serpihan kayu yang digunakan untuk memberikan aroma asap pada makanan selama proses pengasapan.
  • Wood Pellets: Serbuk kayu yang digunakan sebagai bahan bakar dalam smoker otomatis yang menggunakan bahan bakar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *