Daftar Istilah Balapan MotoGP (MotoGP Glossary)

  1. Air Fence: Rintangan pengaman yang terbuat dari ban yang dipasang di sekitar sirkuit untuk melindungi pembalap dari benturan keras.
  2. Air Temperature: Suhu udara di sekitar sirkuit yang dapat mempengaruhi performa motor dan ban.
  3. Apex: Titik terdalam dalam tikungan yang harus ditempuh oleh pembalap untuk mencapai jalur tercepat.
  4. Backmarker: Pembalap yang berada di posisi belakang lapangan dan sering kali harus memberi jalan kepada pembalap yang lebih cepat.
  5. Ban: Komponen karet di roda motor yang berfungsi menyediakan cengkraman pada sirkuit.
  6. Bike Setup: Pengaturan motor yang disesuaikan dengan preferensi dan gaya mengemudi pembalap untuk mencapai performa optimal.
  7. Blue Flag: Bendera biru yang dikibarkan untuk memberitahu pembalap yang akan di lapangan bahwa pembalap yang lebih cepat mendekati untuk menyalip.
  8. Burnout: Aksi memutar roda belakang saat motor berhenti, menghasilkan asap dan menciptakan jejak ban.
  9. Chicane: Bagian dari sirkuit yang terdiri dari serangkaian tikungan yang tajam dan dapat mengevaluasi kecepatan pembalap.
  10. Constructor’s Championship: Gelar juara yang diberikan kepada tim yang merancang dan membangun motor dengan total poin tertinggi di akhir musim.
  11. Cornering: Teknik mengatasi tikungan saat berkendara di kecepatan tinggi.
  12. Cutting the Track: Melanggar aturan dengan memotong tikungan atau melewati batas lintasan yang ditentukan.
  13. DNF (Did Not Finish): Singkatan yang menunjukkan bahwa seorang pembalap tidak menyelesaikan balapan.
  14. DNS (Did Not Start): Singkatan yang menunjukkan bahwa seorang pembalap tidak memulai atau tidak berpartisipasi dalam balapan.
  15. DQ (Disqualified): Singkatan yang menunjukkan bahwa seorang pembalap atau tim telah didiskualifikasi dari hasil balapan karena melanggar aturan.
  16. Drafting: Strategi berkendara di belakang pembalap lain untuk mengurangi hambatan udara dan meningkatkan kecepatan.
  17. DRS (Drag Reduction System): Sistem yang memungkinkan pembalap di Formula 1 untuk mengurangi hambatan udara dengan menyesuaikan posisi spoiler belakang.
  18. Factory Team: Tim yang didukung langsung oleh pabrikan motor dan biasanya memiliki sumber daya lebih besar untuk pengembangan dan peningkatan performa.
  19. Fastest Lap: Putaran dengan waktu tercepat dalam balapan.
  20. Fastest Sector: Sektor dengan waktu tercepat dalam satu putaran balapan.
  21. FIM (Fédération Internationale de Motocyclisme): Badan pengatur internasional yang mengatur olahraga balap motor, termasuk MotoGP.
  22. Flag-to-flag: Saat balapan dimulai atau berlanjut di bawah kondisi hujan dan pembalap dapat memilih untuk mengganti motor yang sesuai dengan kondisi cuaca.
  23. Flyaway Races: Balapan yang diadakan di luar Eropa, biasanya di negara-negara seperti Asia, Amerika, atau Australia.
  24. Formation Lap: Putaran pemanasan sebelum balapan dimulai untuk menghangatkan ban dan memastikan kesiapan semua pembalap.
  25. Free Air: Ketika seorang pembalap berada di depan tanpa gangguan atau pembalap lain di depannya, sehingga dapat mencapai kecepatan maksimal.
  26. Free Practice: Sesi latihan bebas sebelum kualifikasi atau balapan, di mana pembalap dapat menguji pengaturan motor dan mengenali trek.
  27. Grand Prix (GP): Balapan besar atau kejuaraan yang diadakan di berbagai negara dengan lintasan sirkuit yang berbeda-beda.
  28. Gravel Trap: Area berisi kerikil di sekitar sirkuit untuk memperlambat kendaraan jika keluar jalur.
  29. Grid: Urutan start pembalap di garis awal sebelum balapan dimulai.
  30. Hairpin: Tikungan sangat tajam dengan radius kecil dan sudut hampir 180 derajat.
  31. Highside: Kecelakaan di mana roda belakang tiba-tiba kehilangan traksi, menyebabkan motor meluncur keluar dari bawah pembalap.
  32. Hole in the Air: Area di belakang motor lain di mana hambatan udara berkurang, memungkinkan pembalap untuk mengurangi resistensi dan meningkatkan kecepatan.
  33. Holeshot: Pembalap yang berhasil keluar dari grid dengan sangat cepat dan memimpin balapan sejak awal.
  34. Independent Team: Tim swasta yang berpartisipasi dalam MotoGP tanpa dukungan langsung dari pabrikan motor.
  35. Intermediate Tires: Ban yang dirancang untuk digunakan pada lintasan yang sedikit basah dan sedikit kering.
  36. Klasemen: Peringkat pembalap dan tim berdasarkan poin yang mereka kumpulkan selama musim balap.
  37. Kualifikasi: Sesesi di mana pembalap bersaing untuk menentukan posisi start mereka dalam balapan berdasarkan waktu putaran tercepat.
  38. Lap: Satu putaran penuh di sekitar sirkuit. Glosarium.org
  39. Launch Control: Sistem elektronik yang membantu pembalap memulai balapan dengan akselerasi yang optimal.
  40. Leher Kuning: Sebutan untuk pembalap yang berada di urutan kedua dalam klasemen dengan selisih poin yang cukup jauh dari pemimpin klasemen.
  41. Lowside: Kecelakaan di mana roda depan atau belakang kehilangan traksi dan membuat motor tergelincir di tikungan.
  42. Moto2: Kelas balap motor di bawah MotoGP dengan mesin 600cc dan menghasilkan lebih sedikit tenaga daripada MotoGP.
  43. Moto3: Kelas balap motor di bawah Moto2 dengan mesin 250cc dan merupakan kelas paling rendah dalam kejuaraan Grand Prix.
  44. MotoGP Legend: Gelar kehormatan yang diberikan kepada mantan pembalap MotoGP yang telah memberikan kontribusi besar bagi olahraga ini.
  45. MotoGP: Kelas balap motor tertinggi di kejuaraan balap Grand Prix, di mana pembalap menggunakan mesin motor 1000cc dan bersaing di lintasan sirkuit.
  46. Off-Track: Saat motor atau pembalap keluar dari batas lintasan dan masuk ke area di luar jalur balap.
  47. Oversteer: Kondisi di mana roda belakang kehilangan traksi saat keluar dari tikungan, menyebabkan motor meluncur keluar dari jalur yang diinginkan.
  48. Overtake: Aksi menyalip pembalap lain untuk mencapai posisi yang lebih baik.
  49. Paddock Pass: Izin akses khusus ke area paddock untuk penggemar dan media selama acara balap.
  50. Paddock Show: Acara hiburan yang diselenggarakan di area paddock untuk menghibur penonton selama akhir pekan balap.
  51. Paddock: Area di sekitar sirkuit tempat tim dan pembalap berkumpul, serta melakukan persiapan sebelum dan setelah balapan.
  52. Parc Ferme: Area yang diawasi ketat di mana motor dan peralatan tim harus tetap berada setelah kualifikasi dan balapan.
  53. Pembalap: Seseorang yang mengendarai motor dan berpartisipasi dalam balapan MotoGP.
  54. Penalty Points: Poin yang diberikan kepada pembalap yang melanggar aturan, dan akumulasi poin ini dapat mengakibatkan hukuman tambahan.
  55. Penalty: Hukuman yang diberikan kepada pembalap yang melanggar aturan balap.
  56. Pit Board: Papan yang ditunjukkan oleh mekanik di area pit untuk memberikan informasi kepada pembalap selama balapan.
  57. Pit Crew: Tim mekanik yang bertugas melakukan perawatan motor dan memberikan dukungan selama pit stop.
  58. Pit Lane: Jalur khusus di sirkuit yang digunakan pembalap untuk masuk atau keluar dari area pit selama balapan.
  59. Pit stop: Istilah saat pembalap masuk ke area pit untuk mengganti ban atau melakukan perbaikan cepat.
  60. Pit Wall: Dinding pemisah antara area pit dan lintasan balap, tempat manajer tim dan mekanik berkomunikasi dengan pembalap selama balapan.
  61. Podium: Tiga posisi teratas di akhir balapan yang diisi oleh pembalap dengan performa terbaik.
  62. Poin: Skor yang diberikan kepada pembalap berdasarkan posisi akhir dalam balapan.
  63. Pole Position: Posisi start paling depan dalam balapan, diberikan kepada pembalap dengan waktu putaran tercepat dalam kualifikasi.
  64. Polemik: Isu kontroversial atau perdebatan di dalam dunia MotoGP.
  65. Power Slides: Aksi mengendalikan motor dengan mengurangi traksi roda belakang untuk menyalip tikungan dengan gaya drift.
  66. Press Conference: Sesi konferensi pers setelah balapan di mana pembalap berbicara tentang performa dan hasil balapan.
  67. Press Release: Pernyataan resmi dari tim atau pembalap yang diberikan kepada media setelah balapan.
  68. Race Direction: Tim yang mengawasi jalannya balapan dan menegakkan aturan serta memberikan hukuman jika diperlukan.
  69. Race Distance: Jarak total yang harus ditempuh pembalap selama balapan.
  70. Red Bull Rookies Cup: Seri balap yang menampilkan pembalap muda berbakat dan berpotensi di bawah usia 18 tahun.
  71. Red Flag: Bendera merah yang dikibarkan untuk menghentikan balapan karena kondisi berbahaya atau insiden serius.
  72. Replay: Tampilkan kembali momen-momen kunci dalam balapan yang disiarkan di layar untuk penonton.
  73. Rider’s Championship: Gelar juara yang diberikan kepada pembalap dengan total poin tertinggi di akhir musim.
  74. Rookie: Pembalap pemula yang pertama kali berkompetisi di kelas MotoGP.
  75. Run-off Area: Area di luar sirkuit yang dirancang untuk memperlambat kendaraan jika pembalap keluar dari jalur.
  76. Safety Car: Mobil khusus yang digunakan untuk mengontrol kecepatan selama situasi berbahaya di balapan.
  77. Safety Gear: Perlengkapan pelindung yang harus dipakai oleh pembalap, seperti helm, sarung tangan, dan pakaian pelindung.
  78. Scrutineering: Proses pemeriksaan kendaraan untuk memastikan kesesuaian dengan peraturan teknis sebelum balapan.
  79. Sirkuit: Lintasan balap khusus yang dirancang untuk MotoGP, biasanya memiliki berbagai tikungan dan trek lurus.
  80. Slippery Flag: Bendera yang digunakan untuk memberi tahu pembalap bahwa trek licin atau berbahaya.
  81. Slippery Surface: Peringatan bagi pembalap tentang permukaan lintasan yang licin biasanya karena hujan atau minyak.
  82. Slipstreaming: Teknik menggunakan celah di udara yang ditinggalkan pembalap di depan untuk mengurangi hambatan dan meningkatkan kecepatan.
  83. Steward: Petugas yang bertugas mengawasi balapan dan menegakkan aturan balap.
  84. Sticker Tires: Ban baru dengan ciri-ciri permukaan yang halus dan tajam, memberikan traksi maksimal namun cenderung cepat aus.
  85. Superbike: Kelas balap motor dengan mesin berkapasitas tinggi yang lebih besar daripada MotoGP.
  86. Team Manager: Manajer tim yang mengawasi seluruh operasi tim balap dan strategi dalam kejuaraan MotoGP.
  87. Technical Director: Kepala tim teknis yang bertanggung jawab atas pengembangan motor dan strategi balap.
  88. Top Speed: Kecepatan tertinggi yang dapat dicapai oleh seorang pembalap di trek lurus.
  89. Top-End Speed: Kecepatan tertinggi yang dapat dicapai oleh motor dalam keadaan optimal.
  90. Track Limits: Batas-batas yang ditetapkan di sepanjang lintasan untuk memastikan semua pembalap mematuhi jalur balap yang ditentukan.
  91. Traction Control: Sistem elektronik yang membantu mengontrol traksi roda belakang agar tidak tergelincir saat berakselerasi.
  92. Tuck-in: Sikap tubuh pembalap yang merunduk ke arah tangki untuk mengurangi hambatan udara dan meningkatkan kecepatan.
  93. Tuckered Out: Istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi kelelahan fisik dan mental setelah balapan yang melelahkan.
  94. Tyre Pressure: Tekanan udara dalam ban yang dapat disesuaikan untuk mengoptimalkan cengkeraman dan kinerja ban.
  95. Understeer: Kondisi di mana roda depan kehilangan cengkeraman saat masuk ke tikungan, membuat motor sulit untuk berbelok dengan baik.
  96. Warm-up Lap: Putaran pemanasan sebelum balapan dimulai untuk menghangatkan ban dan mesin.
  97. Warm-up: Sesi latihan singkat sebelum balapan dimulai untuk menghangatkan mesin dan ban sebelum bertanding.
  98. Wet race: Balapan yang digelar di bawah kondisi basah karena hujan.
  99. Wet Tires: Ban khusus untuk digunakan di lintasan basah karena tahan terhadap air dan memberikan traksi yang baik.
  100. World Champion: Gelar juara dunia yang diberikan kepada pembalap dan tim dengan kinerja terbaik di akhir musim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *